Anggota DPRD DKI Heran Warga Nasrani Jaksel masih Sulit Ibadah, Minta Gubernur Pramono Segera Bereskan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Anggota DPRD DKI Heran Warga Nasrani Jaksel masih Sulit Ibadah, Minta Gubernur Pramono Segera Bereskan

Gereja Katedral Jakarta. (Foto: dok. Katedral)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DI kemajuan zaman saat ini masih ada pihak yang susah untuk bisa beribadah. Kesulitan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dialami warga Jakarta Selatan. Penasihat Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta August Hamonangan menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah gagal menjamin kesehatan jiwa sebagian warganya yang masih kesulitan untuk beribadah.

"Jaminan untuk dapat beribadah dengan tenang tidak lepas dari isu kesehatan jiwa atau mental health. Masih banyak umat Nasrani yang mengalami ketidaknyamanan untuk beribadah, khususnya di wilayah Jakarta Selatan," tegas August di Jakarta, Selasa (5/5).

Beberapa jemaat yang masih kesulitan untuk beribadah yakni Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ciganjur dan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Tanjung Barat yang kini harus menumpang Gereja Cilandak Marinir dan Gelanggang Olahraga (GOR) Pasar Minggu.

"Di antaranya HKBP Ciganjur yang puluhan tahun dilarang mendirikan rumah ibadah. AKibatnya, jemaat kalau ingin beribadah menumpang di Gereja Cilandak Marinir. Bayangkan bagaimana jauhnya jaraak yang mereka tempuh hanya untuk beribadah dengan tenang. Apa tidak stres," kata August.

Baca juga:

Konflik Memanas di Timur Tengah, PGI Minta Semua Gereja Satu Suara Menolak Kekerasan



“Kedua, jemaat GBKP Tanjung Barat yang sebelumnya sudah aman beribadah. Namun, karena renovasi gereja, para jemaat diusir dan kini pindah ke GOR Pasar Minggu. Tentu saja, ini membuat kejiwaan jemaat menjadi sangat terganggu," sambungnya.

Tidak hanya itu, August juga mengungkapkan kesulitan serupa turut dialami jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jagakarsa yang harusnya terletak di Jalan Durian. "Sesudah sarana-prasarana gereja sudah lengkap dan setelah bertahun-tahun melakukan adaptasi dengan lingkungan sekitar, serta bersosialisasi ke berbagai tokoh masyarakat dan agama, jemaat tetap diusir sehingga kini harus mengungsi ke Jalan TB Simatupang," tambahnya.

Menurut dia, ketakutan serta ketidaknyamanan itulah yang merusak kejiwaan masyarakat, khususnya para jemaat di HKBP Ciganjur, GBKP Tanjung Barat, dan GKI Jagakarsa.

August meminta agar Gubernur Pramono Anung tidak lagi memandang persoalan ini sebagai masalah di tingkat wilayah saja. Perlu ada campur tangan gubernur terhadap masalah yang telah gagal diatasi selama bertahun-tahun lamanya.

"Pak Gubernur tidak boleh menggampangkan ini. Perkara ini tidak boleh dianggap hanya sebagai permasalahan di tingkat wilayah. Jelas-jelas selama puluhan tahun persoalan ini didiamkan. Wali Kota Jakarta Selatan dan jajarannya gagal menciptakan kondisi rukun untuk warganya beribadah," tutupnya.(asp)


Baca juga:

Demokrat Siap Fasilitasi Umat Nasrani yang Keterbatasan Tempat

#Umat Kristen #DKI Jakarta #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh kabel udara dapat diturunkan ke bawah tanah secara bertahap dalam lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Pramono berencana menaikkan tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek pada 1 Januari 2027.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemprov Sikat Pungli di Kalijodo
Taman Kalijodo merupakan ruang publik yang harus terbebas dari aksi tindakan kriminal.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPRD DKI Minta Pemprov Sikat Pungli di Kalijodo
Indonesia
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Transportasi umum Jakarta akan memberikan kenyamanan, kemudahan, dan bebas kemacetan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Pemprov DKI tak akan Bongkar Jalur Sepeda di Jakarta
Namun, ada sejumlah aspek yang menjadi bahan evaluasi keberadaan lajur sepeda itu, agar nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI tak akan Bongkar Jalur Sepeda di Jakarta
Bagikan