Dari Istana ke Dunia Sastra, SBY Siapkan Novel Perdana 'Diana Memang Manja'

Dwi AstariniDwi Astarini - 56 menit lalu
Dari Istana ke Dunia Sastra, SBY Siapkan Novel Perdana 'Diana Memang Manja'

SBY rilis novel perdana. (foto: kompas gramedia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SUSILO Bambang Yudhoyono (SBY) lebih dikenal masyarakat sebagai Presiden Keenam Republik Indonesia yang memimpin Tanah Air selama dua periode. Namun, setelah meninggalkan kursi pemerintahan, SBY justru semakin banyak menghabiskan waktu untuk menekuni berbagai kegiatan seni. Salah satunya yakni menulis novel.

Kini, SBY tengah bersiap memperkenalkan novel perdananya yang diberi judul Diana Memang Manja. Karya tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan kreatifnya sekaligus memperlihatkan sisi lain seorang tokoh yang selama bertahun-tahun lekat dengan dunia politik dan pemerintahan.

Menariknya, proses penulisan novel ini berlangsung di tengah berbagai kesibukan dan perjalanan SBY ke sejumlah negara. Rochester, Chicago, hingga penerbangan menuju Tokyo menjadi beberapa tempat yang turut mewarnai proses kreatifnya dalam merangkai cerita.

Di sela-sela agenda perjalanan dan kesibukan keluarga, SBY tetap menyempatkan diri untuk menulis. Ia mengumpulkan gagasan, menyusun kalimat, hingga perlahan membentuk cerita yang kemudian diberi judul Diana Memang Manja.

Tak Mau Post Power Syndrome


Keputusan SBY untuk kembali menekuni dunia seni ternyata memiliki cerita tersendiri. Dalam pemberitaan Kompas TV pada Jumat (30/10), SBY mengungkapkan ia tidak ingin terjebak dalam fenomena post-power syndrome maupun terus mencampuri urusan politik setelah tidak lagi memegang jabatan.

Baca juga:

SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008


Ia mengaku telah berjanji kepada dirinya sendiri untuk tidak ikut campur dalam urusan yang bukan lagi menjadi tanggung jawabnya setelah menyelesaikan tugas sebagai presiden. Ketimbang terus berada di sekitar lingkaran kekuasaan, SBY memilih kembali melakukan berbagai kegiatan yang sudah disukainya sejak muda. Seni dan olahraga menjadi dua bidang yang kemudian kembali mendapatkan ruang dalam kesehariannya.

SBY juga menegaskan bahwa ketertarikannya terhadap seni bukan sesuatu yang baru muncul setelah ia menjadi presiden. Minat tersebut sudah tumbuh sejak masa sekolah hingga ketika menjalani pendidikan di Akademi Militer. Ada pula perjalanan personal yang turut memengaruhi keputusannya. Setelah sang istri, Ani Yudhoyono, meninggal dunia pada 1 Juni 2019, SBY sempat mencari kegiatan yang bisa membantunya melewati masa kehilangan.

Setelah perlahan menemukan kembali ketenangan, ia mulai mempertimbangkan saran untuk melakukan hal-hal yang dahulu disukai. Dari sanalah aktivitas seni kembali menjadi bagian penting dalam kehidupannya. Menulis novel menjadi salah satu cara SBY menuangkan imajinasi. Ia menikmati proses membangun adegan, membayangkan tokoh dengan karakter berbeda, hingga merangkai berbagai kemungkinan cerita menjadi sebuah karya fiksi.

Novel dengan Gabungan Berbagai Genre



Sebelumnya, SBY juga sempat membocorkan sedikit gambaran mengenai novel Diana Memang Manja ketika menyampaikan orasi ilmiah dalam Dies Natalis ke-68 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad), pada 13 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan novel perdananya akan menghadirkan perpaduan sejumlah elemen cerita. Mulai dari romansa, percintaan, misteri, hingga unsur kegaiban. "Novel yang pertama akan segera kami luncurkan, judulnya Diana Memang Manja. Ini ada romansanya, ada kisah percintaannya, ada misterinya, ada kegaibannya," ungkap SBY.

Perpaduan unsur tersebut tentu membuat Diana Memang Manja menarik untuk dinantikan. Terlebih, novel ini datang dari sosok yang selama bertahun-tahun lebih banyak dikenal melalui pidato kenegaraan, pemikiran politik, dan berbagai kebijakan pemerintahan.

