5 Tanda Kamu Harus Temui Psikolog untuk Periksa Kesehatan Mental

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 16 Oktober 2024
5 Tanda Kamu Harus Temui Psikolog untuk Periksa Kesehatan Mental

Ilustrasi pisikis. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Namun, sering kali kita tidak menyadari kapan waktunya untuk mencari bantuan profesional.

Berikut adalah lima tanda kamu perlu menemui psikolog untuk memeriksa kesehatan mentalmu.

1. Perasaan Cemas Berlebihan

Jika kamu sering merasa cemas tanpa alasan yang jelas atau khawatir berlebihan, ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan mental. Kecemasan yang tidak terkendali dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

2. Mood yang Berubah-ubah

Perubahan mood yang drastis dan sulit dikendalikan, seperti tiba-tiba merasa sangat sedih atau marah tanpa alasan jelas, bisa menjadi indikasi adanya gangguan emosional. Ini bisa menjadi tanda awal depresi atau bipolar.

3. Kesulitan Tidur

Masalah tidur seperti insomnia atau tidur berlebihan sering kali berkaitan dengan gangguan kesehatan mental. Jika tidurmu tidak lagi berkualitas dan berdampak pada produktivitas harian, sebaiknya segera konsultasikan ke psikolog.

4. Merasa Terisolasi

Jika kamu mulai menjauh dari keluarga, teman, atau kegiatan yang dulu kamu nikmati, ini bisa menjadi tanda masalah kesehatan mental. Perasaan terisolasi seringkali berhubungan dengan depresi.

5. Perubahan Pola Makan

Gangguan makan, baik makan berlebihan atau kurang nafsu makan, juga bisa menjadi sinyal adanya masalah mental. Kondisi ini dapat berdampak buruk pada tubuh jika tidak segera ditangani.

Jika kamu mengalami salah satu dari tanda-tanda ini, jangan ragu untuk menemui psikolog. Memeriksa kesehatan mental adalah langkah penting untuk menjaga kualitas hidupmu. (Waf)

#Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan