'Ghost in the Cell' Terus Mendunia, Sabet 3 Penghargaan di Fantasmagoria Film Festival 2026

Soffi AmiraSoffi Amira - 1 jam, 47 menit lalu
'Ghost in the Cell' Terus Mendunia, Sabet 3 Penghargaan di Fantasmagoria Film Festival 2026

Ghost in the Cell raih tiga penghargaan di Fantasmagoria Film Festival. Foto: Dok. IMDb

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Film horor-komedi karya Joko Anwar, Ghost in the Cell, kembali meraih penghargaan internasional.

Kali ini, film tersebut berjaya di Fantasmagoria Film Festival atau Festival de Cine Fantastico y de Terror de Medellin, Kolombia.

Kabar tersebut diumumkan Joko Anwar di Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, ia menyebut Ghost in the Cell berhasil memenangi tiga kategori sekaligus, yakni Best Director, Best Screenplay, dan Best Ensemble Cast.

Ghost in the Cell memenangkan 3 penghargaan di Fantasmagoria Film Festival (Festival de Cine Fantástico y de Terror de Medellín), yaitu Best Director, Best Screenplay, Best Ensemble Cast untuk semua pemain!

tulis Joko Anwar dalam keterangan unggahannya, Kamis (29/10)

Ghost in the Cell Tembus 31 Festival Film Internasional

Ghost in the Cell tembus 31 festival film internasional
Ghost in the Cell tembus 31 festival film internasional. Foto: Dok. IMDb

Joko Anwar mengatakan, Fantasmagoria sebagai salah satu festival film genre terbesar di Amerika Latin. Festival tersebut digelar di Medellín, Antioquia, Kolombia.

Berdasarkan halaman resmi pendaftaran di Festhome, edisi kedelapan festival ini berlangsung pada 15-25 Oktober 2026.

Film yang berkompetisi dalam festival tersebut harus berkaitan dengan genre fantastik, seperti fiksi ilmiah, horor, dan fantasi. Selain itu, festival ini juga menerima film bergenre thriller, western, petualangan, aksi, dan noir.

Baca juga:

5 Film Horor Indonesia Adaptasi Podcast Viral yang Wajib Ditonton, Ceritanya Bikin Merinding!

Fantasmagoria memiliki sejumlah seksi untuk film pendek maupun panjang yang mencakup berbagai genre fantastik dan horor.

Menurut Joko Anwar, Ghost in the Cell telah menembus 31 festival internasional. Film tersebut juga masih tayang di bioskop sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat.

Sampai saat ini, Ghost in the Cell sudah menembus 31 festival internasional dan masih tayang di bioskop di banyak negara termasuk Amerika Serikat.

tambah Joko

Perjalanan Ghost in the Cell di Festival Film Dunia

Perjalanan Ghost in the Cell di festival film internasional
Perjalanan Ghost in the Cell di festival film internasional. Foto: Dok. IMDb

Ghost in the Cell telah menjalani berbagai pemutaran di festival film internasional, termasuk Berlinale 2026. Film ini dipresentasikan dalam seksi Forum Berlinale 2026.

Media Korea Selatan, Cineplay, juga menyebut film tersebut diperkenalkan melalui world premiere di Berlin International Film Festival pada Februari 2026 lalu.

Sementara di Festival Film Fantastik Sitges, Spanyol, Joko Anwar meraih penghargaan sutradara terbaik melalui film ini. Ghost in the Cell juga meraih penghargaan Best Film dari Juri Carnet Jove.

Ghost in the Cell merupakan film panjang ke-12 Joko Anwar. Ceritanya berlatar di sebuah penjara yang terkenal kejam.

Baca juga:

Joko Anwar Ungkap Poster Terbaru 'Pengabdi Setan 3', Ada Petunjuk Teror dari Masa Lalu

Sebuah kekuatan tak kasat mata mulai membunuh para narapidana secara brutal. Situasi tersebut membuat geng-geng yang saling bermusuhan dan sipir korup terpaksa bekerja sama demi bertahan hidup.

Festival Film Selandia Baru (NZIFF) menilai, Joko Anwar berhasil menyisipkan satir politik yang tajam ke dalam perpaduan berbagai genre. Film tersebut juga menjadi sarana untuk menyampaikan kritik terhadap korupsi kapitalis.

Kritikus Film Luar Negeri Puji Ghost in the Cell

Ghost in the Cell dapat pujian dari kritikus film luar negeri
Ghost in the Cell dapat pujian dari kritikus film luar negeri. Foto: Dok. IMDb

Joko Anwar menulis naskah, menyutradarai, sekaligus ikut memproduseri film ini. Ical Tanjung bertugas sebagai penata sinematografi, sementara musiknya digarap oleh Aghi Narottama dan Tony Merle.

