80 Persen Bahan Baku Obat Impor, DPR Desak Kemandirian Farmasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
80 Persen Bahan Baku Obat Impor, DPR Desak Kemandirian Farmasi

Toko kosmetik di Ciracas ketahuan jual obat terlarang. Foto: Unsplash/freestocks

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi VI DPR RI Nasim Khan mendorong pemerintah mempercepat penghuliran industri obat berbahan baku lokal demi memangkas ketergantungan impor farmasi. Saat ini harga-harga obat di pasaran mulai melonjak seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah. Ketergantungan bahan baku obat dari produk impor juga memicu kerapuhan ketahanan kesehatan nasional. 


Sebagai solusinya, Nasim mendesak optimalisasi obat bahan alam (OBA) dengan memanfaatkan kekayaan hayati Indonesia. Menurutnya, pemanfaatan tanaman obat lokal bukan sekadar alternatif, melainkan strategi mutlak untuk menstabilkan harga obat di pasar domestik sekaligus menggerakkan ekonomi sektor pertanian herbal.

Nasim mengatakan, saat ini bahan baku obat mayoritas berasal dari impor. Ketika rupiah melemah, bahan baku obat tentunya berdampak sehingga harga obat menjadi mahal. Indonesia memiliki warisan kekayaan alam dan budaya pengobatan tradisional yang luar biasa.

Kita memiliki berbagai jenis tanaman obat dan bahan alami yang berpotensi dikembangkan menjadi Obat Bahan Alam yang aman, berkhasiat, dan bermutu. Ini bukan hanya soal kesehatan, melainkan juga bagian dari upaya memperkuat kemandirian bangsa.

Nasim Khan, Anggota Komisi VI DPR RI



Ia menegaskan ketergantungan masif pada pasokan global sangat merugikan masyarakat kecil yang membutuhkan akses pengobatan terjangkau. Ia menuntut pemerintah menetapkan target konkret pengurangan impor tahunan dan memperkuat ekosistem farmasi dalam negeri, mulai dari teknologi, bahan kemasan, hingga mesin produksi.

Baca juga:

Zulhas Ingin Pabrik Bahan Baku Obat Bisa Dibangun di Indonesia



"Masyarakat yang membutuhkan pengobatan tentunya sangat terdampak ketika harga obat menjadi semakin mahal. Pemerintah harus memiliki target untuk menurunkan ketergantungan bahan baku impor. Jangan sampai ketahanan kesehatan nasional kita bergantung pada kondisi negara lain,” ujarnya.

Nasim menilai akan ada perubahan signifikan pada harga dan stok obat jika pemerintah berhasil melakukan penghiliran bahan obat berbasis lokal. Menurutnya petani tanaman obat hingga UMKM akan merasakan dampak nyata.

“Kalau bahan baku obat bisa diproduksi lebih banyak di dalam negeri, harga obat akan lebih stabil, pasokan lebih terjamin, dan manfaat ekonominya juga bisa dirasakan masyarakat. Petani tanaman obat, pelaku UMKM herbal, hingga industri farmasi nasional akan ikut tumbuh," tegasnya.

Legislator asal Jawa Timur ini meminta adanya sinergi lintas sektor untuk mempercepat penguasaan teknologi kesehatan dan inovasi riset. Ia optimistis Indonesia mampu mandiri secara medis jika potensi alam dikelola secara serius dan terintegrasi dari hulu ke hilir. "Kemandirian industri kesehatan harus menjadi agenda strategis nasional. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan kemampuan riset yang terus berkembang. Tinggal bagaimana pemerintah dan industri mempercepat penghiliran serta pemanfaatan bahan baku lokal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," pungkasnya.(Pon)

Baca juga:

DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia














#Bidang Farmasi #Harga Obat #Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Kembali Tunjukan Pelemahan, Berbagai Sentimen Terus Menekan Nilai Tukar
Tukar rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp 18.000 - Rp 18.128 per dolar AS dalam sepekan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Kembali Tunjukan Pelemahan, Berbagai Sentimen Terus Menekan Nilai Tukar
Indonesia
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Dari data juga menunjukan, sentimen global, ketidakpastian masih tinggi mengenai potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Rupiah kembali melemah pada Jumat (26/6). Kini, nilai tukar Rupiah menembus Rp 17.978 per dolar AS.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Indonesia
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Dolar AS kini kembali menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (25/6). Rupiah menembus Rp 17.936.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Indonesia
Presiden Prabowo Akui Rupiah Melemah Akibat Aliran Modal Lari ke Luar Negeri, Janji Ubah Sistem Ekonomi
Presiden menyayangkan keuntungan perdagangan senilai USD 436 miliar tersebut, sebagian besar, yaitu senilai USD 343 miliar, langsung dialirkan kembali ke luar negeri oleh para pemilik modal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Prabowo Akui Rupiah Melemah Akibat Aliran Modal Lari ke Luar Negeri, Janji Ubah Sistem Ekonomi
Indonesia
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
pelemahan rupiah, masih dipengaruhi oleh faktor global kembali meningkatnya harga minyak dunia seiring ancaman Presiden Trump untuk menyerang Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
Indonesia
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diyakini berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Menguat, Tembus Rp 17.725 pada Senin (15/6) Pagi
Nilai tukar rupiah hari ini dibuka menguat signifikan 82 poin (0,46 persen) ke level Rp 17.725 per dolar AS.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Menguat, Tembus Rp 17.725 pada Senin (15/6) Pagi
Indonesia
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi Rp17.778 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Lifestyle
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Tekanan ekonomi membuat Gen Z harus lebih selektif dalam mengatur keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Bagikan