Album 'Jahanam' Jadi Penanda Era Baru bagi Black Horses

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
Album 'Jahanam' Jadi Penanda Era Baru bagi Black Horses

Album 'Jahanam' Jadi Penanda Era Baru bagi Black Horses

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:



MERAHPUTIH.COM - BLACK Horses resmi merilis album ketiganya yang bertajuk Jahanam di bawah label Firefly Records yang merupakan subsidiary Musica Studios. Band asal Jakarta yang digawangi Oscario (vokal), Kevin Indriawan (gitar), Lucky Azhary (bass), dan Julian Aditya (drum) ini menghadirkan sembilan lagu dalam album tersebut. Menariknya, Jahanam menjadi album pertama Black Horses yang seluruh lirik lagunya menggunakan bahasa Indonesia.

Album ini diproduseri John Paul Patton atau Coki, yang dikenal lewat keterlibatannya bersama Kelompok Penerbang Roket, Ali, dan Portura. Lewat Jahanam, Black Horses mencoba mengeksplorasi pendekatan musikal yang lebih luas dengan menghadirkan nuansa classic rock yang terdengar segar, tapi tetap kasar dan penuh energi khas mereka. Di sisi lain, lirik-lirik dalam album ini juga dibalut pesan satir yang tajam, realistis, dan relevan dengan kondisi sekitar.

Dalam album tersebut, dua single yang sebelumnya telah dirilis, yakni Tirani Tua dan Distorsi Menggema, yang hadir bersama sejumlah lagu baru. Sementara itu, Jejak Waktu dipilih menjadi lagu andalan setelah perilisan album ini.

“Album ini merupakan bentuk respons bagi para Kusir dan pendengar kami supaya bisa lebih relate dengan apa yang kami rasakan belakangan ini, terutama situasi yang terjadi di sekitar kita, apa pun konteksnya,” ujar Oscario mengenai perilisan Jahanam.

Baca juga:

Black Horses Pilih Kejujuran dalam Kebisingan Lewat Single 'Distorsi Menggema'



Lucky Azhary menambahkan album ini bukan hanya sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah penanda zaman dari Black Horses bagi masyarakat yang hidup di Indonesia saat ini.

Sementara itu, Coki mengungkapkan proses produksi album ini memiliki tantangan tersendiri. Meski sudah mengenal seluruh personel Black Horses dengan baik, tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana menghadirkan output musik yang ideal secara artistik, tapi tetap dapat diterima dan terasa dekat dengan para pendengar.

Secara musikal, Jahanam dirancang untuk menghadirkan semangat live band yang kuat sekaligus memberikan ruang kebebasan bagi pendengar untuk memaknai emosi mereka sendiri saat menikmati penampilan Black Horses di atas panggung. Dari sisi lirik, band ini juga tidak ingin tampil menggurui, tapi lebih ingin berbagi pengalaman, keresahan, dan perasaan layaknya sebuah percakapan dengan para pendengarnya.(Far)





