Amerika Serikat Keluarkan Travel Alert
MerahPutih Internasional - Kabar mengejutkan datang dari Negeri Paman Sam, Amerika serikat. Saat ini negara adidaya dikabarkan telah mengeluarkan peringatan perjalanan di seluruh dunia. Hal itu ditujukan untuk waspada selama periode liburan kali ini, terutama setelah Insiden pengepungan mematikan di Australia beberapa waktu lalu.
Melihat pengepungan dramatis yang terjadi di sebuah kafe di Sydney yang meninggalkan dua sandra dan tewasnya seorang pria bersenjata.
“Serangan serigala di Sydne, Australia... mengakibatkan kematian dua sandera, adalah pengingat bahwa warga Amerika Serikat harus ekstra hati-hati, melakukan pertahanan tingkat tinggi, selalu waspada dan mengambil langkah yang tepat untuk meningkatkan keamanan pribadi mereka,” Peringatan yang disampaikan oleh Departmen Luar Negri.
Department tersebut mengatakan analisis serangan terakhir sangat menunjukan teroris musim liburan ini berfokus tak hanya pada fasilitas pemerinta AS tapi juga pada tempat-tempat umum seperti hotel, pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan sekolah.
“Warga AS di luar negeri harus sadar bahwa kelompok-kelompok teroris dan orang-orang yang terinspirasi oleh mereka dapat menimbulkan ancaman yang tak terduga di tempat umu,” Seperti yang ditulis pada peringatan tersebut.
Bagikan
Berita Terkait
Drone Iran Ditembak Jatuh Saat Dekati Kapal Perang USS Abraham Lincoln di Laut Arab
Setelah Selat Hormuz, Militer AS Tingkatkan Kekuatan di Teluk Persia
Iran Siap Lawan Amerika, Uni Eropa Tambah Sanksi ke Pejabat Teheran
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa