Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pernikahan

Alasan Mengapa Cincin Pernikahan Disematkan di Jari Manis

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Agustus 2019
Alasan Mengapa Cincin Pernikahan Disematkan di Jari Manis

Cincin pernikahan sudah menjadi umum ketika disematkan di jari manis. (Foto: Pixabay/FrankWinkler)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM pernikahan, cincin merupakan atribut wajib yang harus disediakan saat prosesi. Wajarnya, kita tahu bahwa cincin pernikahan disematkan di jari manis pasangan kita. Dengan begitu, kita bisa mengetahui bahwa seseorang telah menikah. Kita bisa melihat budaya tersebut di banyak negara, tak terkecuali di Indonesia.

Namun tahukah kamu, baik pertunangan maupun pernikahan, mengapa kedua pasangan harus memakai cincin di jari manis?

Baca juga:

Fakta Seputar Cincin Kawin di Jari Manis

Memakai cincin di jari manis merupakan kebiasaan lama dan mempunyai sejarah tersendiri. Tradisi ini ternyata berasal dari Mesir Kuno. Hal itu dibuktikan ketika para arkeolog menemukan sebuah hieroglif yang menampilkan seorang pengantin wanita memakai cincin. Sejak jaman Yunani dan Romawi Kuno, pengantin sudah menyematkan cincin di jari manis.

Alasan Mengapa Cincin Pernikahan Disematkan di Jari Manis
Besi atau logam menjadi bahan utama cincin sejak zaman Romawi Kuno. (Foto: mondoforex)

Menurut sejarah, cincin dianggap sebagai simbol pernikahan. Awalnya, mereka menggunakan rumput, alang-alang, dan sejenisnya yang dijadikan cincin dengan cara dipilin melingkar.

Bentuk cincin yang menyerupai lingkaran juga bukan tanpa alasan. Mereka berfilosofi bahwa lingkaran tidak memiliki ujung atau akhir. Demikian pula dengan pernikahan yang diharapkan bersifat abadi.

Seiring berjalannya waktu, ternyata bahan seperti rumput, alang-alang atau sejenisnya sangat mudah rusak. Akhirnya, orang-orang mencoba membuat sebuah cincin dari akar, kayu, hingga tulang. Baru setelah berkembang, mereka akhirnya meggunakan besi atau logam sebagai bahan dasar cincin.

Baca juga:

Asal Usul Gaun Pengantin Berwarna Putih

Dilansir dari beberapa sumber, pendiri Aliansi Perencana Pernikahan Inggris, Bernadette Chapman, mengatakan pada zaman kuno ada anggapan bahwa ada jari di tangan kiri yang bisa mengalir langsung ke jantung.

Orang Romawi Kuno menyebutnya sebagai vena amoris atau vena cinta, dimana jantung dianggap sebagai pusat emosi. Meski jantung berfungsi untuk memompa darah, mereka tetap menghubungkannya dengan hal romantis dan emosional. Oleh karenanya, mereka memakai cincin pernikahan di jari manis kiri.

Terlepas dari itu, masih banyak negara yang tidak mengikuti tradisi tersebut. Ada beberapa negara yang justru meletakkan cincin di jari manis tangan kanan. Biasanya, budaya barat mempunyai tradisi yang berbeda terkait hal ini.

Seperti Austria, Denmark, dan Jerman mengenakan cincn di jari manis tangan kanan pasangan mereka. Begitu juga Indonesia, tangan kanan paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ini menandakan bahwa seseorang akan selalu ingat dengan pasangannya ketika melakukan berbagai aktivitas.

Contoh lainnya, orang India memilih mengenakan cincin pernikahan pada jari manis tangan kanan. Mereka menganggap bahwa tangan kiri tidak bersih. Untuk lebih meyakinkan, video di bawah ini akan menjelaskan alasan mengapa cincin harus disematkan di jari manis. (and)

Baca juga:

Seminggu Jelang Pernikahan, Siapkan Hal-Hal Ini

#Pernikahan #Cincin Tunangan #Cincin #Cincin Pernikahan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
'Enchanting Beginning' JSI Resort Megamendung Tawarkan Pilihan Paket Pernikahan Impian
Menjadi titik temu para calon pengantin untuk mewujudkan mimpi meeraykan pernikahan yang berkesan dan mendalam bagi pengatin, keluarga serta tamu undangan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
'Enchanting Beginning' JSI Resort Megamendung Tawarkan Pilihan Paket Pernikahan Impian
Fun
Cari Jodoh di Golek Garwo Nikah Fest 2026, ini Syarat dan Jadwalnya
Melalui Golek Garwo, para jomlo dibukakan kesempatan untuk bertemu calon pasangan hidup melalui proses ta'aruf yang diklaim berlangsung sesuai syariat Islam.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cari Jodoh di Golek Garwo Nikah Fest 2026, ini Syarat dan Jadwalnya
Indonesia
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan hak anak, mulai dari hak atas pendidikan, identitas, pengasuhan, perlindungan, hingga partisipasi.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Indonesia
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Kementerian Agama mengungkapkan, bahwa pencatatan pernikahan sangat penting. Hal itu bisa melindungi perempuan dan anak-anak.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Indonesia
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Meski semangat awal aturan ketenagakerjaan adalah melindungi tenaga kerja lokal, Charles menekankan pentingnya memberikan hak bagi WNA yang merupakan bagian dari keluarga Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Indonesia
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
BPS mencatat angka pernikahan di Indonesia terus menurun dan terendah dalam satu dekade. PKS soroti faktor ekonomi dan perubahan sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Tekno
Apple Ring Masih Malu-Malu Kucing Muncul di 2026, Fans Apple Diminta Sabar Menanti
Wood menilai fokus Tim Cook pada inovasi teknologi kesehatan dan pemantauan tidur menjadikan produk ini sebagai langkah logis bagi warisan jangka panjang Cook
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Apple Ring Masih Malu-Malu Kucing Muncul di 2026, Fans Apple Diminta Sabar Menanti
Indonesia
Tipu 87 Orang, Pemilik dan Staf WO Ayu Puspita Jadi Tersangka
Polisi telah menyita sejumlah bukti berupa bukti transfer, cetakan pesan antara korban dan terlapor, data catering, serta panduan acara nikah.
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Tipu 87 Orang, Pemilik dan Staf WO Ayu Puspita Jadi Tersangka
Fun
Dari Pernikahan hingga Sweet Seventeen, Herloom BSD Suguhkan Ide Perayaan Penuh Makna
Herloom Hotel & Residence BSD hadirkan 'Herloom Cherished Moment – Wedding & Event Showcase'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Pernikahan hingga Sweet Seventeen, Herloom BSD Suguhkan Ide Perayaan Penuh Makna
Indonesia
34,6 Juta Pasangan Nikah Siri di Indonesia, Istri dan Anak Tidak Terlindungi Hukum
Ada 34,6 juta pasangan yang menikah tapi tidak tercatat secara resmi, alias nikah siri.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 September 2025
34,6 Juta Pasangan Nikah Siri di Indonesia, Istri dan Anak Tidak Terlindungi Hukum
Bagikan