Otomotif

Amankah Memperbesar Kapasitas Aki?

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 14 Oktober 2020
Amankah Memperbesar Kapasitas Aki?

Memperbesar kapasitas aki jangan jauh dari standar pabrik. (Foto: Pixabay/kaboompics)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKI adalah kebutuhan yang tak terbantahkan pada kendaraan bermotor. Kelistrikan akan baik bila kondisi aki baik. Pemilik kendaraan bermotor biasanya jarang menyentuh bagian ini. Kalau toh ada pergantian biasanya hanya jenis yang basah atau kering. Bagaimana bila kapasitas akinya diperbesar?

Ada beberapa pemilik kendaraan bermotor yang mengganti aki mereka dengan kapasitas atau amphere (Ah) yang lebih besar daripada standar bawaan pabrik. Amankah?

Baca Juga:

Setrum Aki Ternyata Ada Baiknya

aki
Jangan terlalu besar mengganti kapasitas aki, alternatornya akan bekerja terlalu berat. (Foto: Pixabay/BruceEmmerling)

Laman KabarOto memberikan masukan bahwa mengganti aki dengan kapasitas besar tidak masalah. Hanya saja yang harus diperhatikan bahwa memperbesar kapasitas aki tidak boleh dari standar pabrik. Misal naik 5 Ah dari 50 Ah ke 55 Ah masih aman dilakukan dan cukup buat mobil standar harian.

Hal ini juga disampaikan oleh Dede Surya Fandy selaku pemilik gerai Garage Autoshop, di kawasan Cideng, Jakarta Pusat. kepada KabarOto, memperbesar kapasitas amphere aki mobil kalau tidak terlalu jauh selisihnya membuatnya lebih awet sedikit ketimbang standar.

"Beberapa kasus mobil, jauh lebih enteng ketika distarter. Sebab beban yang digunakan untuk dinamo starter lebih ringan. Serta cocok bagi yang sudah upgrade pada bagian lainnya pada mobil, misalnya lampu atau audio," kata Dede.

Sebaiknya tidak mengganti aki dengan kapasitas yang terpaut jauh dari ukuran standarnya. “Perlu disesuaikan kapasitas amphere, naiknya tidak boleh terlalu jauh. Karena jika misalnya aki terlalu besar ketimbang standar, maka alternator tidak akan mampu mengisi ke aki. Ujung-ujungnya alternator bekerja terlalu berat dikhawatirkan cepat rusak, dan aki bakal ngedrop,” jelasnya.

Baca Juga:

Tips Membeli Aki Rekondisi

aki
Aki kering bebas perawatan. (Foto: Pixabay/BruceEmmerling)

Dede juga memberikan pengetahuan tentang aki basah dan kering. Dia mengatakan bahwa keduanya memiliki keunggulan masing-masing. “Sebenarnya keduanya sama saja, baik aki basah ataupun aki kering, prinsip kerjanya 2.000 jam kerja,” ungkap Dede.

Hanya saja perawatan aki kering lebih mudah. Karena kita tidak perlu menambahkan air aki pada periode tertentu. Sementara aki basah, dalam jangka beberapa bulan pemilik wajib melakukan cek air aki. Apabila berkurang harus ditambahkan lagi.

Dia juga menyarankan bila mobil lebih banyak diam dan jarang keluar rumah lebih baik menggunakan aki kering. Karena aki basah jika didiamkan terlalu lama maka setrumnya akan turun setengahnya, walau air tidak berkurang drastis. Toh kalau dicharge ulang hanya maksimal 50% saja.

Umur paakai kedua jenis aki ini rata-rata 1,5 hingga 2 tahun. "Dengan perhitungan umumnya pemakaian selama 3 jam/hari. Tapi kembali lagi pada penggunaan si pemilik. Semakin lama jam pemakaian mobil atau motor, maka umur aki semakin pendek," ungkap Dede. (psr)

Baca Juga:

Bukan Karena Aki, Ini Penyebab Starter Elektrik Tidak Berfungsi!

#Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Hyundai Motor berencana meluncurkan dan memperbarui lebih dari 100 model kendaraan hingga 2030.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Tekno
Usung DNA Balap, Bocoran Spek Gahar Mobil Sport Legendaris Toyota MR2 Versi Baru
Toyota MR2 generasi baru siap hadir dengan mesin turbo G20E 2,0 liter mid-engine. Tenaga standar 400–450 hp, versi balap 600 hp, dengan desain terinspirasi konsep FT-Se.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Usung DNA Balap, Bocoran Spek Gahar Mobil Sport Legendaris Toyota MR2 Versi Baru
Fun
Gran Max Paling Laris, Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Tembus 84.959
Daihatsu Gran Max menjadi kontributor terbesar penjualan Daihatsu secara kumulatif sepanjang Januari-Juli 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Gran Max Paling Laris, Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Tembus 84.959
Fun
Toyota Corolla Edisi Spesial Ultah ke-66 Rilis, Super Mewah Terbatas Cuma 2.500 Unit
Toyota Corolla merayakan ulang tahun ke-66 dengan edisi spesial super mewah. Produksi terbatas hanya 2.500 unit, hadir dengan dua warna eksklusif Ice Cap dan Supersonic Red.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Toyota Corolla Edisi Spesial Ultah ke-66 Rilis, Super Mewah Terbatas Cuma 2.500 Unit
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Tekno
Spesifikasi Lengkap Denza N8 Mobil Listrik Terbaru BYD, 1.000 KM Sekali Isi Baterai
Denza N8 terbaru dari BYD hadir dengan baterai LFP 130,15 kWh, jarak tempuh hingga 1.003 km sekali isi.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Spesifikasi Lengkap Denza N8 Mobil Listrik Terbaru BYD, 1.000 KM Sekali Isi Baterai
Fun
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Suzuki XL7 terbaru mulai diserahkan kepada konsumen pada 15 Agustus 2026. Dalam 16 hari, SPK mencapai lebih dari 1.300 unit. Simak harga lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Fun
JETOUR T2 i-DM dan T1 i-DM Sukses Bawa Pulang 3 Penghargaan dari GIIAS 2026
JETOUR meraih tiga penghargaan di GIIAS 2026. T2 i-DM membawa pulang dua gelar, sedangkan T1 i-DM Modification meraih Special Exhibit Car.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
JETOUR T2 i-DM dan T1 i-DM Sukses Bawa Pulang 3 Penghargaan dari GIIAS 2026
Indonesia
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Airlangga Hartarto mengunjungi booth JETOUR di GIIAS 2026 dan meninjau JETOUR T2 i-DM yang baru diluncurkan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Lifestyle
Agam Rinjani Sebut BAIC Mobil Rescue Terbaik, Tangguh di Medan Berat
Agam mengaku telah menggunakan BAIC BJ40 selama satu tahun terakhir untuk berbagai misi kemanusiaan di sejumlah daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Agam Rinjani Sebut BAIC Mobil Rescue Terbaik, Tangguh di Medan Berat
Bagikan