3 Gaya Hidup Sederhana untuk Jaga Tekanan Darah

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 28 Oktober 2024
3 Gaya Hidup Sederhana untuk Jaga Tekanan Darah

Tekanan darah tak pengaruhi kemunculan migrain. (Foto: Pexels/Thirdman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tekanan darah tinggi dapat diatasi dengan mengubah gaya hidup. Meski belum tentu menyembuhkan secara menyeluruh, memilki gaya hidup yang baik dapat menjaga tekanan darah tetap stabil.

Tekanan darah tinggi diakibatkan oleh makanan yang mengandung natrium berlebih. Selain itu, apabila kamu kurang bergerak, tekanan darah juga dapat meningkat.

Dilansir Eatingwell, berikut tiga gaya hidup yang bisa kamu terapkan untuk mengatasi tekanan darah, misalnya:

1. Masak lebih banyak di rumah

Ada bukti kuat yang menghubungkan makan di luar dengan kadar natrium yang lebih tinggi. Misalnya, sebuah penelitian menemukan bahwa pria yang makan sedikitnya satu kali sehari yang disiapkan di luar rumah mengonsumsi 7 persen lebih banyak natrium.

Baca juga:

Tekanan Darah bukan Pemicu Migrain

Selain itu, memasak makanan di rumah juga membantu mengendalikan bahan-bahan lain yang dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan jantung, seperti gula tambahan dan lemak jenuh.

2. Hidup lebih aktif

Nutrisi merupakan hal penting dalam mengendalikan tekanan darah, tetapi aktivitas fisik yang teratur juga merupakan kuncinya. Jika kamu suka bersepeda atau berjalan kaki itu sudah cukup untuk mmbuat gaya hidupmu jadi lebih aktif.

Namun, semua jenis gerakan dapat membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali. Penelitian menunjukkan bahwa bahkan apa yang disebut "aktivitas santai", seperti menendang bola sepak dengan anak atau berkebun, dapat berdampak positif pada tekanan darah.

3. Tenangkan diri

Penelitian telah menemukan bahwa orang yang merasa stres kronis memiliki kemungkinan 61 persen lebih besar untuk memiliki tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang melaporkan tingkat stres rendah.

Baca juga:

3 Bahan Memasak di Dapur ini Bisa Turunkan Tekanan Darah

Kabar baiknya adalah menemukan cara untuk mengurangi stres dalam hidup dapat membantu menurunkan angka-angka tersebut. Hal sederhana seperti melakukan rutinitas perawatan kulit selama lima menit itu sudah cukup ampuh untuk menurunkan tekanan darah.

Menikmati secangkir teh tanpa gawai dan curhat bersama teman juga merupakan aktivitas yang dapat membuat diri kamu tenang, sehingga tekanan darah dapat terjaga. (ikh)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan