AKTIVITAS 'swalayan' dianggap oleh pelakunya sebagai kegiatan yang dapat memuaskan diri sendiri dan memberikan rileksasi. Menurut pakar praktik ini memiliki dua sisi mata uang. Satu sisi memberikan kesenangan, sementara sisi lain ada potensi bahaya.Baik secara fisik maupun psikis.
Mengutip dari E Times Entertainment Times, tidak ada angka yang pasti untuk kekerapan melakukannya. Namun disarankan tidak sampai mengganggu aktivitas keseharian. Yang harus disadari adalah bahaya yang mengintai pada kegiatan 'swalayan' ini.
Baca Juga:
Yakin Pasangan Umbar Kemesraan di Media Sosial Lebih Bahagia?
1. Melukai kelamin
Masturbasi secara berlebihan akan dapat melukai kamu. Walau cideranya ringan seperti kulit lecet pada kelamin. Dalam skenario berat bahkan bisa menyebabkan penyakit Peyronie, yakni penumpukan plak di batang Mr.P akibat aktivitas berlebihan. Jadi, jika kamu menyakiti diri sendiri, kamu harus membatasi kegiatan itu.
2. Menimbulkan stres
Aktivitas 'swalayan' secara berlebihan dapat memengaruhi kehidupan sosial kamu. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Namun, jika hal ini terjadi disarankan mencari bantuan profesional karena hal ini tidak termasuk dalam perilaku seksual normal.
3. Pengaruhi kehidupan seksual
Mengutip dari Insider, masturbasi membantu tetap aktif secara seksual. Tetapi jika kamu berlebihan, itu mungkin berdampak pada kehidupan seksual kamu. Karena aktivitas 'swalayan' ini mengajarkan tindakan solo ke otak kamu. Hal ini bisa berdampak pada hubungan seksual kamu dengan pasangan.
Baca Juga:
4. Hati-hati dengan alat bantu
Jika kamu menggunakan alat bantu untuk 'swalayan', kamu harus menjaganya tetap bersih. Bila tidak dapat menjadi koloni bakteri dan mengakibatkan infeksi. Hindari menggunakan banyak alat bantu. Ini dapat meningkatkan risiko infeksi.
5. Kecanduan
Tidah hanya aktivitas 'swalayan' saja, tetapi segala jenis kecanduan dapat menyebabkan hilangnya kendali. Jika melakukan kegiatan itu kamu pasti mengalami kepuasan dan kamu melakukannya tanpa kontrol bisa mengakibatkan kecanduan. Untuk itu kamu harus melawan hasrat itu agar tidak merusak otak. (jhn)
Baca Juga: