Ahok Tak Gentar Hadapi Yusril dan Adhyaksa di Pilgub DKI 2017

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 16 Maret 2016
Ahok Tak Gentar Hadapi Yusril dan Adhyaksa di Pilgub DKI 2017

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Balai Kota, Jakarta, Kamis (17/12). (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok banyak disebut punya peluang paling besar terpilih kembali sebagai gubernur pada Pilgub DKI 2017.

Ahok sudah menyatakan diri maju kembali pada pemilihan yang kedua kalinya meski tanpa partai. Dukungan dan penolakan terhadap Ahok bermunculan. Pendukung Ahok, Sahabat Ahok, siap menggalang dana untuk Ahok.

Beberapa nama muncul untuk melawan Ahok. Sebut saja dua mantan menteri, mantan menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra dan mantan Menpora Adhyaksa Dault. Selain dua nama itu, ada pengusaha Sandiaga Uno, hingga musisi kawakan Ahmad Dhani.

"Tiak ada yang ditakuti," kata Ahok saat mendapat pertanyaan Najwa Shihab dalam "Mata Najwa", Rabu (16/3) malam.

Ahok secara tegas mengatakan ia tidak takut melawan mereka semua. Ia mengatakan bahwa semua berpeluang untuk mengalahkannya. Itu dikatakannya saat ditanya, apakah semua berpeluang untuk mengalahkan Ahok?

Ahok seakan mengatakan bahwa ia yang akan menang melawan "musuh-musuh" di Pilgub DKI 2017. "Semua berpeluang mengalahkan saya," kata Ahok.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti yang hadir dalam acara tersebut berpendapat, pernyataan Ahok "tidak takut terhadap lawan-lawannya" itu memang benar. Ahok, menurutnya, mengatakan sebenarnya karena ia memang tidak takut. "Kalau melihat gaya dia, memang tidak ada yang ditakuti," kata Ikrar.


BACA JUGA:

  1. Jawab Foto Palsu, Al Mention Ahok di Twitter
  2. Tanggapan Ratna Sarumpaet atas Kampanye "Saya Muslim, Saya Dukung Ahok"
  3. Tak Benar Bakal "Dikeroyok", Hanya Gerindra yang Serang Ahok
  4. Keuntungan Ahok Jika Maju Sebagai Calon Partai
  5. Keputusan Ahok Maju Lewat Jalur Independen Belum Final

 

#Yusril Ihza Mahendra #Adhyaksa Dault #Pilgub DKI 2017 #Gubernur Ahok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Pemerintah resmi melarang konser penyanyi gospel AS Israel Houghton pada 24 Oktober 2026 di Jakarta demi keamanan dan menolak motif politik pro-Israel.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Ombudsman Temukan Sel Mewah di Lapas Cibinong, Yusril: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Menko Yusril tegaskan sanksi berat bagi oknum terkait dugaan sel mewah Lapas Cibinong temuan Ombudsman. "Jangan ada dusta!" Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Ombudsman Temukan Sel Mewah di Lapas Cibinong, Yusril: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Indonesia
Menko Yusril Persilakan Media Liput Lapas Cibinong Buktikan Sendiri Tuduhan Sel Napi Sultan
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan media buktikan temuan Ombudsman soal sel mewah berfasilitas apartemen di Lapas Cibinong. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Menko Yusril Persilakan Media Liput Lapas Cibinong Buktikan Sendiri Tuduhan Sel Napi Sultan
Indonesia
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan KPK periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Indonesia
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Pemerintah menelusuri pihak yang merekrut 8 WNI yang diduga awalnya ditawari pekerjaan sebelum diarahkan mengikuti dinas militer Rusia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Indonesia
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Kasus 8 WNI yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia mendapat perhatian pemerintah. Yusril meminta masyarakat waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Indonesia
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra angkat bicara soal kericuhan Pejompongan pasca demo 27 Agustus. Warga diminta tenang dan tak termakan hoaks selagi Polda Metro Jaya usut tuntas kasus ini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Indonesia
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Yusril Ihza Mahendra berharap situasi Aceh tetap kondusif setelah kericuhan dalam rangkaian peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Indonesia
Yusril Ihza Mahendra Sebut Kasus Penghinaan Presiden Resmi Jadi Delik Aduan Murni Tanpa Perantara
Konstruksi KUHP Nasional menetapkan tindak pidana penyerangan kehormatan atau harkat dan martabat presiden serta wakil presiden sebagai delik aduan murni
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Yusril Ihza Mahendra Sebut Kasus Penghinaan Presiden Resmi Jadi Delik Aduan Murni Tanpa Perantara
Bagikan