70 Persen Daratan Pulau Seribu Diterjang Banjir Rob, Warga Kesulitan Bahan Makanan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 15 Desember 2024
70 Persen Daratan Pulau Seribu Diterjang Banjir Rob, Warga Kesulitan Bahan Makanan

Ilustrasi Kepulauan Seribu Jakarta. (Foto: Instagram/thisisindonesian)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bencana banjir rob atau pasang air laut yang melanda wilayah Jakarta, harus ditangani serius oleh Pemerintah DKI Jakarta. Banjir rob ini bukan terjadi baru-baru ini, tapi sudah bertahun-tahun.

Parahnya, banjir rob itu telah menggenangi 70 persen dataran di Kepulauan Seribu.

"Hampir 70 persen wilayah di kepulauan seribu terendam rob," ungkap Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike pada Minggu (15/12).

Baca juga:

Banjir Rob di Muara Angke, Ketinggian Air Hampir Setengah Meter

Lantas untuk mengatasi banjir rob tersebut, Wakil bendahara eksternal DPP PDI Perjuangan ini mendorong Pemerintah DKI bersama masyarakat untuk menanam mangrove.

Adapun pohon mangrove ini dapat menahan permukaan daratan agar tidak mengalami abrasi, sehingga penyebab utama banjir rob tidak akan terjadi.

"Mohon disuarakan soal penanaman mangrove dan lain-lain," terangnya.

Baca juga:

Banjir Rob Gebangi Sejumlah Wilayah di Jakarta Utara

Yang membuat politikus PDI Perjuangan itu mengelus dada, akibat rob tersebut pasokan makanan ke wilayah Kepulauan Seribu terganggu akibat cuaca yang buruk. Masyarakat pun kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan di dataran Jakarta.

"Saudara-saudara kami juga beberapa hari ini kesulitan pasokan bahan pangan karena cuaca sangat tidak bersahabat," paparnya.

Baca juga:

Banjir Rob di Jakarta Utara Menurun, Kini Hanya 1 RT dan 2 Ruas Jalan

Kapal penyebrangan yang dimiliki Dinas Perhubungan (Dishub) juga saat ini tidak bisa beroperasi seperti biasa karena kondisi cuaca yang kurang baik. Maka jalan satu-satunya untuk mengatasi kekurangan pasokan pangan ini dengan kapal tradisional milik masyarakat setempat.

"Kapal penyebrangan dishub ga layak makanya ketika cuaca seperti ini mereka ga bisa beroprasi. Masyarakat tetap mengandalkan kapal-kapal tradisional untuk penuhi kebutuhan," tutupnya. (Asp)

#Breaking #Banjir Rob #Kepulauan Seribu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Operasional Bandara Sam Ratulangi Manado ditutup sementara akibat kebakaran rumput di sekitar runway 18. Asap tebal picu delay dan pengalihan rute penerbangan!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Indonesia
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu
Kapal tradisional yang telah lama menjadi bagian dari aktivitas masyarakat Kepulauan Seribu perlu tetap diakomodasi dalam aturan baru.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu
Indonesia
Jakarta Utara Berpotensi Dilanda Banjir Rob 13-14 dan 25-31 Oktober 2026
Pesisir Jakarta berpotensi dilanda banjir rob pada 13-14 dan 25-31 Oktober 2026. Simak wilayah rawan dan langkah mitigasi yang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Utara Berpotensi Dilanda Banjir Rob 13-14 dan 25-31 Oktober 2026
Dunia
Malaysia Berduka, Istri Mahathir Mohamad dan Dokter Perempuan Pribumi Pertama Wafat di Usia 100 Tahun
Kabar duka menyelimuti Malaysia. Tun Siti Hasmah, istri mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad, meninggal dunia di usia 100 tahun di RS IJN Kuala Lumpur.
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Malaysia Berduka, Istri Mahathir Mohamad dan Dokter Perempuan Pribumi Pertama Wafat di Usia 100 Tahun
Olahraga
Klasemen Grup A Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, Ada di Bawah Malaysia
Timnas Indonesia sementara ada di posisi kedua klasemen Grup A Divisi I atau Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Singapura
Frengky Aruan - Jumat, 25 September 2026
Klasemen Grup A Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, Ada di Bawah Malaysia
Bagikan