5.755 Alat Berat Siaga Tanpa Henti, Begini Cara KemenPU Pastikan Bantuan Datang Secepat Kilat Saat Ada yang Terjebak Banjir.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. ANTARA/HO-Kementerian PU
Merahputih.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyiapkan sebanyak 5.755 unit alat berat dan 382.044 unit bahan antisipasi banjir seperti bronjong dan geobag dalam rangka menghadapi potensi bencana seiring dengan masuknya musim penghujan dalam waktu dekat.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menekankan bahwa persiapan ini telah dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di area-area yang dikategorikan rawan bencana, termasuk Jawa Barat.
"Kita cek kesiapan alat-alat kita, terus peralatan-peralatan banjir kita. Karena BMKG sudah memperingatkan kita, bahwa kondisi cuaca akan sangat ekstrem, sehingga kita memang harus bersiap," ujar Dody.
Baca juga:
Profil Teuku Faisal Fathani, Kepala BMKG Baru yang Dikenal Jago Deteksi Ancaman Bencana Alam
Kesiapan Lintas Lembaga dan Mekanisme Respons Cepat
Dody menjelaskan, kesiapan ini mencakup tidak hanya ketersediaan peralatan, tetapi juga koordinasi yang solid antara lintas lembaga seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pemerintah daerah.
Menurutnya, koordinasi yang baik sangat krusial agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan tanpa hambatan komunikasi. Kesiapan terhadap penanganan bencana ini merupakan bagian dari tugas pokok Kementerian PU.
Ia juga menyoroti pentingnya kecepatan dan ketepatan respons terhadap laporan yang disampaikan oleh masyarakat. Oleh karena itu, Kementerian PU menyiapkan mekanisme kerja 24 jam sehari dan 7 hari seminggu (24/7) untuk memastikan peralatan dan sumber daya selalu siaga.
Baca juga:
Selain itu, Kementerian PU akan menyediakan pusat panggilan (call center) untuk mempermudah masyarakat melaporkan situasi bencana dan meminta bantuan.
"Nanti, kita sebar luaskan juga informasi ini, melalui media sosial maupun kita sosialisasikan pihak pemda semua, agar komunikasi bisa lebih lancar lagi dengan masyarakat setempat juga," imbuh Dody.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
Rehabilitasi Bencana di Aceh, Polri Baru Selesaikan Sumur Bor Air Bersih Setengah dari Target
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Masih Pemulihan Bencana, UMP 2026 Aceh Pakai Skema Kenaikan Terendah Jadi Rp 3,9 Juta
Arahan Gubernur Khofifah, BPBD Jatim Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga Akhir Januari
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sumatera Utara karena Hujan Berdurasi Lama Rabu, 7 Januari 2026