9 Orang Meninggal dan 1 Orang Dinyatakan Hilang Akibat Longsor di Kabupaten Karo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 25 November 2024
9 Orang Meninggal dan 1 Orang Dinyatakan Hilang Akibat Longsor di Kabupaten Karo

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Sumatera Utara (ANTARA/HO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bencana tanah longsor terjadi di Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), melansir longsor ini mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia dan satu orang dinyatakan hilang.

"Sampai saat ini sudah sembilan yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan satu masih dilakukan pencarian," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo Panji Surianto saat dihubungi, di Medan, Senin.

Ia mengatakan, pihaknya bersama pemangku kebijakan terkait yang terlibat dalam proses evakuasi itu sebelumnya sudah menemukan empat korban jiwa akibat dari peristiwa naas yang terjadi pada Sabtu (23/24) malam itu.

"Sejak semalam sore ada empat yang sudah ditemukan. Hari ini kembali ditemukan lagi lima korban," kata dia.

Baca juga:

Pj Teguh Minta Anak Buahnya Siap Hadapi Banjir Hingga Longsor

Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus dilakukan yang melibatkan berbagai pemangku kebijakan terkait dengan menggunakan alat berat di sejumlah lokasi.

Selain korban jiwa, bencana tersebut juga mengakibatkan dua rumah, satu penginapan, dan satu rumah ibadah mengalami kerusakan.

"Akses jalan penghubung Desa Semangat Gunung Merdeka menuju Desa Doulu terputus total. Lahan pertanian dan perikanan di Desa Merdeka juga mengalami kerusakan, dan yang lain," katanya.

Pihaknya bersama pemangku kebijakan terkait sudah melakukan berbagi upaya pasca-tanah longsor, antara lain membersihkan material longsor dan melakukan pencarian korban yang dinyatakan hilang.

#Longsor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Sebagian besar wilayah Jawa Barat mulai memasuki musim hujan pada November 2026 dengan puncak musim hujan diprakirakan Februari 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Jumlah orang yang hilang setelah bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal bertambah menjadi 558 orang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Indonesia
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
Indonesia
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Perjalanan kereta di lintas Maswati–Sasaksaat kembali normal setelah longsor. KAI memastikan jalur aman dan operasional kembali berjalan lancar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Indonesia
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
KA Ciremai tertahan longsor di jalur Maswati-Sasaksaat, Selasa (31/3). KAI memastikan bahwa seluruh penumpang selamat.
Soffi Amira - Rabu, 01 April 2026
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
Indonesia
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
"Ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat yang perlu diwaspadai, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut."
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
Bagikan