301.720 Kendaraan Balik ke Jakarta Pasca Libur Lebaran
Lalu lintas di Jalan Tol Jakarta Cikampek. ANTARA/Dokumentasi Jasa Marga
MerahPutih.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 301.720 kendaraan kembali menuju wilayah Jabodetabek. Mereka datang darah timur, arah barat dan arah selatan. Angka ini turun 27,8% dari lalu lintas normal sebanyak 418.076 kendaraan.
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru menyampaikan, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 37,0% dari arah timur, 30,5% dari arah barat dan 32,5% dari arah selatan.
Baca Juga
DKI Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19 Dari Klaster Mudik
“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol,” kata Heru dalam keterangan resminya kepada wartawan, Selasa (18/5).
Pada H-7 sampai dengan H+2 Lebaran, sudah ada sebanyak 636.651 kendaraan yang meninggalkan Jabotabek. Bila dibandingkan dengan H-7 sampai dengan H2 Lebaran tahun lalu yang tercatat sebanyak 559.236 kendaraan.
"Pergerakan kendaraan di tahun ini naik sekitar 13,8%" sebut Heru.
Namun, dibandingkan periode yang sama di tahun 2019 atau sebelum pandemi COVID-19, di mana sebanyak 1.623.294 kendaraan meninggalkan Jabotabek.
"Penurunannya sangat besar mencapai 60,7%," tutup Heru.
Sementara itu, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menindak 835 travel gelap selama 12 hari digelar Operasi Ketupat 2021.
Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono mengatakan bahwa modus para pemudik menggunakan travel gelap masih sama seperti tahun lalu.
Menurutnya, para pemudik yang memakai travel gelap untuk lolos pos penyekatan Operasi Ketupat 2021 itu juga tidak memenuhi persyaratan mudik seperti salah satunya membawa surat hasil tes swab antigen.
"Travel gelap yang ditindak ada 835 kendaraan," tuturnya, Selasa (18/5).
Selain itu, menurut Istiono, selama 12 hari digelar Operasi Ketupat 2021, total jumlah kendaraan yang diputarbalik ada sebanyak 461.626 kendaraan di 381 pos penyekatan tim gabungan TNI-Polri.
"Total kendaraan yang diputarbalik selama Operasi Ketupat ada sebanyak 461.626 kendaraan," kata Istiono.
Seperti diketahui, Pos Penyekatan Pemudik pada Operasi Ketupat 2021 itu digelar sejak tanggal 6-17 Mei 2021. Tujuannya, agar masyarakat dari wilayah DKI Jakarta tidak melakukan penjalanan mudik ke kampung halaman guna mencegah penyebaran COVID-19.
Selama Operasi Ketupat 2021 digelar, ada ribuan kendaraan yang diputarbalik agar kembali ke DKI Jakarta. Namun, tidak sedikit kendaraan yang berhasil lolos dari operasi tersebut dan viral di media sosial. (Knu)
Baca Juga
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Akses Bandara Soetta Terendam, Jasa Marga Turunkan 9 Pompa di Tol Sedyatmo
Menag Minta Pengurus Masjid Berikan Layanan Bagi Para Pemudik Nataru dan Musafir
666.993 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Melonjak 8 Persen dari Lalin Normal
Pantau Mudik Nataru di Stasiun Gambir, AHY Ingatkan Keselamatan dan Kesiapan Operasional
PT JJC Optimalkan Operasional Jalan Layang MBZ Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Libur Nataru 2025-2026 Diprediksi Naik 4 Persen
Polri Prediksi Adanya Lonjakan Pergerakan Masyarakat saat Libur Nataru 2025/2026
Puncak Arus Mudik Nataru 2025/2026 Diprediksi 24 Desember, Ini Jadwal Arus Baliknya
Penjualan Tiket Kereta Nataru 2025/2026 Tembus 1,44 Juta, Rute Jakarta–Surabaya Paling Banyak Dipesan