AI Claude Bisa Baca Buku Novel dalam Semenit
AI Anthropic hanya butuh 22 detik untuk baca buku novel. (Foto: Unsplash/Andrea De Santis)
PESAING OpenAI, Anthropic kini memiliki chatbot mereka sendiri untuk menghadapi para kompetitor kelas berat seperti ChatGPT dan Google Bard. Chatbot Anthropic yang diberi nama Claude itu baru saja menerima peningkatan besar untuk memberinya keunggulan dalam bersaing.
Peningkatan itu yakni dalam hal memori, yang merupakan salah satu batasan utama sebagian besar chatbot. Batasan itu, meski sangat besar, bukan salah satu yang menjadi topik utama saat popularitas chatbot AI mulai meledak awal tahun ini.
Padahal, memori sangat penting bagi sebuah chatbot AI sebagai 'jendela konteks' AI. Memiliki kapasitas memori yang besar artinya memungkinkan chatbot untuk dapat menangani lebih banyak informasi dalam satu interaksi sebelum mulai 'melupakan' informasi sebelumnya.
Baca juga:
Chatbot AI Snapchat Kini Tersedia Gratis secara Global
Techradar mengatakan datanya (jumlah kemampuan pemrosesan kata dan informasi) memang tidak diukur secara detail dalam kata-kata. Namun ChatGPT saat ini dapat menangani sekitar 3.000 kata dalam satu percakapan dengan pengguna sebelum ia mulai kehilangan jejak atas percakapan sebelumnya.
Bagi kamu yang berlangganan ChatGPT Plus, mungkin cukup beruntung untuk dapat mengakses model lengkap dari GPT-4 yang baru dirilis. Teknologi GPT-4 dapat melacak sekitar tiga hingga empat kali dari yang bisa dilakukan GPT-3, yang bisa diakses bebas dan gratis saat ini.
Namun, meski GPT-4 bisa melacak hingga 12.000 kata, Claude bisa berkali-kali lipat lebih banyak dari itu. AI tersebut dapat memproses sekitar 75.000 kata dalam satu interaksi. Anthropic bahkan mengklaim AI mereka itu dapat memproses seluruh novel dengan kecepatan luar biasa.
Baca juga:
Chatbot AI Google Bard Kini Bisa Lakukan Coding
Contohnya, perusahaan itu pernah menguji Claude untuk membaca novel The Great Gatsby dua kali, dengan salah satu kalimat diedit. Hasilnya, Claude dapat menemukan perbedaan antara keduanya hanya dalam waktu 22 detik saja.
Artinya, AI itu bisa membaca seluruh novel dalam waktu kurang dari semenit untuk menemukan di mana letak perbedaannya. Jelas, ini adalah langkah maju yang besar dalam pengembangan AI. Paling tidak, manusia saja membutuhkan setidaknya lima jam untuk membaca satu novel The Great Gatsby secara penuh.
Dengan kemampuan seperti itu, Claude bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk chatbot AI ketimbang ChatGPT. Selain itu, memori adalah masalah tak terucapkan yang dimiliki banyak chatbot AI saat ini. Itu mengapa Microsoft Bing AI membatasi respons chatbot mereka agar AI tidak berperilaku aneh. (waf)
Baca juga:
Vutura Luncurkan Platform Chatbot Berteknologi AI, Cocok Bagi Pebisnis
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
OPPO Find X9s Siapkan Inovasi Gila, Ada 2 Kamera 200MP dalam 1 HP!
Desain Samsung Galaxy A57 Terungkap di TENAA, Lebih Ramping dengan Kamera Baru
OPPO Find N6 Kantongi Sejumlah Sertifikasi, Peluncuran Global Makin Dekat
POCO X8 Pro Iron Man Edition Muncul di NBTC Thailand, Peluncuran Semakin Dekat
Samsung Galaxy S26 Disebut tak Lagi Punya Memori 128GB, Bocoran Retailer Ungkap Detailnya
OPPO Reno15 Series Resmi Meluncur, Hadirkan Pengalaman Kreatif Reno Land di M Bloc
Bocoran OPPO Find X10, Digadang-gadang Bakal Bawa Kamera Telefoto Periskop 200MP
Tampilan OPPO Find X9 Ultra Terungkap, Andalkan Kamera Super 200MP
Kamera OPPO Reno 15 Pro Max Jadi Andalan, Pakai Sensor 200 MP dan Ultra-wide 50 MP
Samsung Galaxy S26 Plus Muncul di Geekbench, Gunakan Chip Exynos 2600