4 Virus Infeksi Paru Paling Fatal Versi WHO, di RI Tingkat Kematiannya 84%

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
4 Virus Infeksi Paru Paling Fatal Versi WHO, di RI Tingkat Kematiannya 84%

Ilustrasi unggas. (Pexels/Conttonbro Studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengingatkan publik empat penyakit infeksi paru-paru paling vital berdasarkan laporan Disease Outbreak News dari World Health Organization (WHO) sepanjang Desember 2025 hingga Februari 2026.

Keempat penyakit itu semuanya merupakan berasal dari virus. Yakni, Avian Infuenza atau flu burung, Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV), Super Flu, dan penyakit akibat infeksi virus Nipah.

Baca juga:

Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia

Data WHO Western Pacific Office (WPRO) mencatat angka kematian flu burung di enam negara mencapai 66,3 persen pada periode 2023–2025.

Virus influenza penyebab flu burung yang beredar di kawasan WPRO meliputi H3N8, H7N4, H7N9, H9N2, H10N3, dan H10N5.

“Indonesia termasuk negara dengan angka kematian tinggi akibat flu burung, yakni 84 persen,” kata Ketua Majelis Kehormatan Prof Tjandra Yoga Aditama, merujuk data WPRO, dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/2).

Baca juga:

Penyebaran Flu Burung Bisa Jadi Bom Waktu

Momok Jemaah Haji

Menurut dia, penyakit infeksi paru-paru lain yang perlu diwaspadai adalah Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV). WHO mencatat 17 kasus MERS CoV di Arab Saudi sepanjang 2025.

“Tentu ini perlu jadi perhatian kita juga, mengingat banyaknya jamaah umrah Indonesia dan kesiapan menghadapi musim haji tahun ini,” imbuhnya dilansir Antara.

Beda Tipe Tapi Tetap Fatal

Penyakit ketiga adalah Super Flu, yang disebabkan virus influenza A H3N2 subclade K. Namun, lanjut Prof Tjandra, untuk di Indonesia tipe virusnya berbeda. “Pada kenyataannya ada juga kasus di negara kita karena Influenza B ini,” tuturnya, dikutip Antara.

Meski berbeda tipe, lanjut dia, tingkat bahayanya juga tinggi. Bahkan, Pemerintah Tokyo, Jepang, telah mengeluarkan Influenza Advisory untuk pertama kalinya dalam 17 tahun akibat peningkatan kasus. Korea dan Amerika Serikat juga melaporkan lonjakan kasus Influenza B pada awal 2026.

Baca juga:

Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk

Tren Global Virus Nipah

Infeksi virus Nipah menjadi penyakit keempat yang harus diwaspadai yang kini menjadi sorotan dunia kesehatan global. Virus ini dapat menular ke manusia melalui kontak langsung dengan cairan tubuh hewan terinfeksi. Infeksi Nipah bisa menyebabkan pneumonia atipikal yang berkembang menjadi penyakit paru berat dan acute respiratory distress.

Untuk itu, Prof. Tjandra menekankan perlunya peningkatan kegiatan surveilans virus infeksi paru dan saluran napas di Indonesia. “Untuk kita di Indonesia maka perlu terus ditingkatkan kegiatan surveilans virus infeksi paru dan saluran napas, sehingga situasi dapat dikenali dan ditangani dengan baik,” tandasnya. (*)

#Infeksi Paru #WHO #Virus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal
WHO menyatakan wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius resmi berakhir. Sebanyak 13 kasus terkonfirmasi dengan 3 kematian, lebih dari 650 kontak ditindaklanjuti.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal
Dunia
WHO Peringatkan Gelombang Panas yang Menyapu Eropa Sebabkan 1.300 Kematian
Suhu panas ekstrem tercatat terjadi di Jerman, Polandia, dan Rpublik Ceko.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
WHO Peringatkan Gelombang Panas yang Menyapu Eropa Sebabkan 1.300 Kematian
Dunia
Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh
Australia kini meningkatkan koordinasi antarwilayah untuk mencegah penyebaran lebih luas virus flu burung lewat jalur migrasi burung
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ] : WHO Anjurkan Konsumsi Ivermectin Tiap Hari untuk Cegah Hantavirus
Pencegahan utama hantavirus dilakukan dengan menghindari kontak dengan tikus, urine, kotoran, dan lingkungan yang terkontaminasi tikus.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA ] : WHO Anjurkan Konsumsi Ivermectin Tiap Hari untuk Cegah Hantavirus
Dunia
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
CDC melarang sementara warga Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan masuk ke AS selama 30 hari akibat wabah Ebola
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hantavirus Adalah Rekayasa dan Bohongan
Beredar informasi yang menyebut Hantavirus adalah virus bohongan yang diambil dari bahasa Israel. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Hantavirus Adalah Rekayasa dan Bohongan
Dunia
Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Virus tersebut menyebar tanpa terdeteksi selama berminggu-minggu setelah kematian pertama yang diketahui.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
 Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Indonesia
Tim Pengawas Haji Ingatkan Pemerintah Pantau Kesehatan Jemaah Terkait Hantavrus
Timwas DPR meminta jemaah untuk menjaga kebersihan, menggunakan masker di tempat umum, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Mei 2026
Tim Pengawas Haji Ingatkan Pemerintah Pantau Kesehatan Jemaah Terkait Hantavrus
Dunia
WHO Resmi Tetapkan Wabah Ebola Darurat Internasional
WHO telah mengirim tim ahli ke Uganda sejak Januari untuk membantu pemerintah setempat menangani wabah.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
WHO Resmi Tetapkan Wabah Ebola Darurat Internasional
Indonesia
Ancaman Virus Hanta Mengintai Wilayah Urban, DPR RI Desak Penguatan Edukasi
Meskipun Indonesia sedang gencar membangun infrastruktur seperti jalan tol dan gedung pencakar langit, risiko ancaman virus yang dibawa oleh tikus (rodensia) ini justru semakin tinggi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Ancaman Virus Hanta Mengintai Wilayah Urban, DPR RI Desak Penguatan Edukasi
Bagikan