Angkutan Peti Kemas KAI Tumbuh 14,57 Persen pada Triwulan I 2026

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Angkutan Peti Kemas KAI Tumbuh 14,57 Persen pada Triwulan I 2026

Angkutan Peti Kemas KAI Tumbuh 14,57 Persen pada Triwulan I 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEPANJANG Triwulan I 2026, volume angkutan peti kemas tercatat mencapai 1.371.036 ton, meningkat 14,57 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025 sebesar 1.196.600 ton.

Di sisi lain, kebutuhan distribusi barang nasional terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 281 juta jiwa pada 2025. Dengan skala tersebut, pergerakan logistik membutuhkan moda transportasi yang mampu mengangkut dalam volume besar, terjadwal, dan efisien dalam jangka panjang.

Vice President of Corporate Communication of KAI Anne Purba menyampaikan kondisi ini menunjukkan kebutuhan penguatan sistem logistik berbasis rel sebagai bagian dari solusi nasional. "Kereta api menjadi salah satu opsi yang dapat dioptimalkan untuk mendukung distribusi nasional yang lebih efisien dan terstruktur," ujar Anne kepada wartawan, Rabu (22/4).

Dari sisi operasional, kinerja ketepatan waktu juga mengalami peningkatan. Pada Triwulan I 2026, ketepatan waktu keberangkatan angkutan barang tercatat 95,97 persen, sedangkan ketepatan waktu kedatangan mencapai 91,77 persen. Angka tersebut lebih baik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu 95,89 persen untuk keberangkatan dan 87,04 persen untuk kedatangan. Konsistensi ini menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan rantai pasok.

Upaya tersebut diperkuat melalui strategi peningkatan kapasitas angkutan. KAI saat ini mengoperasikan gerbong dengan kapasitas rata-rata 50 ton per gerbong, dan secara bertahap ditingkatkan menjadi 70 ton. Dengan satu rangkaian hingga 60 gerbong, kata dia, kapasitas angkut dapat mencapai 4.200 ton dalam satu perjalanan. Kapasitas itu memberikan efisiensi signifikan dalam distribusi barang dalam jumlah besar dalam satu waktu serta menunjukkan potensi kereta api dalam mengurangi ketergantungan terhadap angkutan jalan untuk distribusi jarak jauh.

Baca juga:

Angkutan Barang Alami Peningkatan, PT KAI Tegaskan Industri Butuh Transportasi Efisien



Dalam konteks yang lebih luas, distribusi logistik nasional saat ini masih didominasi angkutan berbasis jalan. Berdasarkan kajian National Logistics Ecosystem (NLE) oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (2024), biaya logistik Indonesia masih berada di kisaran 14,29 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). "Kondisi ini menunjukkan perlunya diversifikasi moda transportasi untuk meningkatkan efisiensi distribusi," ucapnya.

Selain itu, dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNas) 2030 oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pangsa angkutan barang berbasis kereta api ditargetkan mencapai 15 persen pada 2030, dari posisi saat ini yang masih berada di bawah 5 persen. Target ini menggambarkan kebutuhan peningkatan kapasitas dan peran moda rel dalam sistem logistik nasional.

Penguatan angkutan berbasis rel juga berkontribusi dalam menjaga infrastruktur jalan. Perpindahan sebagian distribusi barang ke kereta api dapat mengurangi beban kendaraan berat di jalan raya sehingga membantu menjaga umur layanan jalan serta menekan biaya perawatan infrastruktur. Potensi pengembangan terbesar berada di Pulau Jawa sebagai pusat aktivitas ekonomi nasional. Integrasi antara kawasan industri, pelabuhan, dan jaringan rel menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan volume angkutan peti kemas.

Anne menambahkan penguatan angkutan logistik berbasis rel memerlukan kolaborasi lintas sektor agar dapat berjalan optimal.

"Di masa depan, pengembangan logistik berbasis rel perlu didukung integrasi jaringan, peningkatan kapasitas, serta sinergi dengan berbagai pihak. Dengan langkah tersebut, distribusi barang dapat berjalan lebih efisien dan mampu menjawab kebutuhan ekonomi yang terus berkembang," tutupnya.(Asp)

Baca juga:

Angkutan Barang Cuma Boleh Lewat Pintu Tol Cikupa Jam 6-9 Pagi

#PT KAI #Kereta Api #Kendaraan Angkutan Barang
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
DPR mendukung pembangunan jalur kereta api Banda Aceh-Bandar Lampung. KAI pun diminta tak mengabaikan jalur lama.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
Indonesia
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan merencanakan perjalanan lebih awal sehingga memperoleh pilihan jadwal dan tujuan yang sesuai kebutuhan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Indonesia
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
PT KAI menutup 116 dari 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi. Data menunjukkan 1.074 kecelakaan terjadi sejak 2023, mayoritas di perlintasan tidak terjaga.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
Indonesia
KAI Layani 1,4 Juta Penumpang Saat Long Weekend Idul Adha 2026, Rute Jakarta-Yogyakarta Terfavorit
PT KAI melayani 1.405.963 pelanggan selama libur panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila 2026. Relasi Gambir-Yogyakarta menjadi rute paling favorit penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
KAI Layani 1,4 Juta Penumpang Saat Long Weekend Idul Adha 2026, Rute Jakarta-Yogyakarta Terfavorit
Indonesia
Hampir 1 Juta Orang Hilir Mudik Naik Kereta di Libur Panjang Idul Adha
PT KAI mencatat 911.176 tiket terjual pada libur panjang Idul Adha 2026. Pasar Senen, Gambir, dan Yogyakarta jadi stasiun terpadat. Relasi Gambir–Yogyakarta paling diminati.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Hampir 1 Juta Orang Hilir Mudik Naik Kereta di Libur Panjang Idul Adha
Indonesia
Long Weekend Idul Adha 2026, Penumpang KAI Membludak ke Yogyakarta dan Bandung
Antusiasme masyarakat bepergian saat long weekend Idul Adha 2026 melonjak. KAI mencatat penjualan tiket mencapai 783 ribu dengan Yogyakarta jadi destinasi favorit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Long Weekend Idul Adha 2026, Penumpang KAI Membludak ke Yogyakarta dan Bandung
Indonesia
55 Persen Perlintasan Sebidang dengan Tingkat Risiko Tinggi Telah Ditutup
PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menutup 94 titik dari 172 prioritas penutupan perlintasan sebidang yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
55 Persen Perlintasan Sebidang dengan Tingkat Risiko Tinggi Telah Ditutup
Indonesia
2 Commuter Line Tujuan Rangkasbitun Dilempar, Bikin Kaca Jendela dan Pintu Retak
Kejadian kedua terjadi pada Commuter Line Rangkasbitung No. 1783 tujuan Stasiun Tanah Abang di lintas Kebayoran – Palmerah sekitar pukul 19.44 WIB, yang mengakibatkan 2 kaca pecah di bagian pintu dan jendela.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
2 Commuter Line Tujuan Rangkasbitun Dilempar, Bikin Kaca Jendela dan Pintu Retak
Indonesia
Perlintasan Kereta Sebidang Rawan Terjadi Kecelakaan, KAI : Sabar Beberapa Detik Bisa Menyelamatkan Nyawa Banyak Orang
KAI mencatat masih terdapat 40 perlintasan aktif dengan lebar jalan cukup besar dan intensitas kendaraan yang cukup tinggi di berbagai wilayah operasional.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Perlintasan Kereta Sebidang Rawan Terjadi Kecelakaan, KAI : Sabar Beberapa Detik Bisa Menyelamatkan Nyawa Banyak Orang
Bagikan