Ancaman Barang Gelap di Papua, DPR Dorong Penguatan Kopasgat dan Pengawasan Bandara

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 16 April 2025
Ancaman Barang Gelap di Papua, DPR Dorong Penguatan Kopasgat dan Pengawasan Bandara

Arsip - Pasukan elite Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU. (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Anggota Komisi I DPR RI, Junico BP Siahaan, menekankan peran krusial Mako Kopasgat Bandung sebagai elemen penting dalam pasukan elite TNI AU. Ia berpendapat bahwa ketersediaan peralatan mutakhir, mulai dari persenjataan, kendaraan, hingga perlengkapan terjun payung, dapat memberikan daya tempur maksimal dan amunisi khusus, terutama untuk memperkuat pertahanan di kawasan Indonesia Timur.

Nico juga menyoroti permasalahan di Papua, khususnya terkait banyaknya landasan pacu atau bandara perintis yang memerlukan pengawasan ketat.

"Melihat bandara perintis tersebut sejauh ini banyak disusupi banyak barang-barang gelap yang kita tidak ketahui tiba-tiba bisa masuk ke Papua,” ujar Nico dalam keterangannya, Rabu (16/4).

Baca juga:

Kopasgat TNI AU Lakukan Force Down Pesawat Asing

Nico juga menjelaskan pentingnya menjaga dan menyeimbangkan stabilitas politik di Papua, mengingat wilayah tersebut menjadi perhatian dunia internasional.

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dari kurangnya pengawasan di bandara perintis Papua, yang dapat membuka celah masuknya barang gelap seperti narkoba dan senjata selundupan. Hal ini dikhawatirkan dapat mengubah situasi dan menciptakan ketidakstabilan politik di Papua.

Baca juga:

Mobil Dinas Viral Dipakai Transaksi dengan PSK, Kemenhan: Jangan Buru-Buru Ambil Kesimpulan

Lebih lanjut, politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menekankan perlunya kehadiran Kopasgat untuk memperkuat pengawasan dan menjaga kedaulatan Indonesia, khususnya di wilayah timur. Ia berharap adanya peningkatan bantuan, baik dari segi jumlah personel, koordinasi dengan TNI AD dan pihak terkait lainnya, serta pemenuhan kebutuhan akomodasi dan persenjataan.

"Termasuk peningkatan kualitas SDM, pemahaman hukum, perkembangan teknologi, dan aspek lainnya," tutup dia.

#TNI #TNI AU #DPR RI
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Samakan Antrean Haji Nasional, DPR Pastikan Daerah yang Kuotanya Turun Akan Kembali Normal
Maman juga mendorong pemerintah untuk menggencarkan sosialisasi agar tidak terjadi kesalahpahaman
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 17 menit lalu
Kemenag Samakan Antrean Haji Nasional, DPR Pastikan Daerah yang Kuotanya Turun Akan Kembali Normal
Indonesia
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Rifqi membuka peluang dilakukannya kodifikasi atau penyatuan hukum pemilu dan pilkada
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 17 menit lalu
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Indonesia
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Personel TNI yang bertugas menangani bencana di Sumatra mendapatkan uang makan dan uang lelah
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Indonesia
DPR Kecam Aksi Ormas terhadap Mie Gacoan, Minta Polisi Tindak Tegas Premanisme
Tidak ada hak bagi ormas atau kelompok mana pun untuk melarang pengusaha menerapkan kebijakan internal, termasuk pengelolaan parkir secara digital.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
DPR Kecam Aksi Ormas terhadap Mie Gacoan, Minta Polisi Tindak Tegas Premanisme
Indonesia
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
Saat ini TNI, Polri, bersama Kementerian/Lembaga bekerja secara maksimal untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
Indonesia
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Logistik yang sudah didistribusikan sejumlah 2.669,53 ton. Logistik itu dikirimkan baik melalui jalur udara maupun darat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Indonesia
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Percepatan pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh TNI AD bersama kementerian, BNPB, dan instansi terkait lainnya dalam penanganan bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Indonesia
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Para personel juga akan ikut membantu membangun hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Indonesia
TNI Tambah 15 Batalyon Percepat Pemulihan Sumatera, Ini Fokus Kerjanya
Tercatat, hingga saat ini total ada 37.910 prajurit TNI yang dikerahkan di tiga provinsi Sumatera itu untuk membantu para pengungsi melewati masa tanggap darurat, dan memasuki masa rekonstruksi serta rehabilitasi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
TNI Tambah 15 Batalyon Percepat Pemulihan Sumatera, Ini Fokus Kerjanya
Indonesia
KPK SP3 Kasus Timah, Legislator: Sudah Prosedural, tetapi Publik Perlu Penjelasan
Penerbitan SP3 untuk memberi kepastian hukum, namun KPK menyatakan tetap terbuka apabila masyarakat memiliki informasi atau bukti baru terkait perkara tersebut.
Frengky Aruan - Minggu, 28 Desember 2025
KPK SP3 Kasus Timah, Legislator: Sudah Prosedural, tetapi Publik Perlu Penjelasan
Bagikan