Selebritas

Anak Robin Williams Ungkap Pengaruh Kesalahan Diagnosis pada Ayahnya

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 25 Juli 2021
Anak Robin Williams Ungkap Pengaruh Kesalahan Diagnosis pada Ayahnya

Zak Williams mengalami trauma setelah kematian kematian ayahnya pada Agustus 2014. (stylist.co.uk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUTRA aktor Robin Williams, Zachary Pym Williams atau Zak, berterus terang tentang efek kesalahan diagnosis ayahnya dan bagaimana dia menangani trauma setelah kematian aktor tersebut karena bunuh diri pada Agustus 2014.

Zak, aktor dan advokat kesehatan mental, mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara dengan pembawa acara Max Lugavere di siniar The Genius Life untuk membahas rasa 'frustrasi' dan ketidaknyamanan Williams sebelum kematiannya. Episode itu dirilis Rabu (21/7), tepat pada hari ulang tahun ke-70 mendiang komedian itu.

BACA JUGA:

Pandemi Membuatku Jauh Lebih Berkembang

"Apa yang saya lihat ialah frustrasi," kata Zak tentang kesalahan diagnosis ayahnya dengan penyakit parkinson. Tidak sampai bertahun-tahun setelah kematian Williams, diketahui bahwa aktor Mrs. Doubtfire menderita Lewy Body Dementia, jenis demensia progresif kedua yang paling umum setelah penyakit Alzheimer.

"Apa yang ia alami satu per satu tidak cocok (dengan apa) yang dialami banyak pasien Parkinson. Jadi, saya pikir itu sulit baginya," lanjutnya, seperti diberitakan People.com (22/7).

robin williams
Robin Williams sebelumnya didiagnosis Parkinson, setelah meninggal diketahui menderita Lewy Body Dementia. (maggiesemple.com)

Pendiri PYM (Prepare Your Mind), jenama produk pendukung kesehatan mental itu melanjutkan, "Ada masalah fokus yang membuatnya frustrasi, ada masalah yang terkait dengan apa yang dia rasakan dan dari perspektif neurologis dia tidak merasa sehat. Dia sangat tidak nyaman."

Zak juga merasa obat itu lebih merugikan Williams daripada manfaatnya karena kesalahan diagnosis. "Obat-obatan itu bukan main-main. Semuanya sangat keras pada pikiran dan tubuh," katanya.

Demensia tubuh Lewy adalah jenis penyakit otak yang memengaruhi pemikiran, memori, dan kontrol gerakan Williams. "Penyakit itu kemudian menciptakan tantangan dalam melakukan keahliannya," kata sang putra di siniar tersebut.

"Saya tidak bisa menahan perasaan di luar empati. Saya merasa frustrasi untuknya. Kondisi itu bisa sangat terasa asing bahkan ketika bersama keluarga dan orang-orang terkasih," kata Zak.

Gejala Williams meningkat selama dua tahun sebelum kematiannya. "Itu adalah ... Saya tidak ingin mengatakan itu merupakan waktu yang singkat. Rasanya jauh lebih lama daripada yang sebenarnya karena itu merupakan periode pencarian dan frustrasi yang intens baginya," kenangnya.

Zak kemudian lebih terbuka lagi tentang dampak bunuh diri ayahnya terhadap kesehatan mentalnya sendiri.

"Saya banyak minum untuk mengelola kesehatan mental saya. Itu menciptakan masalah yang sangat berbahaya. Bagi saya pribadi, saya mengalami masalah kesehatan. Saya mengalami beberapa psikosis dan ketika saya berbicara dengan psikiater, saya didiagnosis dengan post traumatic stress disorder. Saya mengobati diri sendiri melalui trauma menggunakan alkohol," katanya.

robin williams
Robin Williams bersama mantan istri dan kedua anaknya dari pernikahan pertama. (the-sun.com)

Ayah dua anak itu melanjutkan tentang bagaimana dia untuk melakukan pekerjaan advokasi kesehatan mental yang membuatnya melalui kesulitannya sendiri dengan depresi. "Saya hanya muak dan lelah mencoba mengobati diri sendiri menggunakan cara yang berbahaya," kata Zak. Dia lalu menemukan kenyamanan dalam program 12 langkah dan terapi kelompok.

Sebelumnya, Zak juga pernah membahas kesehatan mental ayahnya dalam The Dr Oz Show pada November 2020. "Saya sangat menyadari perjuangan ayah saya dengan depresi, itu dimanifestasikan dalam kecanduan. Ia berusaha keras untuk mendukung kesejahteraan dan kesehatan mentalnya, terutama ketika dia ditantang. Itu merupakan sesuatu yang menjadi pertimbangan sehari-hari baginya," kata Zak.

