Anak dengan Gizi Buruk Berpotensi Punya Batu Ginjal

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 06 Juni 2024
Anak dengan Gizi Buruk Berpotensi Punya Batu Ginjal

Anak gizi buruk berisiko terkena batu ginjal. (Foto: Unsplash/Tanaphong Toochinda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dokter Spesialis Urologi Nur Rasyid mengatakan kondisi batu ginjal bisa terjadi pada anak kecil bahkan balita. Pemicu munculnya batu ginjal ini karena stunting atau kurang gizi.

”Pada anak-anak bisa terjadi karena kurang gizi,” kata Rasyid saat ditemui di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (5/6).

Ia menuturkan kondisi anak balita mengalami batu ginjal juga dipengaruhi kondisi gangguan berkemih atau gangguan saraf.

Berdasarkan pengalamannya di bidang urologi, dahulu ia sering menemukan pasien balita dengan batu ginjal dari daerah Tangerang dan Karawang.

Baca juga:

Tidak Tepat Beranggapan Air Kelapa Dapat Atasi Batu Ginjal

”Di mana gizi kurang banyak, terus dia dehidrasi, ketemu batu di kandung kencing pada anak-anak,” katanya.

Rasyid mengatakan anak penderita batu ginjal harus diberikan tindakan operasi sesuai usianya. Untuk anak usia 10 tahun ke atas, dapat menerapkan metode Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS).

Sedangkan untuk anak di bawah 10 tahun dengan kondisi batu ginjal sangat keras terpaksa harus menggunakan Percutaneous nephrolithotomy (PCNL).

”Pada anak kita gunakan mini PCLN. Mini PCLN itu apa kita bukanya setengah sentimeter, pada dewasa kita bukanya satu sentimeter. Pada anak kita pakai alat yang lebih kecil, dan diameter lukanya 5 milimeter,” katanya.

Baca juga:

Banyak Duduk Tingkatkan Risiko Batu Ginjal

Penderita batu ginjal di bawah 10 tahun tidak boleh menggunakan RIRS walau diklaim sebagai metode yang minim luka dan infeksi karena mempertimbangkan kondisi saluran ureternya.

”Anak-anak di bawah itu saluran ureternya masih sempit. Sehingga alat ini tidak bisa naik ke atas. RIRS bisa dilakukan bila saluran ureternya sudah cukup lebar sehingga alatnya naik ke atas,” tutupnya. (ayu)

#Kesehatan #Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan