MERAHPUTIH.COM - SOLOIS muda ALYSSAZA kembali menghadirkan karya terbaru lewat single Aku yang Tak Berharga. Lagu ini telah tersedia di berbagai platform musik digital. Di usianya yang baru menginjak 21 tahun, penyanyi sekaligus penulis lagu ini membawa kisah emosional tentang proses menemukan kembali harga diri setelah terjebak dalam hubungan yang membuat seseorang terus merasa tidak pernah cukup.
Aku yang Tak Berharga berkisah tentang seseorang yang telah mencurahkan kasih sayang, waktu, hingga berbagai bentuk pengorbanan kepada orang yang dicintainya. Namun, semua itu justru dibalas dengan sikap dingin, pengabaian, bahkan perbandingan dengan orang lain. Secara perlahan, kondisi tersebut menggerus rasa percaya diri hingga membuat seseorang rela kehilangan jati dirinya demi memenuhi ekspektasi pasangan.
Melalui lagu ini, ALYSSAZA ingin menyampaikan tidak selamanya rasa tidak cukup berasal dari diri sendiri. “Lagu ini ingin menyadarkan bahwa ketika kita berada dekat dengan seseorang yang tidak mampu melihat usaha atau nilai dalam diri kita, masalahnya bukan selalu ada di kita,” ujarnya.
Inspirasi lagu ini berangkat dari pengalaman personal ALYSSAZA yang pernah berada dalam fase ketika ia berusaha menjadi sosok lain demi mendapatkan pengakuan dan kasih sayang seseorang. Pengalaman itu kemudian ia tuangkan melalui lirik, 'Pun sudah ku rias cantik wajah ini, arah pandanganmu tetap tak pernah betah di sini'.
Baca juga:
Dongker Gelar 'Melankolia di Kolong', Perdengarkan Lagu Baru Jelang Album Kedua
Penggalan tersebut menjadi gambaran tentang rasa kecewa ketika berbagai upaya untuk mendapatkan cinta justru tidak pernah mendapatkan apresiasi. Bagi ALYSSAZA, melelahkan ketika seseorang harus terus mengenakan peran yang bukan dirinya hanya demi bisa diterima oleh orang lain.
“Capek sekali ketika kita terus berpura-pura menjadi seseorang yang bahkan belum tentu kita sukai, hanya agar diterima. Lagu ini menggambarkan seseorang yang kecil hati dan frustrasi karena memiliki pasangan yang tidak tahu cara mencintai apa adanya, serta terus meminta lebih,” katanya.
Walaupun dituturkan melalui perspektif perempuan, pesan dalam Aku yang Tak Berharga tidak terbatas pada satu gender. ALYSSAZA berharap lagu ini dapat menjadi ruang bagi siapa pun yang pernah merasakan diabaikan, dibanding-bandingkan, atau perlahan kehilangan dirinya sendiri ketika menjalani sebuah hubungan.
Dalam pengerjaannya, ALYSSAZA kembali menggandeng tiga produser yang telah menjadi rekan kreatifnya, yakni Yafi Aria, Rico Andre, dan Trakast. Proses penggarapan musik bermula dari sesi workshop yang mempertemukan ALYSSAZA dengan Yafi Aria dan Rico Andre di Boyolali. Setelah melodi terbentuk, ALYSSAZA bersama Trakast kemudian melanjutkan proses tersebut dengan menyusun cerita melalui lirik.
Kolaborasi tersebut membuat proses kreatif Aku yang Tak Berharga berlangsung secara mengalir. “Kami saling melengkapi saat menulis lagu, jadi proses Aku yang Tak Berharga terasa sangat cepat dan natural. Aku bersyukur bisa bertemu mereka karena bersama mereka aku dapat terus membuat musik dan menyuarakan pengalaman-pengalaman yang mungkin terasa tidak adil,” tutur ALYSSAZA.
Melalui Aku yang Tak Berharga, ALYSSAZA tidak hanya mengisahkan hubungan yang perlahan mengikis kepercayaan diri, tetapi juga mengajak pendengarnya untuk berani memilih diri sendiri. Ketika sebuah hubungan tak lagi memberikan ruang untuk dihargai dan menjadi diri sendiri, melepaskannya dapat menjadi langkah awal untuk kembali belajar mencintai diri.(Far)
Baca juga:
TULUS Rilis Lagu Baru 'Teh Hijau', Hadirkan Nuansa Ceria dengan Makna Mendalam