4 Jenis Teh buat Bantu Diet, Sesap Sambil Turunkan Berat Badan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 17 Mei 2024
4 Jenis Teh buat Bantu Diet, Sesap Sambil Turunkan Berat Badan

Teh dapat menurunkan berat badan. (Foto: Unsplash/TeaCora Rooibos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menyesap teh tak hanya nikmat. Kamu bisa mendapatkan banyak manfaat dari minum teh. Bagi kamu yang lagi diet, mesti banget rutin mengonsumsi secangkir teh tiap harinya.

Teh juga memiliki beragam jenis. Tiap jenis teh ini memiliki rasa berbeda nan khas, tapi sama-sama bisa membantu menyukseskan program diet kamu. Seperti dilansir Health, empat jenis teh ini harus kamu nikmati saat sedang diet, antara lain:

1. Teh Hijau

Teh hijau kaya akan antioksidan yang disebut katekin. Epigalokatekin galat (EGCG) adalah antioksidan yang paling menonjol. Penelitian menunjukkan bahwa katekin dapat mendukung metabolisme yang sehat dan meningkatkan efisiensi tubuh dalam membakar lemak, sehingga berpotensi mengurangi lemak tubuh, terutama di area perut.

2. Teh Hitam

Teh hitam juga menawarkan manfaat signifikan dalam diet. Proses fermentasi yang dialami teh hitam meningkatkan kadar flavonoid, khususnya theaflavin dan thearubigin, yang diyakini berkontribusi terhadap penurunan berat badan dan pengurangan lemak. Senyawa ini dapat meningkatkan metabolisme dan membantu pengurangan lemak visceral.

Baca juga:

Sesap Teh Hijau untuk Meraih Tubuh Ideal

Data menunjukkan bahwa polifenol teh hitam lebih efektif dibandingkan teh hijau dalam hal memberikan efek positif pada berat badan.

3. Teh Oolong

Dikenal dengan proses fermentasinya yang unik, teh oolong mengandung berbagai senyawa polifenol yang dapat berkontribusi terhadap kemampuan penurunan berat badan. Komponen bioaktif ini dipercaya dapat meningkatkan metabolisme lemak, meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar lemak dengan lebih efisien.

Beberapa data menunjukkan bahwa mengonsumsi teh oolong selama dua minggu meningkatkan oksidasi lemak, sehingga membantu orang mengalami penurunan berat badan.

4. Teh Pepermint

Teh peppermint dapat membantu menurunkan berat badan terutama sekaligus meningkatkan kesehatan pencernaan dan menekan nafsu makan. Menthol yang terkandung dalam peppermint bertindak sebagai pelemas otot alami, terutama di saluran pencernaan, sehingga membantu meredakan kembung dan melancarkan pencernaan.

Baca juga:

Efek Negatif Konsumsi Teh Berlebihan, Bisa Stres hingga Bahaya untuk Bumil

Selain itu, aroma peppermint yang menyegarkan telah terbukti mengurangi nafsu makan, sehingga berpotensi menyebabkan penurunan asupan kalori. (ikh)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan