4 Mei Sepanjang Sejarah: Jejak Peristiwa, Tokoh, dan Pergolakan Dunia

ImanKImanK - Sabtu, 03 Mei 2025
4 Mei Sepanjang Sejarah: Jejak Peristiwa, Tokoh, dan Pergolakan Dunia

Ilustrasi sejarah. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tanggal 4 Mei mencatat berbagai peristiwa penting yang membentang dari zaman kolonial hingga era modern.

Hari ini tak hanya menyimpan kenangan akan peperangan dan revolusi, tetapi juga menjadi saksi lahirnya tokoh-tokoh besar serta tonggak penting dalam seni, politik, dan kebudayaan. Penasaran? Simak ulasannya berikut ini

Peristiwa

  • Kelahiran Pemimpin Kolonial di Timur
    Pada tahun 1635, Willem van Outhoorn dilahirkan di Ambon. Ia kelak menjadi sosok penting dalam sejarah kolonial, menjabat sebagai Gubernur-Jenderal Hindia Belanda di Batavia dari 1691 hingga 1704.

  • Napoleon dan Pengasingan Pertama
    Tanggal ini pada tahun 1814 menandai tibanya Napoleon Bonaparte di Pulau Elba. Setelah lengser dari kekuasaan, ia menjalani masa pengasingan pertamanya di pulau kecil di Laut Mediterania itu.

Baca juga:

1 Mei dalam Sejarah: Lebih dari Sekadar Hari Buruh

  • Perlawanan Banjar di Paringin
    Di tanah Kalimantan, tepatnya tahun 1861, terjadi pertempuran hebat antara pasukan Pangeran Antasari dengan penjajah Belanda di Paringin. Pertempuran ini menjadi bagian penting dalam kisah perjuangan rakyat Banjar.

  • Pementasan Kontroversial di Abad ke-19
    Tahun 1878, publik Amerika di Grand Opera House disuguhkan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya: penayangan konten pornografi untuk umum, sebuah peristiwa yang kemudian memantik perdebatan luas soal moralitas dan seni.

  • Amerika Ambil Alih Terusan Panama
    Pada 1904, proyek besar pembangunan Terusan Panama kembali digerakkan. Setelah Prancis gagal menyelesaikannya karena berbagai kendala, Amerika Serikat mengambil alih pengerjaan jalur air strategis ini.

  • Gelombang Reformasi Mahasiswa di Beijing
    Tahun 1919 menjadi titik balik dalam sejarah modern Tiongkok. Para mahasiswa menggelar aksi besar di Beijing menentang dominasi asing dan menuntut pembaruan dalam pendidikan dan kebudayaan, sebuah gerakan yang kini dikenang sebagai Gerakan 4 Mei.

  • Paris Jadi Tuan Rumah Olimpiade Kedelapan
    Pada 1924, Paris menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade modern ke-8. Ajang ini menjadi simbol penting dalam diplomasi internasional dan kebangkitan olahraga global pasca Perang Dunia I.

Baca juga:

Apa yang Terjadi pada 29 April? Sejarah, Kelahiran, dan Peristiwa Besar

  • Eropa Menjelang Akhir Perang Dunia II
    4 Mei 1945, menjelang berakhirnya Perang Dunia II, pasukan Jerman memasuki wilayah Belanda. Di sisi lain, Denmark dan Norwegia secara resmi telah menyerah kepada Sekutu, menandai runtuhnya kekuatan Nazi di Skandinavia.

  • Perempuan Pertama Pimpin Inggris
    Margaret Thatcher mencetak sejarah pada 1979 ketika resmi dilantik sebagai Perdana Menteri perempuan pertama di Inggris. Kepemimpinannya mengubah arah kebijakan Inggris selama lebih dari satu dekade berikutnya.

  • Pemilu Orde Baru yang Ketiga
    Di Indonesia, 1982 menjadi tahun dilaksanakannya pemilihan umum ketiga di bawah kekuasaan Orde Baru. Pemilu ini memperkuat dominasi politik Golkar dan rezim Soeharto yang tengah berada di puncak kekuasaan.

  • Langkah Menuju Perdamaian Timur Tengah
    Pada 1994, Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin dan pemimpin PLO, Yasser Arafat, menandatangani kesepakatan penting yang memberikan otonomi kepada wilayah Jalur Gaza dan Yerikho—langkah besar ke arah perdamaian, meskipun masih rapuh.

