AI Bantu Temukan Antibiotik Baru Pembasmi Superbug

P Suryo RP Suryo R - Senin, 29 Mei 2023
AI Bantu Temukan Antibiotik Baru Pembasmi Superbug

AI memiliki kekuatan untuk mempercepat penemuan obat baru secara besar-besaran. (freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELAKANGAN ini dunia kesehatan dipusingkan oleh superbug, bakteri yang menjadi sulit dibasmi dengan antibiotik yang ada. Kini, para ilmuwan telah menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk menemukan antibiotik baru yang dapat membunuh spesies superbug yang mematikan.

AI membantu mempersempit ribuan bahan kimia potensial menjadi hanya beberapa saja yang dapat diuji di laboratorium. Hasilnya adalah antibiotik eksperimental yang ampuh yang disebut abaucin. Penemuan ini memerlukan pengujian lebih lanjut sebelum digunakan.

Baca Juga:

Penemuan Teknologi OI Diperkirakan akan Kalahkan Kecerdasan AI

ai
Lebih dari satu juta orang per tahun diperkirakan meninggal akibat infeksi yang menolak pengobatan dengan antibiotik. (Unsplash/Roberto Sorin)

Penemuan antibiotik itu merupakan contoh terbaru bagaimana alat kecerdasan buatan dapat menjadi kekuatan revolusioner dalam sains dan kedokteran. Para peneliti di Kanada dan AS mengatakan AI memiliki kekuatan untuk mempercepat penemuan obat baru secara besar-besaran.

Lebih dari satu juta orang per tahun diperkirakan meninggal akibat infeksi yang menolak pengobatan dengan antibiotik. Assistant Professor, Biochemistry & Biomedical Sciences Dr Jonathan Stokes dari Universitas McMaster, Inggris, menggambarkan superbug itu sebagai musuh publik nomor satu karena sangat umum untuk menemukan kasus di mana mereka kebal terhadap hampir setiap antibiotik.

Namun, dalam penelitian tersebut, para peneliti fokus pada salah satu spesies bakteri yang paling bermasalah, Acinetobacter baumannii yang dapat menginfeksi luka dan menyebabkan pneumonia. Spesies ini adalah salah satu dari tiga superbug yang diidentifikasi oleh World Health Organization (WHO) sebagai ancaman.

Baca Juga:

Kenalan dengan Girl Grup Korea yang Membernya Artificial Intelligence

ai
Langkah selanjutnya adalah menyempurnakan obat di laboratorium kemudian melakukan uji klinis. (Pexels/Chokniti Khongchum)

Melatih kecerdasan buatan


Untuk menemukan antibiotik baru, pertama-tama para peneliti harus melatih AI. Mereka mengambil ribuan obat di mana struktur kimia yang tepat diketahui, dan mengujinya secara manual pada Acinetobacter baumannii untuk melihat mana yang dapat memperlambat atau membunuhnya.

Informasi ini dimasukkan ke dalam AI sehingga dapat mempelajari ciri-ciri kimia obat yang dapat menyerang bakteri bermasalah.

AI kemudian dilepaskan pada daftar 6.680 senyawa yang keefektifannya tidak diketahui. Hasilnya - dipublikasikan di Nature Chemical Biology - menunjukkan AI membutuhkan waktu satu setengah jam untuk menghasilkan daftar pendek.

Para peneliti menguji 240 di laboratorium, dan menemukan sembilan antibiotik potensial. Salah satunya adalah abaucin antibiotik yang sangat manjur.

Eksperimen laboratorium menunjukkan itu bisa mengobati luka yang terinfeksi pada tikus dan mampu membunuh sampel A. baumannii dari pasien.

"AI meningkatkan kecepatan, dan di dunia yang sempurna menurunkan biaya, yang dengannya kita dapat menemukan kelas antibiotik baru yang sangat kita butuhkan," kata Stokes seperti diberitakan BBC (26/5).

Langkah selanjutnya adalah menyempurnakan obat di laboratorium kemudian melakukan uji klinis. Antibiotik AI pertama bisa memakan waktu hingga 2030 sampai tersedia untuk diresepkan. (aru)

Baca Juga:

AI Tingkatkan Potensi Penipuan

#Kesehatan #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Tekno
iPhone 18 Pro Max Tembus Skor 3,55 Juta di AnTuTu, Chip A20 Pro Unjuk Gigi!
iPhone 18 Pro Max mencetak skor tinggi di AnTuTu. HP tersebut meraih skor 3,55 juta di platform tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
iPhone 18 Pro Max Tembus Skor 3,55 Juta di AnTuTu, Chip A20 Pro Unjuk Gigi!
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi NCC, Isyaratkan Jadwal Peluncuran Global Lebih Cepat
Xiaomi 18 kini muncul di database NCC. HP tersebut kabarnya dijadwalkan meluncur lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi NCC, Isyaratkan Jadwal Peluncuran Global Lebih Cepat
Tekno
OPPO Find X10 Dipastikan Bawa 2 Kamera 200MP dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
OPPO Find X10 dipastikan membawa dua kamera 200MP. Lalu, ada baterai jumbo 8.000mAh yang jadi andalan.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
OPPO Find X10 Dipastikan Bawa 2 Kamera 200MP dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Tekno
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi hingga Harganya
iPhone 18 Pro dan Pro Max resmi meluncur. Kedua HP ini membawa banyak perubahan dibanding generasi sebelumnya.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi hingga Harganya
Indonesia
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus Wapres adalah Eaglesense, sebuah teknologi yang berpotensi dikembangkan sebagai instrumen pemantauan lingkungan, termasuk untuk mendeteksi perubahan kualitas udara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Tekno
Robot Humanoid Kini Bisa Dibeli Langsung di Indonesia, Tokonya di Jakarta Pusat!
Perusahaan robotika Chery, AiMOGA, resmi membuka Experience Store pertamanya di Agora Mall, Jakarta Pusat. Intip kecanggihan robot Mornine dan Argos di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Robot Humanoid Kini Bisa Dibeli Langsung di Indonesia, Tokonya di Jakarta Pusat!
Tekno
iPhone Duo Segera Hadir? Bocoran Harga dan Spesifikasinya Terungkap
iPhone Duo segera meluncur. Kini, bocoran harga dan spesifikasinya sudah terungkap. Harganya mencapai Rp 34 jutaan.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
iPhone Duo Segera Hadir? Bocoran Harga dan Spesifikasinya Terungkap
Bagikan