6 Cara Mudah Dekatkan Literasi ke Anak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Desember 2024
6 Cara Mudah Dekatkan Literasi ke Anak

Mendekatkan anak dengan literasi menjadi tantangan para orang tua. (foto: pexel/Caio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Meningkatkan pengetahuan anak secara efektif bisa dilakukan dengan bantuan mengenalkannya pada literasi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), literasi adalah kemampuan menulis dan membaca pengetahuan atau keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu, kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup.

Salah satu upaya mengenalkan literasi pada anak melalui kebiasaan membaca. Supaya kebiasaan ini lebih mudah diterima anak lalu ditiru, orang tua punya andil membiasakan diri membaca di depan anak. Sehingga atensi anak akan terarah. mengamati kebiasaan orang tuanya.

Tentu untuk membekali literasi yang baik pada anak, ada beberapa kriteria buku atau bacaan yang mesti diperhatikan ketikan diberikan kepada anak. Dilansir laman readingeggs, ada cara mencari buku yang sesuai dengan tumbuh kembang anak:

1. Pilihlah buku bagus yang mudah dipahami

Ada banyak buku bagus du toko buku. Tapi bagus saja tidak bida jadi tolak ukur bahwa buku tersebut menarik. Apalagi sasarannya adalah pembaca pemula.

Pilihlah buku yang memungkinkan anak menjelajahi berbagai dunia dan kehidupan namun masih cukup familiar sehingga mereka dapat melihat diri mereka sendiri dalam karakternya.

Sekalipun cerita berlatar dunia khayalan monster dan peri, jika karakternya memiliki harapan dan keinginan yang mudah untuk dihubungkan, anak akan lebih tertarik untuk membacanya sampai akhir.

Baca juga:

4 Keterampilan ini Dibutuhkan untuk Literasi Anak

2. Pilihlah buku yang mengajarkan hal-hal penting

Dunia begitu luas sedangkan kesempatan dan waktu terbatas. Ajak anakmu menjalani 1000 tahun kehidupan dengan membaca. Bacaan yang asyik dan menarik tentu meninggalkan pesan kebaikan di dalamnya.

3. Hindari referensi pribadi

Sebab anak masih kesulitan untun membeli buku di toko sendirian, biasanya didampingi oleh orang tua. Kendati orang tua menemani, usahakan tidak memilih buku atas dasar preferensin pribadi. Selera humor anak dsn orang tua berbeda.

Bersabarlah menunggu anak mendapatkan buku bacaannya sendiri. Anak tidak memiliki minat yang sama terhadap buku-buku klasik masa kecil orang tuanya dulu,

4. Carilah buku yang tidak terlalu sulit untuk dibaca anak-anak

Gunakan Aturan Lima Jari jika anakmu akan membaca sendiri. Jika buku tersebut memiliki beberapa kata yang sulit, bacalah bersama-sama dengan anakmu.

Baca juga:

Pakai Cara Tasya Kamila, Mengajarkan Matematika ke Anak Enggak Ribet Lagi

5. Carilah buku anak-anak dengan ilustrasi yang menarik

Anak menjadi salah satu kelompok yang berkembang dengan mengandalkan kemampuan visualnya. Pilih buku yang memiliki ilustrasi bagus yang sesuai dengan alur cerita.

Buku tanpa kata juga merupakan cara yang bagus untuk mengembangkan keterampilan bahasa anak, karena buku ini mengharuskan pembaca untuk menafsirkan ilustrasi seiring berjalannya cerita.

6. Pilih buku yang menyenangkan untuk dibacakan dengan suara keras

Buku yang berirama atau memiliki alur lirik yang bagus menyenangkan untuk dibacakan dan didengarkan. Bacalah dengan antusias dan gunakan suara yang berbeda untuk karakter yang berbeda untuk menghidupkan pengalaman membaca. (Tka)

#Parenting #Ilmu Parenting #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Bagikan