Acara "Sedulur Air" Hadirkan 46 Karya Pelukis Tiga Generasi

 Irene Gianov Irene Gianov - Kamis, 16 Maret 2017
Acara

Pengunjung sedang menikmati karya Seni Lukis Tiga Generasi Padangtegal (Foto Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Sebanyak 46 karya dari 26 perupa tiga generasi dipamerkan pada Pameran Seni Lukis Tiga Generasi Padangtegal di Bentara Budaya Bali. Pameran ini juga menjadi bagian dari rangkaian acara "Sedulur Air". Acara ini digelar hingga 21 Maret 2017.

Melihat makna katanya, 'sedulur' berarti saudara, jadi kata 'sedulur air' sendiri mengisyaratkan persaudaraan, atau persahabatan dengan air. Melalui karya seni yang dipamerkan ini, seniman-seniman tersebut merespon segala hal yang berhubungan dengan tema air, baik secara simbolis, filosofis, maupun cerminan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Bali merupakan wilayah pengusung budaya yang memuliakan air, di mana air yang mengalir dianggap sebagai karunia yang menumbuhkan, menyuburkan, sekaligus menyucikan seisi semesta.

"Penghormatan terhadap air yang menghidupi manusia dan makhluk lainnya diuji oleh arut perubahan yang membutuhkan sikap konkrit atas upaya-upaya pelestariannya," jelas Juwitta K. Lasut, staf Bentara Budaya Bali.

Selain Pameran Seni Lukis, rangkaian program "Sedulur Air" juga menyajikan Pementasan "Seni Jantur Panji Udan" oleh Agus Bima Prayitna; Timbang Pandang "Air Dalam Kata dan Rupa". Juga ada workshop bersama Romo V. Kirjito mengenai "Komunitas Air Langit" dan dialog Bali Tempo Doeloe #16 "Air: Harmoni Bumi dan Diri" yang menayangkan pula film dokumenter Bali 1928.

Selain itu akan ada pertunjukkan bertajuk "Kampanye Calon Gubernur Air" oleh Cok Sawitri, yang menggunakan seni visual dan instalasi oleh Adrian Tan yang merujuk pada "Perayaan Perempuan dan Air". Terakhir, ada pula tarian "Sesapi Ngundang Ujan" hasil karya koreografer Ida Ayu Arya Satyani yang turut 'meramaikan' acara di Bentara Budaya Bali ini.

#Seni Rupa #Pameran Lukisan #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
ShowBiz
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
AXEAN Festival 2026 kembali hadir di Bali dengan lineup perdana yang menampilkan musisi Indonesia, Asia Tenggara, hingga Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
Bagikan