Baca juga:

26 April dalam Sejarah: Peristiwa Penting, Kelahiran Tokoh, Peringatan Lengkap

  • Awan Gelap di Langit Reformasi Indonesia
    Tahun 1998, kerusuhan besar pecah di Medan. Peristiwa ini menjadi lonceng awal dari rangkaian gejolak yang akhirnya menggulingkan Orde Baru dan membuka jalan bagi era reformasi di Indonesia.

Lahirnya Tokoh-Tokoh Dunia

4 Mei Sepanjang Sejarah

Hari ini juga menjadi tanggal lahir sejumlah tokoh penting. Di antaranya:

  • Willem van Outhoorn (1635), kelak menjadi Gubernur-Jenderal Hindia Belanda di Batavia.

  • Bartolomeo Cristofori (1655), penemu alat musik piano yang revolusioner.

  • Audrey Hepburn (1929), aktris ikonik dan ikon mode dunia.

  • Hosni Mubarak (1928), pemimpin Mesir yang menjabat selama lebih dari dua dekade.

  • Wishnutama (1970), figur kreatif Indonesia dan menteri yang dikenal luas lewat karyanya di media.

  • Cesc Fabregas dan Jorge Lorenzo (1987), dua nama besar dalam sepak bola dan MotoGP.

    Baca juga:

    Ramalan Zodiak Hari Ini, 4 Mei 2025: Asmara, Kesehatan, dan Hubungan Keluarga

Kematian Tokoh-Tokoh Dunia

  • Luca Ghini (1566)

Lahir sekitar tahun 1490, Luca Ghini adalah seorang ilmuwan Italia yang menekuni dunia botani dan kedokteran. Ia dikenal luas karena memperkenalkan konsep herbarium—kumpulan tanaman kering yang digunakan untuk studi ilmiah. Gagasannya ini menjadi fondasi penting dalam dunia botani modern.

  • Isaac Barrow (1677)

Seorang ahli matematika asal Inggris yang lahir tahun 1630, Barrow adalah salah satu pendidik awal dari Isaac Newton. Karyanya berfokus pada geometri dan kalkulus, dan ia dihormati atas kontribusinya dalam meletakkan dasar bagi perkembangan matematika modern.

  • Tipu Sultan (1799)

Seorang pemimpin militer sekaligus penguasa Kerajaan Mysore di India Selatan, Tipu Sultan wafat pada 4 Mei 1799 dalam pertempuran melawan pasukan Inggris. Dikenal sebagai "Harimau Mysore", ia adalah salah satu tokoh perlawanan paling gigih terhadap kolonialisme Inggris di anak benua India.

Baca juga:

Lirik Lagu Shoot No Na, Lengkap dengan Terjemahan dan Makna

  • Katsushika Hokusai (1849)

Seniman asal Jepang ini lahir pada 1760 dan dikenal luas lewat karya-karya ukiyo-e, seni cetak kayu tradisional Jepang. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah The Great Wave off Kanagawa.

Hokusai wafat pada usia lanjut, meninggalkan warisan seni yang mendunia dan tetap dikagumi hingga kini.

  • Carl von Ossietzky (1938)

Jurnalis dan aktivis perdamaian asal Jerman, Ossietzky menerima Penghargaan Nobel Perdamaian pada 1935 karena keberaniannya mengungkap militerisasi rahasia Jerman di bawah Nazi.

Ia wafat tiga tahun kemudian akibat perlakuan buruk selama penahanan, menjadikannya simbol perjuangan melawan tirani.

  • Teuku Nyak Arif (1946)

Sebagai Gubernur pertama Aceh, Teuku Nyak Arif dikenang sebagai tokoh nasionalis yang memegang teguh integritas dan semangat kemerdekaan. Ia adalah sosok penting dalam perjuangan diplomatik dan politik di masa-masa awal kemerdekaan Indonesia.

Baca juga:

Spesifikasi Realme C75 5G: Desain Stylish, Baterai 6000mAh, dan Chipset Kencang

  • George Enescu (1955)

Komposer dan musisi asal Rumania ini lahir pada 1881 dan dikenal karena karyanya yang memadukan nuansa musik klasik Eropa dengan akar budaya Balkan.

Selain menciptakan musik, Enescu juga dikenal sebagai guru dari Yehudi Menuhin, salah satu pemain biola paling terkenal di abad ke-20.

  • Edward Calvin Kendall (1972)

Seorang kimiawan asal Amerika Serikat, Kendall dianugerahi Nobel di bidang Fisiologi atau Kedokteran karena penelitiannya terkait hormon kortison dan fungsi kelenjar adrenal. Penemuan-penemuannya membuka jalan bagi pengobatan berbagai penyakit inflamasi.

  • Josip Broz Tito (1980)

Pemimpin karismatik Yugoslavia ini wafat pada 4 Mei 1980. Tito dikenal karena kemampuannya menjaga kesatuan negara multietnis selama masa Perang Dingin serta perannya dalam mendirikan Gerakan Non-Blok. Kepergiannya menandai berakhirnya era penting dalam sejarah Eropa Timur.

#4 Mei #Sejarah #Mei 2025 #Peristiwa #Kematian #Kelahiran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sound Horeg Makan Korban Jiwa, Harus Dilarang Secara Nasional
Dalam Negeri perlu mengeluarkan kebijakan yang dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Sound Horeg Makan Korban Jiwa, Harus Dilarang Secara Nasional
Indonesia
Bawa Kebahagiaan, Dua Bayi Lahir di Tengah Tanggap Darurat Bencana Gempa Manggarai
Proses persalinan tetap ditangani tenaga kesehatan meski fasilitas pelayanan berada dalam situasi tanggap darurat.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Bawa Kebahagiaan, Dua Bayi Lahir di Tengah Tanggap Darurat Bencana Gempa Manggarai
Indonesia
Kantin dan Gudang SDN 1 Jerukan Boyolali Ludes Terbakar, Diduga Gara-gara Bakar Sampah
Kebakaran terjadi di SDN 1 Jerukan Boyolali. Penyebab kebakaran diduga karena pembakaran sampah.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Kantin dan Gudang SDN 1 Jerukan Boyolali Ludes Terbakar, Diduga Gara-gara Bakar Sampah
Indonesia
DPR Minta Penyebab Kematian Sutrismo Diusut Tuntas, Tekankan Hasil Forensik
Komisi III DPR mendesak Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus kematian penjaga rumah Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Penyebab Kematian Sutrismo Diusut Tuntas, Tekankan Hasil Forensik
Lifestyle
1 Agustus Memperingati Hari Apa? Ledakan Bom Plaza Atrium hingga Kelahiran Kyai Haji Ahmad Dahlan
1 Agustus memperingati hari apa? Simak daftar peringatan penting pada 1 Agustus di Indonesia dan dunia, mulai dari Hari ASI Sedunia hingga Bulan Kemerdekaan.
ImanK - Selasa, 28 Juli 2026
1 Agustus Memperingati Hari Apa? Ledakan Bom Plaza Atrium hingga Kelahiran  Kyai Haji Ahmad Dahlan
Indonesia
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng memakan korban. Polres Jakarta Pusat langsung mengamankan dua orang.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Olahraga
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Autopsi
Penyebab kematian Jayden Adams belum diketahui. Kepolisian Cape Town sedang menyelidiki kasus kematian tersebut.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Autopsi
Lifestyle
7 Juli Memperingati Hari Apa? Presiden Haiti, Jovenel Moïse Tewas Dibunuh di Kediamannya
7 Juli memperingati hari apa? Simak daftar hari besar nasional dan internasional, Hari Pustakawan Indonesia, World Chocolate Day, Festival Tanabata, serta peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 7 Juli
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
7 Juli Memperingati Hari Apa? Presiden Haiti, Jovenel Moïse Tewas Dibunuh di Kediamannya
Lifestyle
6 Juli Memperingati Hari Apa? Penasaran dengan Daftar Hari Besar dan Momen Bersejarah?
6 Juli memperingati hari apa? ini daftar hari penting pada 6 Juli, mulai Hari Zoonosis Sedunia, HUT Telkom Indonesia, peristiwa bersejarah, hingga tokoh yang lahir dan meninggal pada tanggal ini
ImanK - Minggu, 05 Juli 2026
6 Juli Memperingati Hari Apa? Penasaran dengan Daftar Hari Besar dan Momen Bersejarah?
Olahraga
Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Debutan tak Terkalahkan Lolos ke 32 Besar
Tanjung Verde mencetak sejarah dengan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mereka menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah mencapainya.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Debutan tak Terkalahkan Lolos ke 32 Besar
Bagikan