Kesehatan

Ada Bahaya Mengintai dari Aktivitas 'Swalayan'

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 21 September 2021
Ada Bahaya Mengintai dari Aktivitas 'Swalayan'

Sebaiknya menghidari dari aktivitas 'swalayan'. (Foto: Pexels/Prasanth Inturi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKTIVITAS 'swalayan' dianggap oleh pelakunya sebagai kegiatan yang dapat memuaskan diri sendiri dan memberikan rileksasi. Menurut pakar praktik ini memiliki dua sisi mata uang. Satu sisi memberikan kesenangan, sementara sisi lain ada potensi bahaya.Baik secara fisik maupun psikis.

Mengutip dari E Times Entertainment Times, tidak ada angka yang pasti untuk kekerapan melakukannya. Namun disarankan tidak sampai mengganggu aktivitas keseharian. Yang harus disadari adalah bahaya yang mengintai pada kegiatan 'swalayan' ini.

Baca Juga:

Yakin Pasangan Umbar Kemesraan di Media Sosial Lebih Bahagia?

1. Melukai kelamin

swalayan
Perilaku 'swalayan' berlebihan dapat menyebabkan cidera. (Foto: Pexels/Inzmam Khan)

Masturbasi secara berlebihan akan dapat melukai kamu. Walau cideranya ringan seperti kulit lecet pada kelamin. Dalam skenario berat bahkan bisa menyebabkan penyakit Peyronie, yakni penumpukan plak di batang Mr.P akibat aktivitas berlebihan. Jadi, jika kamu menyakiti diri sendiri, kamu harus membatasi kegiatan itu.

2. Menimbulkan stres

swalayan
Dapat mempengaruhi kesehatan mental. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Aktivitas 'swalayan' secara berlebihan dapat memengaruhi kehidupan sosial kamu. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Namun, jika hal ini terjadi disarankan mencari bantuan profesional karena hal ini tidak termasuk dalam perilaku seksual normal.

3. Pengaruhi kehidupan seksual

swalayan
Kehidupan seksual dengan pasangan dapat terganggu. (Foto: Unsplash/alexlby)

Mengutip dari Insider, masturbasi membantu tetap aktif secara seksual. Tetapi jika kamu berlebihan, itu mungkin berdampak pada kehidupan seksual kamu. Karena aktivitas 'swalayan' ini mengajarkan tindakan solo ke otak kamu. Hal ini bisa berdampak pada hubungan seksual kamu dengan pasangan.

Baca Juga:

Kebersihan Area Kewanitaan Jadi Faktor Penentu Kesehatan

4. Hati-hati dengan alat bantu

swalayan
Hati-hati menggunakan alat bantu. (Foto: Pexels/Cottonbro)

Jika kamu menggunakan alat bantu untuk 'swalayan', kamu harus menjaganya tetap bersih. Bila tidak dapat menjadi koloni bakteri dan mengakibatkan infeksi. Hindari menggunakan banyak alat bantu. Ini dapat meningkatkan risiko infeksi.

5. Kecanduan

swalayan
Cari bantaun profesional medis bila sudah mencandu. (Foto: Unsplash/Annie Spratt)

Tidah hanya aktivitas 'swalayan' saja, tetapi segala jenis kecanduan dapat menyebabkan hilangnya kendali. Jika melakukan kegiatan itu kamu pasti mengalami kepuasan dan kamu melakukannya tanpa kontrol bisa mengakibatkan kecanduan. Untuk itu kamu harus melawan hasrat itu agar tidak merusak otak. (jhn)

Baca Juga:

Hidup Senang dengan Hormon Kebahagiaan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan