Ancaman Penyerangan, Anggota TNI-Polri sekitar Freeport Diminta Waspada

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 07 Oktober 2019
Ancaman Penyerangan, Anggota TNI-Polri sekitar Freeport Diminta Waspada

Lokasi pertambangan PT Freeport Indonesia. (Foto: ptfi.co.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANGGOTA kepolisian dan TNI harus waspada terhadap ancaman penyerangan oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) ke lokasi perusahaan pertambangan PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Demikian disampaikan oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigjen Polisi Jacobus Marjuki.

Baca Juga:

Freeport Segera Operasikan Kereta Tambang Bawah Tanah

"Mungkin untuk Tembagapura ini yang perlu kewaspadaan karena memang ada ancaman yang perlu diantisipasi. Dengan berbagai pencegahan, diharapkan ancaman itu bisa diminimalkan," kata Brigjen Pol. Jacobus di Timika, Senin (7/10), dikutip Antara.

Wakapolda Papua Brigjen Polisi Jacobus Marjuki. ANTARA/Evarianus Supar
Wakapolda Papua Brigjen Polisi Jacobus Marjuki. (Foto: ANTARA/Evarianus Supar)

Meski tidak menyebut secara perinci bentuk ancaman seperti apa yang dilakukan oleh KKSB ke Tembagapura, menurut Wakapolda Papua, kekuatan pasukan TNI/Polri yang mengamankan area pertambangan Freeport itu cukup memadai.

"Anggota kita di Tembagapura cukup banyak, hampir 800 orang. Saya kira itu sudah kuat walaupun nantinya akan ada penambahan, khususnya ke Timika, mengingat jika Timika (terutama PT Freeport) ini terganggu, gaungnya bisa mendunia," katanya.

Pada Senin petang, Wakapolda Papua menggelar rapat koordinasi dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Mimika di Hotel Grand Tembaga, Timika.

Baca Juga:

PT Freeport Beberkan Potensi Cadangan Tembaga, Hasilnya Diluar Dugaan

Salah satu materi yang dibahas dalam rapat tersebut, antara lain, rencana kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Timika.

Panglima TNI dan Kapolri bersama rombongan akan transit di Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (8/10). Selanjutnya, bertolak menuju Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya.

Pertambangan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua. (Foto: ptfi.co.id)
Pertambangan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua. (Foto: ptfi.co.id)

Usai berkunjung ke Wamena, Panglima TNI dan Kapolri bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Jayapura.

Kedua petinggi TNI dan Polri itu dijadwalkan kembali ke Timika pada hari Rabu (9/10), kemudian mereka akan menggelar pertemuan dengan jajaran Forkopimda Mimika pada hari Kamis (10/10), lalu mengunjungi sejumlah venue yang akan digunakan untuk perhelatan PON XX 2020 di Provinsi Papua. (*)

Baca Juga:

Luhut Ungkap Adanya 'Deal' Jokowi-Freeport

#Freeport #Papua #Kelompok Bersenjata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan