MerahPutih, Keuangan-Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan perdagangan di pasar spot akhir pekan. Rupiah masih tak berdaya menghadapi tekanan dollar AS.
Mengutip data Bloomberg, Jumat (11/9) sore pada pukul 18:00 wib ditutup melemah 10,5 poin atau setara 0,07 persen. Rupiah ditutup pada posisi Rp14.322 per dollar AS.
Berdasarkan Yahoo Finance, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada di level Rp14.225 per dollar AS sementara menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (JISDOR), rupiah berada di posisi Rp14.306 per dollar AS.
Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 17,20 poin menyusul berkurangnya tekanan jual termasuk pada saham-saham unggulan.
IHSG BEI ditutup menguat 17,20 poin atau 0,40 persen menjadi 4.360,46. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 4,86 poin (0,67 persen) menjadi 736,36.
"Sebagian pelaku pasar mulai melakukan aksi beli secara bertahap, itu terlihat dari tekanan jual pada saham-saham yang menjadi penggerak IHSG BEI seperti sektor perbankan bergerak naik. Aksi lepas pelaku pasar asing juga cenderung mulai berkurang," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada sebagaimana disitat Antara.
Menurut dia, beberapa saham yang sudah masuk dalam area jenuh jual mendorong sebagian pelaku pasar mulai kembali mengambil posisi beli. Kendati demikian, penguatan IHSG BEI masih terbatas karena sebagian investor memilih menunggu terkait kemungkinan the Fed menaikkan suku bunga. (Luh)
Baca Juga:
Rupiah Anjlok, Pedagang Batu Akik Tiarap
Sempat Menguat, Rupiah Kembali Melemah
Komisi IX: Rupiah Bisa Tembus Rp18.000 per Dollar