Andi Arief Minta Anies Tak Lawan Kebijakan Jokowi soal Banjir

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 03 Januari 2020
Andi Arief Minta Anies Tak Lawan Kebijakan Jokowi soal Banjir

Politisi Demokrat Andi Arief. (Foto: ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief meniilai antara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harusnya lebih akur dan kompak dalam menangani persoalan banjir.

Ketidakompakan antara Anies dengan Jokowi terutama soal penyebab banjir. Menurut Andi, hal ini demi kepentingan rakyat yang lebih luas dimana sinergi antara pusat dengan daerah sangat diperlukan.

Baca Juga

Jumlah Korban Tewas akibat Banjir di Jabodetabek Capai 30 Orang

"Sebaiknya pemerintah kompak, kita akhiri semua hal buruk yang pernah ada," kata Andi dalam keterangan di akun Twitternya yang dikutip di Jakarta, Jumat (3/1).

Ia menyebut, Anies harusnya jangan melawan kebijakan kepala negara. Ia lantas mengungkit perlawanan Jokowi ketika menjabat kepala daerah ke Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Apakah kepala daerah boleh melawan kepala negara? Seharusnya tidak. Pak Anies melawan kesimpulan Pak Jokowi soal sampah penyebab banjir. Dulu, Pak Jokowi wali kota sempat melawan Pak SBY soal penyaluran BLT," sebut Andi.

Andi Arief menyebut Jokowi pernah menolak kebijakan BLT ketika menjabat sebagai kepala daerah. Ketika itu terjadi, SBY masih menjabat Presiden RI.

"Waktu itu salah satu kepala daerah menolak kebijakan BLT, 2008. Kepala-kepala daerah dari PDIP menolak BLT," katanya. Dalam kurun waktu itu yang dijelaskan Andi Arief, Jokowi menjabat Wali Kota Solo dari PDIP.

Jokowi diketahui pernah menolak program BLT yang digagas oleh pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyoni, baik saat menjabat wali kota Solo maupun Gubernur DKI Jakarta.

Jokowi saat menjabat Gubernur DKI Jakarta pernah mengaku tak setuju dengan program pemberian bantuan langsung tunai kepada masyarakat miskin (Balsem). Selain itu, dirinya sudah sejak dulu tak sepakat dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang sudah ada.

Sebelumnya, Jokowi menyebut salah satu faktor penyebab banjir di Jakarta dan sekitarnya adalah warga membuang sampah sembarangan. Tapi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan punya pendapat berbeda.

Baca Juga

Banjir Hari ke-3, Jumlah Pengungsi di Jakarta Berkurang Jadi 12.491 Orang

Saat ditanya wartawan soal pernyataan Jokowi itu, Anies membandingkan lokasi titik banjir dengan titik curah hujan tinggi berdasarkan data BMKG. Menurutnya, data itu sesuai. Namun di lokasi-lokasi itu tidak banyak tumpukan sampah.

"Mungkin kita harus cek lagi (apakah banjir di Jakarta karena sampah), seperti apa kondisi per wilayah yang di situ ada banjir," ucap Anies. (Knu)

#Andi Arief #Presiden Jokowi #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Beredar konten yang berisi Anies menyebut orang-orang di sekeliling Prabowo munafik dan gila jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Bagikan