MerahPutih.com - Gerindra mengakui kondisi mereka saat ini terdesak batas waktu pendaftaran capres/cawapres 10 Agustus mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto itu sangat berharap hasil pertemuan dengan Ketum Demokrat hari ini bisa menjadi titik terang dalam koalisi pencapresan ketum mereka.
"Kita lihat saja waktu yang berjalan. Kita memang sudah terdesak waktu karena tanggal 10 Agustus merupakan hari terakhir pendaftaran calon presiden-calon wakil presiden," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, di kediaman Prabowo Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7).
Meski terdesak waktu, Muzani meyakini Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serius mendukung pencapresan Prabowo dalam pertemuan hari ini.
Menurut dia, keseriusan SBY terlihat saat pertemuan pertama Rabu (24/7) lalu, Ketum Demokrat itu mengatakan kedatangan Prabowo ke kediamannya dalam kapasitas sebagai calon presiden yang diusung Partai Gerindra.
"Kami meyakini SBY sungguh-sungguh akan mendorong Prabowo sebagai capres 2019-2024," tegas Muzani, dikutip Antara.
Terkait pertemuan hari ini, Muzani menambahkan rencana pembentukan tim kecil untuk mempersiapkan koalisi partai masih dalam tahap penjajakan, belum konkret meski embrionya sudah ada dari beberapa pertemuan antara pentinggi kedua partai. "Ini bukan mentok ya karena pertemuan belum intensif dilakukan," tandas dia.
Setelah pertemuan 24 Juli, Prabowo dan SBY bertemu lagi hari ini. Partai Gerindra berharap pertemuan keduanya menghasilkan kesepakatan konkret berkenaan dengan pemilihan presiden 2019. Pertemuan keduanya masih berlangsung secara tertutup hingga saat ini. (*)