Merahputih.com - Kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) semakin banyak digunakan profesional di Indonesia untuk menyiapkan presentasi.
Canva mencatat, 98 persen profesional Indonesia telah memanfaatkan AI dalam berbagai tahapan pembuatan presentasi.
Penggunaan AI tidak hanya terbatas pada pembuatan slide. Teknologi ini juga dimanfaatkan untuk mencari ide, menyusun materi, mengatur desain, menyempurnakan speaker notes, mendapatkan masukan hingga berlatih sebelum tampil di hadapan audiens.
Baca juga:
Temuan tersebut berasal dari survei Canva terhadap 4.000 profesional di delapan negara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 640 responden berasal dari Indonesia.
Paling Sering Digunakan untuk Brainstorming
Tahap yang paling banyak memanfaatkan AI adalah pengembangan ide atau brainstorming. Sebanyak 78 persen responden Indonesia mengaku menggunakan AI untuk kebutuhan tersebut.
Sementara itu, 68 persen memanfaatkan AI untuk membantu desain dan tata letak, sedangkan 60 persen menggunakannya untuk membuat draf atau materi presentasi.
Baca juga:
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Penggunaan AI juga berlanjut setelah materi utama selesai dibuat. Sebanyak 58 persen responden memakainya untuk menulis atau menyempurnakan speaker notes, 50 persen untuk mendapatkan masukan terhadap draf, dan 37 persen untuk berlatih atau melakukan simulasi presentasi.
Sebanyak 59 persen responden mengaku telah menggunakan AI sebagai pelatih presentasi, baik secara rutin maupun sesekali.
AI Belum Menggantikan Peran Manusia
Meski penggunaan AI semakin luas, hasil survei menunjukkan bahwa kemampuan manusia tetap menjadi bagian penting dalam sebuah presentasi.
Sebanyak 91 persen profesional Indonesia menilai presentasi yang baik tetap bergantung pada kemampuan menyampaikan materi dan kepercayaan diri.
Baca juga:
Penggunaan ChatGPT di Indonesia Masuk 5 Besar, DPR Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI
Di sisi lain, 71 persen mengatakan AI membantu menghemat waktu ketika menyiapkan presentasi.
Pandangan serupa terlihat dari 81 persen responden yang percaya AI dapat membantu menyusun dek presentasi, tetapi tidak menggantikan orang yang menyampaikan narasinya.