Aksi Unik Pengiring PKB Saat Daftar ke KPU
Sejumlah kader PKB melakukan longmarch saat akan menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran peserta Pemilu 2019 di gedung KPU Pusat, Jakarta. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
MerahPutih.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjadi peserta Pemilu 2019, dengan diiringi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) dan barongsai.
"Alhamdulillah, PKB mendaftarkan diri sesuai dengan ketentuan PKPU 11/2017. Sengaja perjalanan kami dari DPP mengusung lambang Garuda Pancasila besar, dikawal paskibraka dan kaos kami bergambar Pancasila dan ada barongsai," kata Sekjen DPP PKB Abdul Kadir Karding di Gedung KPU Pusat, Jakarta, Senin (16/10).
Pasukan pengibar bendera memimpin barisan rombongan jajaran pengurus, kader serta simpatisan PKB yang hadir mengenakan kaos bergambar lambang Garuda Pancasila, dan mengenakan ikat kepala merah putih dan mengusung sebuah lambang Garuda Pancasila berukuran besar.
Karding mengatakan, dengan mengusung lambang Garuda Pancasila, PKB ingin mengingatkan seluruh elemen bangsa agar senantiasa mengedepankan demokrasi dalam mewujudkan kedaulatan rakyat.
Sejak tahun 1998, kata Karding, demokrasi di Indonesia terlalu didominasi demokrasi liberal yang jauh dari kepribadian bangsa Indonesia yang suka bergotong-royong, bermusyawarah, tidak menang-menangan, serta mementingkan nilai-nilai keakraban dalam menjalankan kehidupan.
Karding menekankan sebagai partai politik PKB sengaja mengusung simbol Pancasila, karena betul-betul ingin menunjukkan bahwa politik modern harus diikuti dengan penuh keakraban, dan nilai-nilai Pancasila, tanpa meninggalkan tradisi luhur bangsa.
Dalam pendaftaran ini PKB membawa 100 persen dokumen pengurus provinsi, 75 persen dokumen penguus kabupaten/kota, serta 50 perseb dokumen pengurus kecamatan. Kita juga sekaligus membawa 20 orang tim administrasi DPP untuk membantu KPU dalam verifikasi terhadap administrasi.
Pendaftaran dipimpin Karding didampingi oleh sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi PKB seperti Lukman Edy, Arzetty Bilbina, Krisna Mukti, Ida Fauziah, serta Daniel Johan. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
PKB Dukung Prabowo Gabung Board of Peace, Tegaskan Komitmen Bela Palestina
PKB Kenalkan Seluruh Pengurus Daerah ke Presiden Prabowo di Istana
DPR Desak Reformasi Pasar Saham, Free Float 15 Persen Jadi Kunci Jaga Kepercayaan Investor
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
PKB Tolak Reposisi Polri ke Kementerian: Ini Langkah Mundur Reformasi
Legislator PKB: Gaji Guru Honorer Tak Manusiawi, Negara Lakukan Pelanggaran HAM
Tunjangan Hakim Naik Mulai 2026, PKB: Saatnya Bersihkan Mafia Peradilan
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Saat Retret Kabinet, Prabowo Berkelakar PKB dan Cak Imin Harus Diawasi