Air Zam-Zam Hingga Kurma di Tanah Abang Mulai Diburu Untuk Oleh-Oleh Haji

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 15 Juli 2019
Air Zam-Zam Hingga Kurma di Tanah Abang Mulai Diburu Untuk Oleh-Oleh Haji

Pedagang menanti pembeli di sentra oleh-oleh haji Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/7) (Antara/Aditya Pradana Putra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pedagang oleh-oleh haji di Pasar Tanah Abang mulai kebanjiran pesanan. Meski Idul Adha baru akan dirayakan 11 Agustus mendatang, lonjakan pembeli sudah terjadi.

Salah seorang pedagang, Diki Saputra mengakui jenis oleh-oleh haji yang penjualannya mulai meningkat yakni air zam-zam dalam kemasan, buah kurma, kacang arab, hingga aksesoris seperti sajadah dan untaian tasbih. "Yang paling favorit adalah air zam-zam dan kurma," ujar Diki di Jakarta, Senin (15/7).

Baca Juga: Air Zamzam di Tanah Abang

Peningkatan itu berkisar hingga 20 persen. Namun, angkat itu relatif lebih sepi daripada 5 tahun yang lalu. Pengakuannya, 5 tahun lalu, jika dibandingkan saat ini, penjualan oleh-oleh haji mengalami penurunan sekitar 50 persen.

"Kondisi tersebut salah satunya dipicu oleh makin banyaknya pembeli yang beralih dengan membeli melalui toko daring," jelas Diki.

Kurma memiliki banyak manfaatnya (Sumber: Pixabay/rawpixel)
Ilustrasi Kurma (Sumber: Pixabay/rawpixel)

Pedagang lainnya, Nur Hadi, menegaskan biasanya peningkatan penjualan oleh-oleh haji mulai melonjak mulai 2 pekan sebelum Idul Adha. "Pada masa puncak peningkatan penjualan tersebut saya bisa meraih omzet lebih dari empat kali lipat," kata Nur yang telah berjualan sekitar 10 tahun di sentra oleh-oleh haji Tanah Abang itu.

Baca Juga: Fakta Menarik Pasar Tanah Abang, Peninggalan Belanda yang Masih Bertahan

Senada dengan Nur Hadi, pedagang sajadah di Tanah Abang, Badong mengatakan bahwa saat memasuki masa puncak penjualan oleh-oleh haji biasanya mengalami lonjakan penjualan hingga lima kali lipat.

"Pada hari biasa saya rata-rata menjual 1 kodi sajadah (setara 10 buah), pada musim puncak penjualan oleh-oleh haji saya biasanya menjual hingga 5 kodi," beber Badong dikutip Antara.

Sementara, pedagang oleh-oleh haji Lee Marboen mengatakan bahwa kemudahan membeli secara daring (online) dengan tanpa mendatangi toko menjadi salah satu menarik minat para pembeli beralih dari toko konvensional. "Apalagi, kondisi lalu lintas di jalan raya sekitar Tanah Abang sering macet," kata Lee. (*)

Baca Juga: Musim Haji, Kemenhub Cek Kelaikan Pesawat Calon Jemaah Haji

#Ibadah Haji #Oleh-oleh #Tanah Abang #Idul Adha
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Berlanjut, 79 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Pemulangan jemaah Haji 2026 kini masih berlanjut. Sebanyak 79 ribu orang sudah meninggalkan Arab Saudi.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Berlanjut, 79 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Indonesia
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Capai 66.137 Orang, 168 Kloter Sudah Diberangkatkan dari Arab Saudi
Kemenhaj melaporkan pemulangan jemaah haji Indonesia 2026. Sebanyak 168 kloter dengan total 66.137 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Capai 66.137 Orang, 168 Kloter Sudah Diberangkatkan dari Arab Saudi
Indonesia
Wamenhaj: Tata Kelola Haji Harus Transparan agar Praktik Kartel Tak Terulang
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan reformasi tata kelola haji harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah praktik kartel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Wamenhaj: Tata Kelola Haji Harus Transparan agar Praktik Kartel Tak Terulang
Indonesia
Penipuan Badal Haji Fiktif Rp 306 Juta Terbongkar, Korbannya Jamaah dari Merauke
: Kemenhaj RI menertibkan praktik pelanggaran haji, termasuk penipuan badal haji fiktif, penggelapan dana kurban Rp306,8 juta, serta penyusupan jemaah non-prosedural.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Penipuan Badal Haji Fiktif Rp 306 Juta Terbongkar, Korbannya Jamaah dari Merauke
Indonesia
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Lakukan Penipuan Badal Haji dan Dam, Kerugian Rp 1,4 Miliar
Praktik tersebut merugikan anggota jemaah. Kasus ini terungkap setelah adanya pengaduan dari anggota jamaah yang tidak menerima tanda terima resmi atau receipt dari Adahi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Lakukan Penipuan Badal Haji dan Dam, Kerugian Rp 1,4 Miliar
Indonesia
47 Ribu Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air, Menhaj Soroti Evaluasi Layanan
Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyebut 47.012 jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Proses pemulangan masih berlangsung hingga awal Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
47 Ribu Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air, Menhaj Soroti Evaluasi Layanan
Indonesia
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Selain berdampak sosial, pelaksanaan kurban tahun ini juga memiliki nilai ekonomi yang sangat besar.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Indonesia
15.086 Jemaah dan Petugas Haji Telah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Pantau Paspor Jemaah
Seluruh jemaah haji Indonesia yang akan kembali ke Tanah Air untuk menjaga paspor dengan sebaik-baiknya selama fase kepulangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
15.086 Jemaah dan Petugas Haji Telah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Pantau Paspor Jemaah
Indonesia
Penerbangan Kepulangan Jemaah Haji Alami Keterlambatan, Garuda Indonesia Meminta Maaf
Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para jamaah, serta turut menyampaikan terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan kerja sama seluruh jemaah
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Penerbangan Kepulangan Jemaah Haji Alami Keterlambatan, Garuda Indonesia Meminta Maaf
Indonesia
Menhaj Buka Peluang Produk Pangan RI Masuk Rantai Pasok Katering Haji Arab Saudi
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf membuka peluang produk pangan Indonesia masuk rantai pasok katering haji di Arab Saudi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Menhaj Buka Peluang Produk Pangan RI Masuk Rantai Pasok Katering Haji Arab Saudi
Bagikan