4 Jus Buah untuk Memulai Hari Anda

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Kamis, 27 April 2017
4 Jus Buah untuk Memulai Hari Anda

Ilustrasi (Foto: Healthyfoodhouse)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Beberapa ahli gizi menyatakan, waktu paling tepat untuk mengonsumsi buah adalah pagi hari saat Anda sarapan dan dalam keadaan perut kosong. Bisa juga mengonsumsinya sebagai camilan di jam-jam lapar, seperti waktu antara jam makan pagi dan makan siang. Bentuknya bisa berupa potongan buah atau pun jus.

Minum jus buah di pagi hari jauh lebih sehat dibandingkan dengan teh atau kopi, karena tidak selamanya kafein baik untuk tubuh. Untuk membantu Anda menghadapi hari, Anda dapat meminum jus buah bit, stroberi, tomat, dan alpukat. Namun, bukan berarti jenis jus buah lainnya tidak baik jika Anda minum di pagi hari. Semua jenis buah tentu memiliki vitamin dan manfaat masing-masing yang baik untuk tubuh Anda.

Bit, stroberi, tomat, dan alpukat ini memiliki manfaat yang baik untuk membantu Anda memulai hari dengan lebih bersemangat dan daya tahan tubuh terjaga. Jadi, meskipun Anda menjalani banyak aktivitas yang padat seharian penuh, Anda tetap bisa terus fokus dan konsentrasi.

1. Jus bit

Mungkin Anda belum terlalu familiar dengan buah berwarna ungu yang satu ini. Buah bit yang dijus untuk menemani sarapan ternyata mengandung asam nitrat yang bisa melancarkan peredaran darah, termasuk ke otak Anda. Dengan demikian, mengonsumsi jus buah bit di pagi hari bisa meningkatkan daya konsentrasi Anda saat beraktivitas seharian penuh.

2. Jus stroberi

Saat Anda melakukan banyak aktivitas seharian penuh, penting untuk mengonsumsi asupan yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh Anda, salah satunya buah stroberi ini. Buah dengan rasa asam namun segar ini memiliki banyak nutrisi serta vitamin A dan C yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, kandungan potasium dan serat pada buah stroberi juga bisa memberikan rasa kenyang lebih lama. Itulah yang menjadikan jus buah stroberi sangat cocok dijadikan menu sarapan Anda, terutama untuk Anda yang sedang menjalani program diet.

3. Jus tomat

Rutin berolahraga di pagi hari dapat mencegah penyakit jantung. Namun, tidak semua orang memiliki banyak waktu untuk itu. Nah, mengonsumsi jus tomat ini bisa menjadi salah satu alternatif yang baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Buah tomat kaya akan kandungan nutrisi dan vitamin C yang mampu mencegah terjadinya penyakit jantung. Selain itu, tomat juga mengandung banyak salicylate yang mampu mencegah penggumpalan darah pada pembuluh sehingga tekanan darah akan tetap normal.

4. Jus alpukat

Tidak semua orang suka mengonsumsi makanan berat di pagi hari. Jus buah bisa menjadi penggantinya, dan alpukat merupakan pilihan yang tepat. Alpukat mengenyangkan, sehingga Anda dapat kuat menahan rasa lapar hingga tiba waktunya jam makan siang nanti.

Selain itu, alpukat juga mengandung asam lemak yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan juga kaya akan serat. Kandungan buah alpukat bisa menjauhkan Anda dari kerontokan rambut dan penyakit kanker; serta menjaga kadar gula darah Anda.

Itulah empat jenis jus buah yang baik dan sehat untuk Anda minum di pagi hari. Lihat juga tips dan informasi menarik lainnya tentang kesehatan dan kecantikan di sini: Mengapa Berat Badan Bisa Naik Drastis?

#Tips #Manfaat Buah #Buah #Konsumsi Buah #Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan