Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

3 Perintah Eksekutif Donald Trump setelah Dilantik

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 Januari 2025
  3 Perintah Eksekutif Donald Trump setelah Dilantik

Presiden AS Donald Trump baru saja meluncurkan koin meme, $TRUMP. Foto gettrumpmemes

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN terpilih Amerika Serikat Donald Trump tak menyia-siakan waktu. Segera setelah dilantik, Trump berencana mengeluarkan beberapa perintah eksekutif. Berbagai perintah eksekutif itu terkait dengan imigrasi, kebijakan energi, dan operasional pemerintah federal.

Trump disebut berkomitmen untuk mengeluarkan hampir 100 perintah eksekutif pada hari pertama masa jabatannya, banyak di antaranya bertujuan membatalkan atau mengubah kebijakan yang diterapkan pemerintahan Joe Biden.

Stephen Miller, pejabat yang akan menjabat wakil kepala staf bagian kebijakan dalam pemerintahan Trump, pada Minggu (19/1) sore memberikan bocoran tentang beberapa tindakan yang akan segera diambil pada konferensi telepon dengan sejumlah anggota parlemen dari Partai Republik.

Jurnalis CNN Phil Mattingly merangkum tiga perintah eksekutif yang segera disahkan Trump begitu ia resmi menjabat:



1. Tindakan Imigrasi


Miller mengonfirmasi bahwa salah satu tindakan besar yang telah direncanakan untuk masalah imigrasi yakni deklarasi keadaan darurat nasional di perbatasan. Langkah itu bertujuan membuka akses pendanaan dari Departemen Pertahanan AS untuk digunakan pemerintahan Trump dalam kebijakan imigrasi.

Baca juga:

Cuaca Dingin Berbahaya, Pelantikan Donald Trump Pindah ke Rotunda Capitol


2. Kartel Narkoba



Trump berencana menetapkan sejumlah kartel narkoba sebagai organisasi teroris asing dan akan mengarahkan pemerintahannya untuk menghidupkan kembali kebijakan Migrant Protection Protocol (MPP) yang dikenal dengan istilah ‘Remain in Mexico’ (Tetap di Meksiko), yang diterapkan selama masa pemerintahannya sebelumnya.




3. Perubahan dalam Operasional Pemerintah Federal



Trump juga disebut berencana menandatangani perintah eksekutif yang membatalkan kebijakan keragaman, kesetaraan, dan inklusi yang diterapkan pemerintahan Biden. Selain itu, ia juga akan mengambil langkah-langkah untuk mencabut beberapa perintah eksekutif terkait dengan isu gender yang diterapkan Presiden Biden. Salah satu perintah eksekutif yang menjadi prioritas Trump yakni Schedule F, yang akan membatasi atau menghapus perlindungan pekerjaan bagi pegawai federal.

Perintah eksekutif tersebut menunjukkan komitmen Trump untuk segera menindaklanjuti janji-janji kampanyenya begitu ia resmi dilantik sebagai presiden.(dwi)

Baca juga:

Ambisi Donald Trump saat Resmi Menjabat Sebagai Presiden AS, Getol Cabut Kebijakan Joe Biden

#Donald Trump #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Indonesia
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari namun berakhir tanpa tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
Indonesia
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Amerika Serikat akan memberlakukan tarif baru hingga 12,5% terhadap barang dari 60 negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Dunia
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
iga tanker minyak pro-AS nekat melintasi Selat Hormuz. Satu meledak terkena ranjau Iran, dua lainnya mundur. Iran peringatkan kapal jangan terjebak janji keamanan Trump.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
Olahraga
Ferran Torres Pamer Topi 'Make Spain Great Again' Saat Parade Juara, Gedung Putih Angkat Bicara
Penampilan pemain berusia 26 tahun mengenakan topi bertuliskan empat kata tersebut memicu dua penafsiran berbeda
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Ferran Torres Pamer Topi 'Make Spain Great Again' Saat Parade Juara, Gedung Putih Angkat Bicara
Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik, Iran Bersiap Gelapkan Sekutu AS
Iran akan menyerang infrastruktur minyak, gas, ekonomi, dan pembangkit listrik di seantero Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik, Iran Bersiap Gelapkan Sekutu AS
Dunia
Trump Usulkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
Masa jabatan kedua Sekjen PBB saat ini, Antonio Guterres, dijadwalkan berakhir pada 31 Desember mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Trump Usulkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
Dunia
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga telah melancarkan serangan ke Yordania hingga menewaskan personel militer Amerika Serikat di sana.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Dunia
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Pada 18 Juni malam, Teheran dan Washington menandatangani memorandum yang mengatur pengakhiran konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan beberapa rangkaian serangan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Bagikan