#Musik #Album Baru #Musik Rock
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Band Hardcore Kenya Hadirkan EP 'Deeper Struggle', Siap Lanjut Tur Eropa 2026
Band hardcore asal Bali, Kenya, merilis EP Deeper Struggle. Angkat pengalaman pribadi dan menghadirkan sentuhan gamelan. Mereka pun bersiap tur Eropa 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Band Hardcore Kenya Hadirkan EP 'Deeper Struggle', Siap Lanjut Tur Eropa 2026
ShowBiz
Lirik Penuh Sindiran, Ini Cerita di Balik Lagu 'Lost The Breakup' Maisie Peters
Simak makna lagu 'Lost The Breakup' dari Maisie Peters. Single dalam album The Good Witch (2023) ini mengisahkan keberanian bangkit setelah patah hati.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Lirik Penuh Sindiran, Ini Cerita di Balik Lagu 'Lost The Breakup' Maisie Peters
ShowBiz
Weda Mauve Rilis Album 'PACK UR BAGS, IM COMING W U', Potret Perjalanan Cinta hingga Penerimaan Diri
Weda Mauve merilis album kedua bertajuk PACK UR BAGS, IM COMING W U. Simak makna album, proses kreatif, dan perjalanan emosional yang diangkat dalam karya terbarunya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Weda Mauve Rilis Album 'PACK UR BAGS, IM COMING W U', Potret Perjalanan Cinta hingga Penerimaan Diri
ShowBiz
Makna Lagu 'Belum Sempat Kenal' Bernadya, Kisah Cinta yang Tumbuh dari Ketulusan
Bernadya merilis lagu 'Belum Sempat Kenal'. Simak makna lagu yang ditulis bersama Rendy Pandugo dan menjadi bagian dari album Semoga Hanya di Mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Makna Lagu 'Belum Sempat Kenal' Bernadya, Kisah Cinta yang Tumbuh dari Ketulusan
ShowBiz
Fiersa Besari Bius Ribuan Penonton di Boardang Boarding Fest 2026, Cuaca Panas Tak Surutkan Antusiasme
Fiersa Besari sukses membuka Boardang Boarding Fest 2026 di Edutown BSD. Ribuan penonton tetap memadati venue dan ikut bernyanyi meski cuaca panas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Fiersa Besari Bius Ribuan Penonton di Boardang Boarding Fest 2026, Cuaca Panas Tak Surutkan Antusiasme
ShowBiz
Rayakan Setahun 'BINATANG', Rattlesnake Gelar Mini Tur Indonesia-Malaysia pada Juli 2026
Rattlesnake menggelar mini tur Indonesia dan Malaysia pada Juli 2026 untuk merayakan setahun single 'BINATANG' dan melanjutkan perjalanan EP 'HATI SIAPA?'.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Rayakan Setahun 'BINATANG', Rattlesnake Gelar Mini Tur Indonesia-Malaysia pada Juli 2026
ShowBiz
Arti Lagu 'Look at My Life' Gracie Abrams, Kisah di Balik Citra Sempurna
'Look at My Life' mengangkat tema mengenai perbedaan antara kehidupan yang tampak dari luar dan kenyataan yang dirasakan seseorang di balik layar.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Arti Lagu 'Look at My Life' Gracie Abrams, Kisah di Balik Citra Sempurna
ShowBiz
Musikal 'Senja Teduh Pelita' Resmi Pentas, Angkat Kisah Fiksi Ilmiah dengan Lagu-lagu MALIQ & D'Essentials
Membawa penonton ke masa depan ketika bumi berada di ambang kehancuran akibat krisis iklim, eksploitasi sumber daya yang tidak berkelanjutan, pandemi, hingga konflik antarnegara.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Musikal 'Senja Teduh Pelita' Resmi Pentas, Angkat Kisah Fiksi Ilmiah dengan Lagu-lagu MALIQ & D'Essentials
ShowBiz
FILM. Resmi Rilis Album Debut 'Manuskrip', Hidupkan Kembali Nostalgia Pop-Rock Era 2000-an
Melalui album ini, mereka menyampaikan pesan bahwa meski alur hidup tampak sudah digariskan, manusia tetap memegang kendali untuk memaknainya.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
FILM. Resmi Rilis Album Debut 'Manuskrip', Hidupkan Kembali Nostalgia Pop-Rock Era 2000-an
ShowBiz
UNGU Siapkan Konser Terbesar Sepanjang Karier untuk Rayakan 30 Tahun Berkarya
Dalam rangka merayakan 30 tahun berkarya, UNGU akan menggelar konser bertajuk 'UNGU – Waktu Yang Dinanti: Final Chapter (30 Tahun Berkarya)'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
UNGU Siapkan Konser Terbesar Sepanjang Karier untuk Rayakan 30 Tahun Berkarya
Bagikan