Anies Buat Program YouTube #DariPendopo, PDIP: Malu-malu Hendak Capres

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 13 Desember 2021
Anies Buat Program YouTube #DariPendopo, PDIP: Malu-malu Hendak Capres

Tangkapan layar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: MP/YouTube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Langkah Gubernur Anies Baswedan membuat program #DariPendopo pada channel YouTube mendapatkan cibiran dari anggota legislator Kebon Sirih.

Langkah Anies di dunia maya itu dinilai untuk menaikkan pamor maju menjadi calon presiden (capres) pada 2024 nanti.

"Akhir-akhir ini (Anies) terlihat tidak fokus di DKI, tetapi agak malu-malu hendak menjadi capres," ujat anggota DPRD DKI Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak ketika dikonfirmasi awak media, Senin (13/12).

Baca Juga:

Telanjur Terbit, Anies akan Revisi Aturan PPKM Level 3 Nataru DKI

Anies juga telah mengorbankan kepentingan rakyat demi elektabilitasnya memilih jadi youtuber. Pasalnya, masa jabatan Anies tinggal menyisakan setahun lagi, seharusnya dimanfaatkan untuk memenuhi janji kampanye yang belum terselesaikan.

"Persoalan DKI yang urgent tidak ada dijelaskan langsung ke media. Anies tidak lagi fokus di DKI," paparnya.

Anggota Komisi B ini menyarankan agar Anies segera menghentikan kegiatannya membuat konten di kanal YouTube pribadinya dan fokus bekerja untuk warga Jakarta.

"Sebaiknya kalau mau menjadi capres setelah selesai jabatan gubernur saja agar tidak mengorbankan kepentingan rakyat," tuturnya.

Baca Juga:

Alasan Anies Bikin Channel Youtube

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan menepis program #DariPendopo sebagai alat untuk cari panggung dalam Pilpres 2024 mendatang.

Kendati begitu, Anies mengklaim chanel tersebut khusus membahas kebijakan yang sudah dikerjakannya.

Informasi tersebut baru di-upload satu hari yang lalu di channel Anies Baswedan. Video tersebut telah ditonton sebanyak 18 ribu kali selama 24 jam.

"Ini kaitannya dengan kebijakan kita di Jakarta," jelasnya kepada awak media, Senin (13/12)

Dari pendopo menceritakan perihal kebijakan yang telah dibuat. Satu di antaranya yang membahas soal Kepulauan Seribu.

"Jadi Dari Pendopo itu adalah cerita tentang kebijakan-kebijakan yang kita susun, prosesnya, latar belakangnya, tujuan, aspek-aspeknya. Sehingga ini menjadi informasi yang lengkap," paparnya. (Asp)

Baca Juga:

Anies: JIS Kebanggaan Warga Jakarta, Kita Boleh Bersyukur dan Bangga

#Anies Baswedan #YouTube
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
“Genie” Girls' Generation Tembus 100 Juta Tayangan, Ini Makna dan Lirik Lagunya
Pencapaian tersebut membuat video musik “Genie” menjadi video musik ke-10 milik Girls' Generation yang berhasil melewati angka 100 juta penayangan
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
“Genie” Girls' Generation Tembus 100 Juta Tayangan, Ini Makna dan Lirik Lagunya
Indonesia
Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi untuk Anak Menurut Komdigi, Ada YouTube dan Telegram
Berikut 22 produk, fitur, dan layanan yang masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan hasil verifikasi Komdigi.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi untuk Anak Menurut Komdigi, Ada YouTube dan Telegram
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Tekno
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
YouTube resmi ubah cara hitung view video mulai 24 Agustus 2026. Tayangan kini tercatat sejak video diputar, kreator bisa panen tayangan instan.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Komdigi beri tenggat 3 hari kepada YouTube untuk menindak konten promosi vape kreator Bigmo yang melibatkan anak. Jika tidak, sanksi administratif menanti.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
YouTube Indonesia resmi patuhi aturan pemerintah dengan batas usia minimum 16 tahun dan penghapusan iklan untuk anak dan remaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Bagikan