Akhiri Dominasi SMAN 70, Jubilee Menang Dramatis Lewat Overtime di Final DLB Putri Jakarta
Tim putri SMAN 70 Jakarta (putih) bertemu SMA Jubilee Jakarta (merah), dalam babak final DBL Jakarta 2025, di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Jumat (21/11/2025). ANTARA/Donny Aditra
MerahPutih.com - Sejarah baru tercipta di Final Putri DBL Jakarta 2025. SMA Jubilee berhasil meraih gelar juara setelah menundukkan juara bertahan SMAN 70 Jakarta (Bulungan) dengan skor ketat 36-32 di Indonesia Arena, Senayan, Jumat malam (21/11).
Kemenangan ini sekaligus mematahkan rekor juara beruntun SMAN 70 yang bertahan selama beberapa tahun terakhir. Guard Jubilee, Tasya Kusuma Dewi, tampil sebagai bintang lapangan dengan torehan 10 poin. Duetnya bersama Ariqa Shafa Chayyara membuat SMAN 70 kesulitan mengejar ketertinggalan.
Menang Dramatis Lewat Overtime
Pertandingan berlangsung sengit sejak kuarter pertama yang disaksikan sekitar 14 ribu penonton. SMAN 70 sempat unggul 8-6 di babak pertama lewat komando Adinda Lubna Azizah. Namun Jubilee bangkit di kuarter kedua, menutup paruh waktu dengan skor 17-19 berkat tembakan tiga angka Billie Eve Pandora di detik terakhir.
Baca juga:
Memasuki kuarter ketiga, skor imbang 23-23 membuat laga semakin menegangkan. Kuarter keempat berakhir 29-29 sehingga pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, atau overtime.
Akhirnya, SMA Jubilee memastikan kemenangan Final DLB Putri Jakarta dengan memanfaatkan turnover dan foul lawan, serta tembakan tiga angka yang efektif di menit akhir masa overtime.
Haru di Lapangan
Pelatih Jubilee, Christian Andi Hermawan, tak kuasa menahan haru setelah timnya memastikan gelar juara. “Saya memuji permainan mereka yang pantang menyerah, mereka berhasil membuat peluang menjadi poin,” ujarnya.
Christian menilai konsistensi dan mental pantang menyerah menjadi kunci kemenangan. “Saya meminta mereka bisa memberikan yang terbaik di lapangan sampai detik terakhir. Kami pun bisa memanfaatkan kelengahan lawan dengan baik,” katanya.
Baca juga:
Sementara itu, Tasya menegaskan kemenangan tim tak lepas dari rasa saling percaya. “Kami sama-sama saling menyemangati satu sama lain. Kami optimis bisa menang, yang penting percaya diri dan bermain disiplin,” tutur Tasya. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
PSI Kritik Rencana Proyek Monorel Ragunan-Setu Babakan Jakarta
Aksi Tawuran Dengan Bawa Parang Digagalkan Polisi, 7 Pemuda Diamanankan
Begini Rencana Anggaran Rp 100 Miliar Buat Bongkar Tiang Monorel di Jakarta
Pemprov DKI Jakarta Bangun Kembali JPO Sarinah Dilengkapi Lift untuk Lansia dan Disabilitas
Pemprov DKI Jakarta Beberkan Skema Pembongkaran Tiang Monorel di Kuningan
TPS Rusunawa PIK 2 Ditutup untuk RTH, Penghuni Buang Sampah Harus ke Rawa Terate
Siswa SMK Negeri 1 Jakarta Santap Makan Bergizi Gratis (MBG) Perdana Tahun 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Begini Pengaturan Lalu Lintas Saat Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Jakarta
IBL 2026 Resmi Dimulai, Dewa United vs Pelita Jaya Jadi Laga Pembuka