500 Alumni Unair Tempati Banyak Jabatan Penting di Malaysia

Thomas KukuhThomas Kukuh - Senin, 28 Agustus 2017
500 Alumni Unair Tempati Banyak Jabatan Penting di Malaysia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekitar 500 orang warga Malaysia Alumni Universitas Airlangga (Unair) Surabaya banyak menempati jabatan-jabatan penting dan strategis di negeri jiran tersebut.

"Yang membanggakan bagi kita bukan Unair-nya tetapi Indonesia, sejak 1970 hingga sekarang Alumni Unair dari orang Malaysia sudah 500-an orang. Mereka menduduki posisi penting dan strategis," ujar Ketua Departemen Internasional dan Pemberdayaan Alumni Global Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga Ahmad Cholis Hamzah di Kuala Lumpur, Minggu (27/8).

Wakil Rektor Universitas Sunan Giri Surabaya tersebut mengemukakan hal itu usai pertemuan Alumni Unair yang ada di Malaysia dan pelantikan Ikatan Alumni (IKA) Unair Wilayah Malaysia.

"Mereka menduduki posisi penting dan strategis. Misalnya di Istana Agong (raja), politisi parlemen di negara bagian, beberapa direktur rumah sakit, Lembaga Akreditasi Rumah Sakit bahkan salah satu alumni senior di Malaysia mengatakan ada alumni yang menjadi penasehat senior kesehatan Presiden Mugabe," katanya.

Dia mengatakan sekarang ini kalau akreditasi kesehatan dan rumah sakit mesti di-cek mereka alumni darimana sedangkan alumni dari Universitas Airlangga akan jadi prioritas. "Banyak juga yang alumni dari UI, UGM, sedangkan alumni dari Fisip di media juga ada, kemudian di pemerintahan dan swasta," katanya.

Cholis melanjutkan, pemerintah Malaysia menginginkan agar siswanya lebih banyak belajar di Indonesia terutama di Unair. "Ini membuktikan kepada publik beberapa perguruan tinggi kita di mata publik mempunyai daya tarik yang tinggi di Malaysia," kata alumni University of London ini.

Sementara, ujar dia, kalau di Indonesia kadang sering berkeluh kesah tentang kualitas perguruan tinggi di Indonesia, tetapi ternyata dari Malaysia ingin banyak yang kuliah disana dan ingin mendapatkan prioritas tambahan kuota untuk studi di Unair.

"Jadi dari sisi pendidikan Indonesia sudah mulai bagus kualitasnya. Alumni Unair sendiri ada yang dari Psikologi, Fisip, kalau Unair memang kedokteran yang dikenal. Sambil bercanda mereka mengatakan, tidak ada alumni Unair di Malaysia yang jadi 'bajingan'. Ada juga yang masih ingat bahasa Jawa Surabaya, punya kode 3 T, tempe tahu telor," ujar Cholis.

Dia mengatakan mereka tidak hanya tertarik studi tetapi juga belajar budaya.

"Sudah dibentuk alumni Malaysia, Desember mereka akan berkunjung ke Jawa Timur. Yang membanggakan mereka belajar dari S1 sehingga banyak berada di tempat strategis, kalau S2, S3 dari pemerintahan saja," katanya.

Yang juga membanggakan, ujar dia, nama Unair sekarang sudah ditambahkan dalam kartu nama mereka karena di Malaysia ada tradisi nama perguruan tinggi ditulis dalam kartu nama mereka.

"Yang ingin saya katakan walaupun Indonesia kita ada berbagai kelemahan ada korupsi dan macam-macam ada wilayah lain. Menurut saya, ada hal-hal positif yang perlu diberitahu. Itu salah satunya pendidikan kita diterima di Malaysia," imbuh dia. (*/ant)

#Unair #Malaysia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
4 Nelayan Terobos Perairan Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
KJRI Johor Bahru kemudian memfasilitasi penerbitan Check Out Memo (COM) dan Special Pass dari Jabatan Imigresen Malaysia sebagai persyaratan administrasi kepulangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
4 Nelayan Terobos Perairan Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
Indonesia
Tragis WNI Aceh dan Bayinya Dibunuh di Selangsor, Motifnya Diduga Utang-Piutang
WNI asal Aceh, Putri Hensy Aprilda (22), dan bayinya tewas dibunuh di Selangor, Malaysia. Kemlu RI menduga motif utang-piutang, KBRI Kuala Lumpur kawal proses hukum.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Tragis WNI Aceh dan Bayinya Dibunuh di Selangsor, Motifnya Diduga Utang-Piutang
Dunia
Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Kabinet Malaysia pada Jumat (26/6) menyetujui perpanjangan perjanjian ‘no-find, no-fee’ (tidak menemukan, tidak dibayar) dengan Ocean Infinity hingga 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
ShowBiz
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Aghniny Haque memperluas karier ke Malaysia lewat film horor 'Khadam'. Ia beradu akting dengan Remy Ishak dan memerankan ibu penyandang disabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Indonesia
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Pendaki Malaysia, Chye Connsynn (41), berhasil dievakuasi dari Gunung Rinjani menggunakan helikopter meski sempat terkendala kabut. Korban dibawa ke RS rujukan di Denpasar.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Indonesia
WNI Disekap dan Dianiaya di Tambang Timah Ilegal Malaysia, DPR Sebut Ada Indikasi TPPO
Anggota Komisi XIII DPR RI mengecam penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap WNI di tambang timah ilegal Malaysia. DPR menilai kasus ini terindikasi TPPO.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
WNI Disekap dan Dianiaya di Tambang Timah Ilegal Malaysia, DPR Sebut Ada Indikasi TPPO
Indonesia
Malaysia Tutup Operasi Pencarian 39 WNI Tenggelam: 23 Selamat, 16 Meninggal
MMEA Malaysia menemukan 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Perak. Sebanyak 23 selamat dan 16 meninggal dunia. Operasi pencarian resmi ditutup, jenazah diserahkan ke polisi.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Malaysia Tutup Operasi Pencarian 39 WNI Tenggelam: 23 Selamat, 16 Meninggal
Dunia
Latihan Berujung Maut, 10 Orang Tewas dalam Tabrakan Helikopter Tentara Malaysia di Perak
Dua helikopter Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) bertabrakan saat latihan. Sebanyak 10 orang tewas dalam insiden tragis saat persiapan HUT ke-90 TLDM.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Latihan Berujung Maut, 10 Orang Tewas dalam Tabrakan Helikopter Tentara Malaysia di Perak
Indonesia
Cak Imin Terima Delegasi MCA, PKB Dorong Kolaborasi Indonesia-Malaysia
Cak Imin menerima delegasi MCA di Jakarta. PKB mendorong kerja sama Indonesia-Malaysia di bidang politik, ekonomi, hingga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Cak Imin Terima Delegasi MCA, PKB Dorong Kolaborasi Indonesia-Malaysia
Indonesia
Banyak WNI Tinggal di Area Kebakaran Besar Sabah, Statusnya Nikah Campur
Kemenlu membenarkan mayoritas WNI yang menjadi korban tercatat menikah campur dengan warga setempat serta WN Filipin
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Banyak WNI Tinggal di Area Kebakaran Besar Sabah, Statusnya Nikah Campur
Bagikan