Headline

Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, PBB Harus Beri Sanksi Tegas kepada AS

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 12 Desember 2017
Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, PBB Harus Beri Sanksi Tegas kepada AS

Ketua PPIP Din Syamsuddin (ketiga kiri) mengangkat tangan bersama Duta Besar Terangkat Palestina untuk Indonesia Zulhair S.M Alshun (kedua kiri) dan Sekum PGI Pdt Gomar Gultom (kiri) (ANTARA FOTO/Muha

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejumlah pemimpin agama di Indonesia yang tergabung dalam Forum Tokoh Lintas Agama mengecam keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Melalui Pendeta Gultom selaku Sekretaris Umum PGI, mereka menuntut PBB untuk memberikan sanksi tegas kepada Amerika Serikat karena telah melanggar resolusi PBB.

"Inilah saatnya PBB harus berani dengan dukungan masyarakat internasional untuk menegakkan, memberi sanksi kepada pelanggar-pelanggar terhadap ketentuan atau resolusinya sendiri," kata Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Pendeta Gultom dalam Pertemuan Para Tokoh Lintas Agama dan Masyarakat untuk Menolak Keputusan Sepihak Donald Trump atas Yerussalem, di Kantor Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/12) kemarin.

Menurutnya, keputusan tersebut telah merusak peranan AS sebagai mediator perdamaian masalah Israel-Palestina.

Jika mediator berpihak kepada salah satu dan mengambil keputusan secara sepihak, maka legitimasinya patut dipertanyakan.

Pendeta Gultom sebagaimana dilansir Antara mengatakan, AS seharusnya memberi kesempatan bagi komunitas internasional untuk duduk bersama membahas isu itu, bukan mengambil keputusan sepihak terkait pengakuan tersebut.

"Konflik Timur Tengah mempunyai efek terhadap keamanan dunia," ujarnya.

Dia juga menuturkan Indonesia harus berperan besar dan mengajak negara-negara ASEAN untuk menekan keputusan Donald Trump itu.

Pendeta Gomar Gulton menegaskan tidak akan pernah ada perdamaian tanpa keadilan. Selama rakyat Palestina tidak memperoleh keadilan maka selama itu juga perdamaian itu menjadi semu.

"Jadi Amerika Serikat juga tidak boleh bermimpi bisa menciptakan perdamaian di Timur Tengah kalau keadilan bagi masyarakat terjajah di Palestina tidak ditegakkan," ujarnya pula.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina (PPIP) Din Syamsuddin bahwa PBB harus menegakkan dan memberikan sanksi terhadap pelanggar peraturan internasional sesuai dengan ketentuan di organisasi tersebut.

"Maka ketika Presiden Donald Trump memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memindahkan kedutaan besarnya, ini sebuah pelanggaran terhadap peraturan-peraturan internasional, sebuah pelanggaran terhadap resolusi-resolusi PBB," katanya lagi.

Status Yerusalem yang merupakan tempat suci bagi para penganut Islam, Yahudi, dan Kristen merupakan salah satu masalah paling tajam yang harus dihadapi dalam upaya mewujudkan kesepakatan perdamaian antara Israel dan Palestina.

Selama ini, masyarakat internasional tidak mengakui kedaulatan Israel di seluruh Yerusalem, dan meyakini bahwa status kota tersebut harus diselesaikan dengan jalan perundingan.(*)

#Israel #Konflik Palestina #Yerusalem #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Minaj menyebut dirinya sebagai 'penggemar nomor satu' Trump meskipun ia sempat mengkritik kebijakan Trump pada masa jabatan pertamanya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Dunia
Kena Ancaman Bom, Penerbangan Israel ke Austria Terpaksa Mendarat Darurat
Insiden ini terjadi setelah bulan lalu seorang pilot mencoba membajak penerbangan Flydubai dalam perjalanan ke Tel Aviv .
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Kena Ancaman Bom, Penerbangan Israel ke Austria Terpaksa Mendarat Darurat
Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Otoritas Israel telah meminta maskapai penerbangan asing tidak menugaskan pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Dunia
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Pesawat Ethiopian Airlines menuju Tel Aviv dilaporkan putar balik setelah Israel mengetahui pilotnya warga Indonesia. Simak kronologi dan penyebabnya.
ImanK - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Indonesia
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Pemerintah resmi melarang konser penyanyi gospel AS Israel Houghton pada 24 Oktober 2026 di Jakarta demi keamanan dan menolak motif politik pro-Israel.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Bagikan