Anggota Fraksi PDIP Sebut Kedatangan Jokowi-Puan ke Formula E Hal Normatif

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 06 Juni 2022
Anggota Fraksi PDIP Sebut Kedatangan Jokowi-Puan ke Formula E Hal Normatif

Presiden Joko Widodo tiba di Sirkuit Jakarta International E-Circuit di Ancol, Jakarta, untuk menonton langsung Jakarta E-Prix, Sabtu (4/6). ANTARA/Gilang Galiartha

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hajatan Formula E sudah selesai dilaksanakan di Jakarta International E-Prix Circuit Ancol pada, Sabtu 4 Juni 2022 kemarin.

Ada banyak tokoh yang hadir dalam gelaran seri kesembilan Formula E tahun 2021-2022 ini. Di antaranya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Kedua tokoh tersebut merupakan kader PDI Perjuangan.

Baca Juga:

Anies Sebut Ajang Formula E Jadi Pembelajaran Terkait teknologi dan Efisiensi

Menyikapi hal tersebut, anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak mengatakan, keduanya datang karena ada undangan dari Pemprov DKI untuk pejabat tinggi negara.

"Kedatangan Presiden dan Ketua DPR kan diundang, bukan datang sendiri," papar Gilbert saat dikonfirmasi, Senin (6/6).

Anggota Komisi A ini menilai, kedatangan Kepala Negara tersebut bukanlah sesuatu yang spesial, melainkan hanya bersifat normatif. Hal tersebut sebagai bentuk saling menghargai karena diundang untuk hadir.

"Itu hal yang baik dan normatif. Karena Presiden mewakili eksekutif, Ketua DPR mewakili legislatif," tegasnya.

Baca Juga:

Puji Formula E Berlangsung Sukses, Sandiaga: Bagian dari Kebangkitan Ekonomi

Ketika ditanya soal kedatangan Jokowi sebagai bentuk dukungan terhadap ajang balap mobil bertenaga listrik tersebut, ia menyebut hingga saat ini tak ada pernyataan secara gamblang terkait hal itu.

"Tidak pernah ada pernyataan yang disampaikan mendukung atau tidak. Tetapi sewaktu dikatakan Formula E adalah dorongan pusat, langsung dibantah Istana melalui Faldo Maldini," terangnya.

Diketahui, Presiden Jokowi dan Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri gelaran Formula E pada 4 Juni kemarin. Keduanya pun terlihat duduk berdampingan bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketika menyaksikan balapan itu.

Usai gelaran tersebut, Jokowi mengatakan bahwa hajatan Jakarta E-Prix berjalan lancar tanpa adanya kendala. Menurut dia, event ini merupakan kegiatan masa depan.

Selama ini, Ketua DPRD DKI dan Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, paling keras dalam mengkritik Jakarta E-Prix 2022.

(Asp)

Baca Juga:

Mitch Evans Ungkap Kunci Sukses Juarai Formula E Jakarta

#Formula E #Presiden Jokowi #Cucu Presiden Jokowi #Puan Maharani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Bagikan