Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 04 Desember 2015
Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis

Petugas menghitung uang dolar AS di Kantor Cabang BNI Melawai, Jakarta, Selasa (15/9). (Foto Antara/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Mata uang rupiah diperdagangkan menguat tipis pada pagi hari ini. Rupiah dibuka di level Rp13.835 per dollar Amerika Serikat (AS), menguat dibandingkan kemarin di Rp13.845 per dollar AS. 

Mengutip Bloomberg, Jumat (4/12) pagi, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah 5,7 poin atau sekira 0,04 persen ke Rp13.839 per dollar AS.    

Laju rupiah diperkirakan berada di rentang Rp13.829-Rp13.859 per dollar AS. Keuntungan harian atau year to date return berada di 11,72 persen. 

Sementara data Yahoo Finance menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS Rp13.835 per dollar AS. Rupiah menguat tajam 196 poin atau sekira 1,44 persen. 

Analis Samuel Sekuritas, Rangga Cipta menyebutkan jatuhnya dolar index bisa memberikan sentimen positif kepada rupiah setelah mata uang Garuda tertekan kemarin sore akibat sentimen global sore nanti.

"Tetapi jika hal itu hanya akibat ECB yang tidak memberikan likuiditas sehingga mendorong imbal hasil global dan SUN naik serta memicu aksi jual di IHSG menyusul anjloknya S&P 500, rupiah bisa ikut tertekan di perdagangan hari ini," jelasnya. "Namun, Paket Kebijakan Ekonomi VII yang akan diumumkan pemerintah sore nanti bisa membawa respon pasar ke posisi netral,"  

BACA JUGA:

  1. Diskon 30 Persen Tarif Listrik bagi Industri Tak Membantu
  2. Firmanzah: Siapapun Dirjen Pajaknya, Target Takkan Tercapai
  3. Inflasi Akhir Tahun Diprediksi Sulit Capai 4 Persen
  4. Mengenal Sosok Plt Dirjen Pajak Ken Dwijugiastiadi
  5. Gagal Capai Target, Sigit Mundur dari Dirjen Pajak

 

  

 

#Paket Kebijakan Ekonomi Jilid VII #Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS #Rupiah Menguat
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah dan IHSG Terseok, Sentimen Dalam Negeri dan Duit Asing Rp 67 Triliun Keluar Jadi Pemicu
Investor asing kembali membukukan penjualan bersih (net sell) sekitar Rp 864 miliar pada perdagangan hari ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Terseok, Sentimen Dalam Negeri dan Duit Asing Rp 67 Triliun Keluar Jadi Pemicu
Indonesia
Rupiah Makin Melemah, Sudah Tembus Rp 18.015 per Dolar AS di Kamis (4/6) Pagi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap meningkatkan koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menstabilkan kembali kurs atau nilai tukar rupiah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Makin Melemah, Sudah Tembus Rp 18.015 per Dolar AS di Kamis (4/6) Pagi
Indonesia
Menkeu Purbaya Pede Akhir Bulan Ini Rupiah Kembali Menguat
Pada Kamis (4/6) pagi, nilai tukar rupiah mendekati Rp 18 ribu per Dollar.
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Menkeu Purbaya Pede Akhir Bulan Ini Rupiah Kembali Menguat
Indonesia
Kebijakan Devisa Hasil Ekspor SDA Diyakini Jadi Penyelamat Rupiah
Dengan meningkatnya pasokan devisa, likuiditas valuta asing di pasar domestik akan makin kuat sehingga mampu mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Kebijakan Devisa Hasil Ekspor SDA Diyakini Jadi Penyelamat Rupiah
Indonesia
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai tren pelemahan rupiah belakangan ini bukan sekadar faktor musiman.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Indonesia
Rupiah Makin Mendekati Rp 18.000 Per Dolar AS
Rupiah bakal bergerak fluktuatif di rentang Rp 17.840 - Rp 17.900.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Makin Mendekati Rp 18.000 Per Dolar AS
Indonesia
Tekanan Terhadap Rupiah Terus Berlanjut, Per Dolar Bisa Capai Rp 17.800
Rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan masih berada dalam tekanan di kisaran Rp 17.750 - Rp 17.800 per dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Tekanan Terhadap Rupiah Terus Berlanjut, Per Dolar Bisa Capai Rp 17.800
Indonesia
Mata Uang Negara Tetangga Menguat, Ini Alasan Rupiah Terseok-Seok
Mata uang seperti Ringgit Malaysia, Euro, Swiss Franc, hingga beberapa mata uang negara berbasis komoditas dan emerging markets justru menunjukkan penguatan terhadap dolar AS
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Mata Uang Negara Tetangga Menguat, Ini Alasan Rupiah Terseok-Seok
Indonesia
Kemenkeu Klaim Indonesia Masih Jauh Dari Tanda-Tanda Krisis, Investor Asing Masih Percaya
Krisis seperti pada 1997-1998 terjadi ketika banyak perusahaan menarik pinjaman luar negeri dalam jumlah besar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Kemenkeu Klaim Indonesia Masih Jauh Dari Tanda-Tanda Krisis, Investor Asing Masih Percaya
Indonesia
Kedelai Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe Perkecil Ukuran
bagi perajin di usaha Tahu Nunggal Roso, fluktuasi harga kedelai di angka Rp 10.800 hingga Rp 11.000 per kilogram saat ini memberikan tekanan yang cukup signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Kedelai Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe Perkecil Ukuran
Bagikan