Di luar novel perdananya, SBY ternyata juga telah menyiapkan gagasan untuk karya berikutnya. Berbeda dari Diana Memang Manja, novel kedua tersebut akan mengangkat tema politik, uang, dan kekuasaan. Ide cerita novel kedua itu berangkat dari percakapan SBY bersama empat orang di sebuah kafe di kawasan Cipaganti, Bandung, pada Januari 2026. Ceritanya akan menelusuri perjalanan seseorang dalam meraih kekuasaan, proses politik yang menyertainya, hingga bagaimana kekuasaan digunakan setelah berhasil diperoleh.

Melalui Diana Memang Manja, publik kini bisa melihat sisi berbeda dari seorang SBY. Jika sebelumnya ia banyak menyampaikan gagasan melalui pidato dan tulisan politik, kali ini ia mencoba menjelajahi dunia fiksi dengan menghadirkan tokoh, adegan, serta cerita yang lahir dari imajinasinya.

Pada akhirnya, kesibukan baru ini juga memperlihatkan bagaimana seseorang dapat menemukan ruang untuk terus berkarya setelah melewati berbagai fase kehidupan. Bagi SBY, dunia seni dan sastra menjadi salah satu cara untuk mengisi hari-hari sekaligus merawat minat yang telah tumbuh sejak lama.

Kini, menarik untuk menantikan bagaimana SBY merangkai kisah Diana ke dalam sebuah novel utuh. Di balik judul yang terdengar sederhana dan sedikit menggelitik tersebut, tersimpan cerita yang memadukan romansa, misteri, dan kegaiban.(Far)

Baca juga:

SBY Belanja Batik di Solo, Kenang Momen Bersama Almarhumah Ani Yudhoyono

#Susilo Bambang Yudhoyono #SBY #Novel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dari Istana ke Dunia Sastra, SBY Siapkan Novel Perdana 'Diana Memang Manja'
Proses penulisan novel ini berlangsung di tengah berbagai kesibukan dan perjalanan SBY ke sejumlah negara.
Dwi Astarini - 56 menit lalu
Dari Istana ke Dunia Sastra, SBY Siapkan Novel Perdana 'Diana Memang Manja'
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
Paramount mengadaptasi novel Red Rising karya Pierce Brown menjadi film. Francis Lawrence, sutradara The Hunger Games, akan menggarap proyek ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
ShowBiz
'Crouch End' Karya Stephen King Diadaptasi Jadi Serial Horor 6 Episode di Prime Video
Crouch End karya Stephen King akan diangkat menjadi serial enam episode di Prime Video.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
'Crouch End' Karya Stephen King Diadaptasi Jadi Serial Horor 6 Episode di Prime Video
ShowBiz
'The Troop' Diadaptasi ke Layar Lebar, Novel Horor Nick Cutter Siap Teror Penonton
The Troop menghadirkan kisah horor tentang sekelompok anak laki-laki yang menjalani perjalanan berkemah.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 29 Agustus 2026
'The Troop' Diadaptasi ke Layar Lebar, Novel Horor Nick Cutter Siap Teror Penonton
ShowBiz
Tom Hanks Ambil Bagian di Film 'Theo of Golden', Novel Fenomenal Siap Diangkat ke Layar Lebar
Tom Hanks akan memainkan peran dalam film Theo of Golden. Novel fenomenal itu segera diangkat ke layar lebar.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Tom Hanks Ambil Bagian di Film 'Theo of Golden', Novel Fenomenal Siap Diangkat ke Layar Lebar
Indonesia
Pameran SBY Art Community 2026 Dibuka di TIM, Pramono Soroti Kolaborasi Indonesia-Jerman
Pramono Anung membuka Pameran SBY Art Community 2026 di TIM. Pameran Art for Peace and a Better Future mempertemukan seniman Indonesia dan Jerman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Pameran SBY Art Community 2026 Dibuka di TIM, Pramono Soroti Kolaborasi Indonesia-Jerman
Indonesia
Presiden Ke-6 SBY Dipastikan Tidak Ikut Upacara HUT RI di Istana, Ungkap Permintaan Maaf
SBY mengatakan hingga akhir Agustus 2026 dirinya masih berada di Rochester untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Mayo Clinic sebagai tindak lanjut setelah menjalani operasi prostat pada 2021.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Presiden Ke-6 SBY Dipastikan Tidak Ikut Upacara HUT RI di Istana, Ungkap Permintaan Maaf
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
Istana Pastikan SBY tak Hadiri Upacara HUT ke-81 RI
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu tengah menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Istana Pastikan SBY tak Hadiri Upacara HUT ke-81 RI
Bagikan