Zak juga pernah berbicara kepada People pada Mei 2020 tentang membantu orang lain mengakses perawatan kesehatan mental di tengah pandemi virus corona.

"Satu hal yang saya temukan sangat menyembuhkan bagi saya melalui pengalaman saya adalah pelayanan dan komitmen untuk pekerjaan pelayanan khususnya di sekitar kesehatan mental dan organisasi pendukung kesehatan mental. Makan dengan baik, berkomitmen pada gaya hidup sehat. Hal-hal yang saya butuhkan dalam rutinitas mingguan dan harian saya untuk lebih baik mendukung kesejahteraan saya," ujarnya.(aru)

#Kesehatan #Film #Selebritas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Netflix Rilis Trailer 'Serangan Balik', Lukman Sardi Adu Aksi di 12 November
Dalam proyek orisinal Netflix kali ini, Lukman dipercaya menjadi tokoh utamanya, Eyang Hari.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Netflix Rilis Trailer 'Serangan Balik', Lukman Sardi Adu Aksi di 12 November
ShowBiz
Film 'Merah Sebelum Fajar' Garin Nugroho Tayang 21 Januari 2027, Angkat Konflik Awal Kemerdekaan Indonesia
Film Merah Sebelum Fajar karya Garin Nugroho tayang 21 Januari 2027. Dibintangi Nicholas Saputra dan Laura Basuki, film ini mengangkat konflik Indonesia pada 1946.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Film 'Merah Sebelum Fajar' Garin Nugroho Tayang 21 Januari 2027, Angkat Konflik Awal Kemerdekaan Indonesia
ShowBiz
Bukan Cuma Urusan Cinta, Ini Konflik yang Dihadapi Dian Sastrowardoyo di Film 'Yang Datang dan Yang Pergi'
Dian Sastrowardoyo memerankan Sinta dalam film Yang Datang dan Yang Pergi, drama romantis tentang cinta, bisnis keluarga, dan pilihan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Bukan Cuma Urusan Cinta, Ini Konflik yang Dihadapi Dian Sastrowardoyo di Film 'Yang Datang dan Yang Pergi'
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
ShowBiz
Keanu Reeves Gantikan Alan Ritchson di Film Aksi Netflix 'Maelstrom', Intip Sinopsisnya
Keanu Reeves menjadi pemeran utama Maelstrom, film thriller aksi Netflix yang disutradarai Jaume Collet-Serra. Simak sinopsis dan proyek film terbaru Reeves.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Keanu Reeves Gantikan Alan Ritchson di Film Aksi Netflix 'Maelstrom', Intip Sinopsisnya
ShowBiz
'Ghost in the Cell' Terus Mendunia, Sabet 3 Penghargaan di Fantasmagoria Film Festival 2026
Film Ghost in the Cell karya Joko Anwar kembali mengukir prestasi. Film tersebut meraih tiga penghargaan di Kolombia.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
'Ghost in the Cell' Terus Mendunia, Sabet 3 Penghargaan di Fantasmagoria Film Festival 2026
ShowBiz
Penggemar Horor Wajib Catat! 9 Film Ini Dijadwalkan Tayang Sepanjang 2027
Blumhouse dan Atomic Monster menyiapkan sembilan film horor untuk 2027, termasuk Paranormal Activity hingga The Exorcist: Martyrs. Simak jadwal rilisnya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Penggemar Horor Wajib Catat! 9 Film Ini Dijadwalkan Tayang Sepanjang 2027
ShowBiz
Sandra Huller Dikaitkan dengan 'Avengers: Doomsday', Benarkah Jadi Ibu Doctor Doom?
Sandra Huller kabarnya bakal gabung Avengers: Doomsday. Namun, karakternya masih misterius.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Sandra Huller Dikaitkan dengan 'Avengers: Doomsday', Benarkah Jadi Ibu Doctor Doom?
ShowBiz
Bertabur Bintang, Ini Daftar Pemain Film 'Dompet Ayah Sepatu Ibu' yang Tayang 2027
Starvision mengumumkan pemain film Dompet Ayah Sepatu Ibu, adaptasi novel J.S. Khairen. Dibintangi Ardit Erwandha dan Wavi Zihan, film ini tayang pada 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Bertabur Bintang, Ini Daftar Pemain Film 'Dompet Ayah Sepatu Ibu' yang Tayang 2027
ShowBiz
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
Azman mengatakan ia mengusulkan peningkatan koreografi agar adegan pertarungan dalam film tersebut terasa lebih menegangkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
Bagikan