5 Cara Tolak Ular Masuk ke Rumah

P Suryo RP Suryo R - Senin, 06 Januari 2020
5 Cara Tolak Ular Masuk ke Rumah

Cegah masuknya ular ke rumah dengan beberapa cara jitau. (Foto: Unsplash/Vikas Shankarathota)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSIM hujan tidak hanya berpengaruh pada manusia dan fasilitas saja, melainkan juga hewan. Beberapa hewan akan muncul ketika hujan dan banjir terjadi, seperti tikus, kecoa, biawak, ikan, dan yang paling mengerikan adalah ular.

Ular menjadi hewan yang ditakuti orang jika terjadi banjir atau hujan yang tak kunjung reda. Pergantian musim merupakan waktu yang ideal bagi ular untuk kawin, bertelur, dan menetas atau berkembang biak.

Baca Juga:

Banjir Surut, Pasang Badan Untuk Lima Hal Ini

1. Jangan membiarkan rumput meninggi

tolak ular masuk rumah
Potong rumput secara teratur. (Foto: Unsplash/Daniel Watson)

Ular sangat suka dengan semak belukar semacam ini. Sebaliknya, mereka cenderung menghindari rumput yang pendek karena secara naluri akan merasakan adanya potensi bahaya. Rumput yang pendek juga akan membuat ular mudah diketahui kedatangannya. Selain rumput, bersihkan juga ranting-ranting pohon yang menjalar ke bagian rumah. Ini bisa dijadikan ular sebagai jembatan untuk masuk ke lingkungan sekitar.


2. Pastikan lingkungan bersih

lingkungan bersih
Lingkungan bersih menghilangkan berbagai ancaman. (Foto: Unsplash/park dasol)

Memastikan lingkungan sekitarmu bersih juga menjadi cara untuk meminimalisir masuknya ular ke rumah. Bersihkan tumpukan sampah dan saluran air, sebab ular menyukai lingkungan yang lembab. Rumah yang kotor juga biasanya menjadi sarang tikus atau kecoa, hingga mudah didatangi ular untuk mencari makanan favoritnya.


3. Ular tidak takut garam

ular tidak takut garam
Garam tidak mengusir ular. (Foto: Pixabay/onefox)

Banyak orang percaya dan melakukan hal tersebut ketika melihat ular masuk ke rumah mereka. Ular tidak takut garam, tidak seperti lintah. Kepercayaan ini ternyata hanya mitos. Mereka akan tetap mencoba masuk walaupun sudah ditaburi garam. Kamu bisa menggunakan keset dari ijuk untuk menghalau ular. Ular tidak suka dengan benda semacam keset ijuk karena permukaannya yang tajam. Atau, kamu bisa menggunakan kapur barus dan menyebarkannya di sekitar rumah. Aroma wangi yang tajam dipercaya dapat mencegah masuknya ular.

Baca Juga:

Rajin Cuci Tangan untuk Terhindar dari Pilek saat Musim Hujan dan Banjir

4. Jangan menumpuk barang

barang menumpuk
Jangan biarkan barang-barang menumpuk. (Foto: Unsplash/chuttersnap)

Hindari tumpukan barang-barang di rumah, baik pakaiaan ataupun peralatan rumah tangga. Ular akan merasa nyaman ketika berada di tumpukan barang. Jadi, sebaiknya susun barang-barang dengan rapi dan berjarak.

5. Gunakan jaring kawat

jaring kawat
Jaring kawat mampu menghalau ular. (Foto: Unsplash/Phil Goodwin)

Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan adalah memasang jaring kawat di sekitar rumah. Pasang kawat dengan tinggi minimal 36 inci. Selain itu, bagian bawah jaring kawat juga harus dikubur beberapa inci. Memang, cara ini membutuhkan waktu dan energi untuk mempersiapkannya. (And)

Baca Juga:

Cara Menghindari Tersengat Listrik Saat Banjir

#Hujan #Banjir #Ular
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita
Cuaca Besok 21 September 2026: BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
Prakiraan cuaca besok 21 September 2026 menurut BMKG. Cek wilayah yang berpotensi hujan sedang-lebat dan angin kencang, termasuk Jakarta.
ImanK - Minggu, 20 September 2026
Cuaca Besok 21 September 2026: BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Indonesia
Kemarau Semakin Panjang, MUI Serukan Warga Shalat Istisqa
Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan kepasrahan diri seorang hamba kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT) saat menghadapi musibah kekeringan yang berkepanjangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Kemarau Semakin Panjang, MUI Serukan Warga Shalat Istisqa
Indonesia
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
BMKG mengidentifikasi beberapa pola konvergensi dan konfluensi yang dapat mendukung terbentuknya awan hujan.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota, Merauke Waspada Petir pada Senin, 31 Agustus
Sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan pada Senin, 31 Agustus 2026.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota, Merauke Waspada Petir pada Senin, 31 Agustus
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem 24–27 Agustus 2026! Waspadai status Siaga hujan lebat di Sumbar, ancaman angin kencang, serta bahaya kekeringan kemarau
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
Bagikan