Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Agar Koneksi Fesyen Indonesia Perancis Tetap Harmonis

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Kamis, 31 Agustus 2023
Agar Koneksi Fesyen Indonesia Perancis Tetap Harmonis

Director of Premiere Classe Paris Trade Show Sylvie Pourrat menjelaskan hubungan fesyen Indonesia-Perancis. (MP/Ronggo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JENAMA mode asal Indonesia tak lagi canggung tampil di jantung fesyen dunia. Mereka telah menjejaki panggung Pekan Mode Paris 2022. Meski begitu, keterhubungan antara ekosistem feysen di Indonesia dan Perancis tak bisa hanya sekali tampil di runway.

Keterlibatan para desainer Indonesia untuk menembus pasar global, menurut Director of Premiere Classe Paris Trade Show Sylvie Pourrat pada lokakarya bertajuk ”Gambaran Industri Mode Setelah Pandemi dan Potensi Indonesia di Mata Pelaku Internasional”, harus dilakukan dengan konsisten, ulet, dan tekun.

Baca juga:

Lakon Store Gambarkan Jakarta Melalui Koleksinya di JF3

”Tidak hanya Paris. Paris itu hanya platform. Kuncinya adalah sabar dan enggak bisa sekali coba langsung masuk, atau hanya sekali saja ikut trade show. Jika sudah sekali berhasil ikut, selanjutnya perlu mempersiapkan lagi untuk tembus karena ini jadi tolok ukur dan memperoleh kepercayaan para buyer,” kata Sylvie pada acara dalam rangkaian program PINTU Incubatordi Auditorium Institut Français d’Indonesie (IFI).

Pintu
Desainer Indonesia harus punya kekhasan di tengah persaingan ketat di pasar global. (MP/Ronggo)

PINTU Incubator merupakan kolaborasi JF3, LAKON Indonesia, dan Kedutaan Besar Perancis melalui IFI dengan program inkubasi bagi pelaku mode Indonesia untuk dapat berkembang, bahkan menembus pasar internasional.

Pada gelaran tahun kedua di 2023, terdapat empat jenama ambil bagian ke Paris Trade Show-Premiere Classe pada Maret 2023, antara lain Apa Kabar, Parapohon, Tenun Imam, dan Tenun Lurik Rachmad.

Di tengah kondisi pasar fesyen Eropa sedang lesu, menurut Direktur Penjualan dari Printemps Haussmann Julie Charvy, desainer Indonesia harus memiliki kekhasan sangat kuat karena harus bersaing ketat dengan banyak desainer bahkan jenama tersohor.

Pintu
Fesyen keberlanjutan harus bisa menjadi isu di kalangan desainer Indonesia. (MP/Ronggo)

”Baju ada banyak. Yang punya cerita dan punya pesan tidak banyak. Jika mau dilirik, harus menawarkan sesuatu yang berbeda. Cari orisinalitas dari produkmu,” kata Direktur Penjualan dari Printemps Haussmann Julie Charvy.

Baca juga:

Karya Desainer Cita Tenun Indonesia di JF3 2022

Selain itu, desainer Indonesia juga harus mengikuti isu global di dunia fesyen. Kesadaran terhadap sustainability fesyen mulai menjangkiti anak muda di seluruh dunia.

”Ini banyak terjadi di luar sana. Untuk itu, ini jadi pembelajaran agar para desainer atau perusahaan yang bergerak di mode memahami benar dan memiliki nilai yang tepat tentang sustainable,” kata Manajer Regional untuk Eropa Barat The Woolmark Company Damien Pommeret.

Pintu
Desainer dan jenama lokal harus mahir berkomunikasi dengan pasar. (MP/Ronggo)

Indonesia, menurut Founder of Marinho Paris Veronique Marinho, punya potensi besar memancang fesyen keberlanjutan dengan menggali nilai-nilai budaya, seperti wastra Nusantara karena umumnya dibuat secara alami. "Perlu keberanian besar untuk itu dan memodernisasi tanpa harus kehilangan nilai dan akar budaya,” ujar Veronique.

Selain itu, bentuk komunikasi juga amat penting untuk membangun interaksi dengan pasar. Cara komunikasi efektif, khas, dan hangat akan membuat perbedaan mencolok di antara ketatnya persaingan.

”Pasar ini sangat kompetitif. Jangan sekali-kali mengomunikasikan sesuatu dengan tidak kamu lakukan atau tidak ada dalam produkmu. Kamu harus menunjukkan kepada pembeli bahwa dirimu bisa dipercaya,” kata Konsultan dari Mossi Officiel Christelle Languillat. (*)

Baca juga:

Danny Satriadi Berkreasi dengan Kain Ulos di JF3 2022

#Jakarta Fashion Food Festival (JF3) #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Satukan Desainer Muda Indonesia dan Prancis Lewat L'ENTRE-DEUX: INTERWOVEN IDENTITIES
JF3 Fashion Festival 2026 menghadirkan L'ENTRE-DEUX: INTERWOVEN IDENTITIES, mempertemukan desainer muda Indonesia dan Prancis melalui kolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Satukan Desainer Muda Indonesia dan Prancis Lewat L'ENTRE-DEUX: INTERWOVEN IDENTITIES
Fashion
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
JF3 2026 resmi digelar dengan tema Recrafted: Shaping the Future. Festival ini menghadirkan lebih dari 50 desainer dari Indonesia hingga Eropa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Bagikan