Akui Terdesak, Gerindra Masih Percaya Sama SBY

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 30 Juli 2018
Akui Terdesak, Gerindra Masih Percaya Sama SBY

Pertemuan pertama SBY dengan Prabowo Subianto pada 24 Juli lalu. Foto: Foto: Abror Rizki/PD

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gerindra mengakui kondisi mereka saat ini terdesak batas waktu pendaftaran capres/cawapres 10 Agustus mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto itu sangat berharap hasil pertemuan dengan Ketum Demokrat hari ini bisa menjadi titik terang dalam koalisi pencapresan ketum mereka.

"Kita lihat saja waktu yang berjalan. Kita memang sudah terdesak waktu karena tanggal 10 Agustus merupakan hari terakhir pendaftaran calon presiden-calon wakil presiden," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, di kediaman Prabowo Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7).

Poliyikus Partai Gerindra Ahmad Muzani
Politikus Partai Gerindra Ahmad Muzani (Foto: Twitter/Gerindra)

Meski terdesak waktu, Muzani meyakini Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serius mendukung pencapresan Prabowo dalam pertemuan hari ini.

Menurut dia, keseriusan SBY terlihat saat pertemuan pertama Rabu (24/7) lalu, Ketum Demokrat itu mengatakan kedatangan Prabowo ke kediamannya dalam kapasitas sebagai calon presiden yang diusung Partai Gerindra.

"Kami meyakini SBY sungguh-sungguh akan mendorong Prabowo sebagai capres 2019-2024," tegas Muzani, dikutip Antara.

prabowo
Prabowo Subianto dan SBY menikmati Kopi 08 dalam pertemuan di kediaman Ketum Gerindra di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa

Terkait pertemuan hari ini, Muzani menambahkan rencana pembentukan tim kecil untuk mempersiapkan koalisi partai masih dalam tahap penjajakan, belum konkret meski embrionya sudah ada dari beberapa pertemuan antara pentinggi kedua partai. "Ini bukan mentok ya karena pertemuan belum intensif dilakukan," tandas dia.

Setelah pertemuan 24 Juli, Prabowo dan SBY bertemu lagi hari ini. Partai Gerindra berharap pertemuan keduanya menghasilkan kesepakatan konkret berkenaan dengan pemilihan presiden 2019. Pertemuan keduanya masih berlangsung secara tertutup hingga saat ini. (*)

#Koalisi Pilpres #SBY #Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dari Istana ke Dunia Sastra, SBY Rilis Novel Perdana 'Diana Memang Manja'
Proses penulisan novel ini berlangsung di tengah berbagai kesibukan dan perjalanan SBY ke sejumlah negara.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Dari Istana ke Dunia Sastra, SBY Rilis Novel Perdana 'Diana Memang Manja'
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Indonesia
Presiden Ke-6 SBY Dipastikan Tidak Ikut Upacara HUT RI di Istana, Ungkap Permintaan Maaf
SBY mengatakan hingga akhir Agustus 2026 dirinya masih berada di Rochester untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Mayo Clinic sebagai tindak lanjut setelah menjalani operasi prostat pada 2021.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Presiden Ke-6 SBY Dipastikan Tidak Ikut Upacara HUT RI di Istana, Ungkap Permintaan Maaf
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Bagikan