MerahPutih Nasional- Setelah tiba di Jakarta, Presiden Jokowi langsung meluncur ke kantor Basarnas, Jl. Angkasa Blok 15 No 2-3, Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk mengadakan rapat tertutup terkait peristiwa hilang dan belum ditemukannya pesawat AirAsia QZ8501.
Jokowi yang tampak menggunakan kemeja putih dan celana hitam serta didampingi Kepala Basarnas, Sulistyo, mengatakan bahwa dirinya terkejut dan gelisah saat dirinya mendengar kabar peristiwa hilang kontaknya pesawat berpenumpang 155 orang lebih itu. Saat mendengar peristiwa tentang hilangnya pesawat AirAsia itu, Jokowi mengaku berada di Wamina, Papua.
"Petang hari ini saya baru turun dari pesawat dari perjalanan saya dari papua. Saya langsung turun ke Basarnas. Pada saat mendapat kabar tentang hilangnya kontak antara pengawas dan pesawat AirAsia, posisi saya berada di wamena, papua tengah," kata Jokowi saat konferensi pers di kantor Basarnas, Senin (29/12).
Dalam kesempatan itu, mantan Gubernur DKI, Jakarta ini mengaku sudah sudah memerintahkan Wakil Presiden, Muhammad Jusuf Kalla untuk memimpin langsung pencarian pesawat AirAsia jurusan Surabaya-Singapura tersebut. Selain JK, Jokowi juga memerintahkan Kepala Basarnas, TNI, Polri, Maskapai dan Kementerian terkait, termasuk juga masyarakat untuk ikut andil dalam pencarian peswat tersebut.
"Namun, hingga saat ini kita harus menginformasikan apa adanya, belum memperoleh kejelasan informasi tentang pesawat. Mari bersama-sama mendukung pencarian ini dan kita harapkan secepat-cepatnya berhasil dalam pencarian," katanya. (MP/Hur)