Film ini dibintangi sejumlah aktor, di antaranya Abimana Aryasatya, Almanzo Konoralma, Aming Sugandhi, Arswandy Bening Swara, dan Bront Palarae.

Sejumlah kritikus film luar negeri turut memberikan pujian. Fangoria menyebut Ghost in the Cell sebagai film terbaik Joko Anwar sejauh ini. Bloody Disgusting juga memberikan penilaian serupa.

Sedangkan untukpenayangan di Amerika Utara, film ini dijadwalkan hadir di bioskop pada 2 Oktober 2026 melalui Well Go USA. (tka)

#Joko Anwar #Penghargaan Film #Ghost In The Shell #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
'Ghost in the Cell' Terus Mendunia, Sabet 3 Penghargaan di Fantasmagoria Film Festival 2026
Film Ghost in the Cell karya Joko Anwar kembali mengukir prestasi. Film tersebut meraih tiga penghargaan di Kolombia.
Soffi Amira - 1 jam, 47 menit lalu
'Ghost in the Cell' Terus Mendunia, Sabet 3 Penghargaan di Fantasmagoria Film Festival 2026
ShowBiz
Penggemar Horor Wajib Catat! 9 Film Ini Dijadwalkan Tayang Sepanjang 2027
Blumhouse dan Atomic Monster menyiapkan sembilan film horor untuk 2027, termasuk Paranormal Activity hingga The Exorcist: Martyrs. Simak jadwal rilisnya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Penggemar Horor Wajib Catat! 9 Film Ini Dijadwalkan Tayang Sepanjang 2027
ShowBiz
Sandra Huller Dikaitkan dengan 'Avengers: Doomsday', Benarkah Jadi Ibu Doctor Doom?
Sandra Huller kabarnya bakal gabung Avengers: Doomsday. Namun, karakternya masih misterius.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Sandra Huller Dikaitkan dengan 'Avengers: Doomsday', Benarkah Jadi Ibu Doctor Doom?
ShowBiz
Bertabur Bintang, Ini Daftar Pemain Film 'Dompet Ayah Sepatu Ibu' yang Tayang 2027
Starvision mengumumkan pemain film Dompet Ayah Sepatu Ibu, adaptasi novel J.S. Khairen. Dibintangi Ardit Erwandha dan Wavi Zihan, film ini tayang pada 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Bertabur Bintang, Ini Daftar Pemain Film 'Dompet Ayah Sepatu Ibu' yang Tayang 2027
ShowBiz
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
Azman mengatakan ia mengusulkan peningkatan koreografi agar adegan pertarungan dalam film tersebut terasa lebih menegangkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
ShowBiz
Berani Nonton Sendirian? 5 Film Horor Klasik Ini Punya Teror yang Berbeda
Meriahkan Halloween 2026 dengan 5 film horor Barat, dari The Exorcist dan The Shining hingga Hereditary, yang menawarkan teror dan cerita mencekam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Berani Nonton Sendirian? 5 Film Horor Klasik Ini Punya Teror yang Berbeda
ShowBiz
Cerita Azman Al Idrus Bintangi 'Peluru Senja', Dadakan tanpa Workshop
Azman bergabung saat tim produksi masih membutuhkan pemeran utama.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Cerita Azman Al Idrus Bintangi 'Peluru Senja', Dadakan tanpa Workshop
ShowBiz
Popularitas Anime Jepang Mendunia, Kesenjangan Upah Animator Masih Jadi Sorotan
Popularitas anime Jepang di pasar global belum menghapus persoalan kesenjangan upah pekerja, keterbatasan pendanaan, dan tantangan film animasi orisinal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Popularitas Anime Jepang Mendunia, Kesenjangan Upah Animator Masih Jadi Sorotan
ShowBiz
Paramount Siapkan Sekuel Crawl dengan Deretan Pemain Baru, Teror Buaya Bakal Kembali ke Bioskop pada 2027
Sekuel film horor Crawl dijadwalkan tayang 16 Juli 2027. Alexandre Aja kembali menyutradarai dengan lima aktor baru dan teror buaya yang masih dirahasiakan.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Oktober 2026
Paramount Siapkan Sekuel Crawl dengan Deretan Pemain Baru, Teror Buaya Bakal Kembali ke Bioskop pada 2027
ShowBiz
Film 'Peluru Senja' Syuting 26 Hari di Hutan demi Cerita Perang Malaya 1948
Film sejarah yang berlatar era Perang Malaya pada 1948 ini mengeksplorasi konflik setelah Perang Dunia II melalui sudut pandang penderitaan rakyat dan mantan prajurit.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Film 'Peluru Senja' Syuting 26 Hari di Hutan demi Cerita Perang Malaya 1948
Bagikan