Fashion

4 Fakta Menarik Seputar 'Piercing' yang Menjelma Menjadi Tren

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juli 2019
4 Fakta Menarik Seputar 'Piercing' yang Menjelma Menjadi Tren

Fakta-Fakta Seputar Piercing (Foto: Pixabay/Athalia13)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PIERCING zaman sekarang menjadi ikon fesyen yang cukup digemari anak muda. Terdapat banyak model perhiasan yang keren untuk melengkapi OOTD sehari-hari. Tetapi ternyata piercing dilakukan tidak hanya untuk fesyen lho. Di beberapa negara, piercing dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan. Jadi selain untuk bergaya, ternyata piercing memiliki banyak manfaat.

Baca juga:

Tak Hanya Tren yang Berubah, Perilaku dalam Berbusana juga Perlu Diubah di 2019

Tidak banyak orang yang tahu, seringkali piercing disamakan dengan tindik. Meskipun memang sama-sama melubangi daun telinga atau anggota tubuh lain untuk dipasangi perhiasan, tetapi ternyata ada perbedaan yang cukup signifikan. Yuk intip perbedaan piercing dan tindik serta manfaatnya yang tidak banyak orang ketahui.

1. Menggunakan Jarum

4 Fakta Menarik Seputar 'Piercing' yang Menjema Menjadi Tren
Piercing menggunakan alat berupa jarum (Foto: Pixabay/OpenClipart-Vectors)

Masih banyak orang yang menganggap piercing itu sama dengan tindik. Nyatanya keduanya berbeda. Tindik menggunakan alat tembak yang 'pelurunya' menggunakan anting yang nantinya akan dipakai, sedangkan piercing menggunakan alat berupa jarum.

Sensasi rasa sakit yang diberikan keduanya juga berbeda. Kebanyakan orang mengatakan tindik lebih sakit dibanding piercing.

Hal ini disebabkan oleh tindik menggunakan benda yang tumpul sehingga permukaan kulit dirobek secara paksa. piercing menggunakan jarum sehingga permukaan kulit yang ditusuk langsung tembus ke belakang tanpa halangan.

2. Kualitas Penglihatan

4 Fakta Menarik Seputar 'Piercing' yang Menjema Menjadi Tren
Meningkatkan kualitas pengelihatan (Foto: Pixabay/Skitter Photo)

Piercing dipercaya dapat menambah kualitas pengelihatan karena di daun telinga terdapat titik-titik yang terhubung langsung dengan saraf pengelihatan.

Baca juga:

Cukup 20 Menit untuk Menjaga Kesehatan Mata

Sehingga banyak orang yang kemudian melakukan piercing untuk kesehatan terutama bagi mereka yang pengelihatannya sudah sangat parah.

3. Kesehatan Mental

4 Fakta Menarik Seputar 'Piercing' yang Menjema Menjadi Tren
Kesehatan mental (Foto: Pixabay/Thisismyurl)

Piercing dapat memperkuat kesehatan mental karena sebelum melakukan piercing ada banyak yang perlu dipersiapkan. Kamu harus mengumpulkan keberanian sekaligus kesabaran ketika hendak melakukan piercing.

Baca juga:

Banyaklah Tersenyum demi Kesehatan Tubuh dan Jiwa

Keberanian untuk menghadapi jarum dan sabar dalam proses penyembuhannya. Melalui proses piercing ini orang-orang biasanya menjadi lebih berani dan kuat.

4. Akupuntur

4 Fakta Menarik Seputar 'Piercing' yang Menjema Menjadi Tren
Cara kerja piercing dianggap hampir sama dengan akupuntur (Foto: Pixabay/Walti Goehner)

Cara kerja piercing dianggap hampir sama dengan akupuntur karena menusuk beberapa titik yang terhubung dengan saraf-saraf penting dalam tubuh.

Jika melakukan piercing di telinga, beberapa titik terhubung dengan organ reproduksi perempuan sehingga dapat menghilangkan nyeri haid yang selama ini menjadi masalah hampir semua perempuan.

Piercing di tragus dapat meringankan masalah migrain bagi beberapa orang. Selain itu piercing juga dipercaya dapat mengendalikan obesitas karena dilakukan di titik-titik akupuntur. (mar)

#Fashion #Trend Fashion #Tren Fesyen #Piercing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Bagikan