2 Tahun Tragedi Itaewon, Mantan Kepala Polisi Seoul Dinyatakan Tidak Bersalah

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 17 Oktober 2024
2 Tahun Tragedi Itaewon, Mantan Kepala Polisi Seoul Dinyatakan Tidak Bersalah

Tragedi Itaewon. (Foto: Unsplash/john ko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengadilan Korea Selatan telah membebaskan mantan kepala polisi Seoul atas kelalaiannya dalam insiden kerumunan Halloween yang menewaskan 159 orang pada tahun 2022 di distrik Itaewon.

Kim Kwang-ho adalah pejabat polisi berpangkat tertinggi yang didakwa atas tragedi tersebut.

Dalam putusan hari Kamis (17/10), pengadilan mengatakan bahwa bukti penuntutan tidak cukup untuk menunjukkan bahwa Kim mengabaikan tugasnya sebelum insiden dan selama tanggapan awal.

Seorang pejabat polisi berpangkat rendah, Lee Im-jae, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara bulan lalu karena gagal mencegah desakan kerumunan yang menyebabkan banyak warga meninggal saat itu. Putusan itu menuai protes keras dari keluarga korban.

Baca juga:

Tayang di Paramount+, Dokumenter 'Crush' Kisahkan Kembali Tragedi Itaewon

Kim baru didakwa pada Januari lalu, lebih dari setahun setelah tragedi itu. Keluarga mengatakan dia seharusnya didakwa lebih awal. Dia diberhentikan dari jabatannya pada bulan Juni setelah menerima tindakan disipliner atas insiden itu.

Dua orang terdakwa Kim yang bekerja sebagai petugas manajemen situasi pada hari terjadinya insiden itu, Ryu Mi-jin dan Jeong Dae-gyeong, juga dinyatakan tidak bersalah. Keluarga korban menyatakan mereka mengutuk keras putusan tersebut dan meminta jaksa mengajukan banding.

"Pengadilan kehilangan kesempatan untuk merenungkan beratnya tanggung jawab pejabat publik untuk melindungi kehidupan dan keselamatan publik, dan untuk mengingatkan para pemimpin negara dan anggota masyarakat tentang hal ini," kata keluarga korban, dikutip dari BBC, Kamis (17/10).

"Penyelidikan yang lemah oleh jaksa penuntut umum dan penafsiran hukum yang pasif oleh pengadilan telah menunda hukuman bagi mereka yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut dan sekali lagi melanggar hak-hak korban," kata mereka.

Baca juga:

Tragedi Itaewon Jangan Sampai Terjadi saat Perayaan Malam Tahun Baru

Sebuah panel polisi khusus sebelumnya menyelidiki kasus tersebut dan pada bulan Januari, panel tersebut merilis laporannya yang sebagian besar membebaskan pejabat senior pemerintah dari kesalahan.

Laporan tersebut menganggap pejabat kotamadya dan layanan darurat setempat bertanggung jawab atas perencanaan yang lemah dan respons darurat yang buruk. (ikh)

#Korea Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Shin Tae-yong terseret kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat masih menangani Ulsan HD pada musim lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 24 Juli 2026
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Indonesia
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Kabar mengenai seorang WNI berinisial F asal Madiun, Jawa Timur yang diduga kabur dalam perjalanan tur di Korea Selatan menjadi sorotan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Olahraga
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Satu-satunya kemenangan Korea Selatan diraih saat mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Indonesia
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Kapal nelayan asal Indonesia bertabrakan dengan kapal LPG di perairan Busan, Korea Selatan. Dua ABK WNI hilang, enam awak diselamatkan. Presiden Korsel perintahkan pencarian besar-besaran.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Olahraga
Link Streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Duel Hidup-Mati di Grup A
Link live streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan akan dimulai Kamis (25/6) pukul 08.00 WIB. Keduanya berusaha mengamankan babak 32 besar.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Link Streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Duel Hidup-Mati di Grup A
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 Pekan Ini: Inggris, Brasil dan Jerman Main, Catat Tanggalnya
Simak jadwal piala dunia 2026 malam ini18-21 Juni 2026. Ada laga Inggris vs Kroasia, Brasil vs Haiti, Jerman vs Pantai Gading hingga Spanyol vs Arab Saudi
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 Pekan Ini: Inggris, Brasil dan Jerman Main, Catat Tanggalnya
Olahraga
Meksiko vs Korea Selatan: Tuan Rumah Percaya Diri Lumat Habis Taeguk Warriors
Pelatih Hong Myung-Bo menginstruksikan anak asuhnya tampil menekan sejak menit awal guna meredam agresivitas penyerang sayap Meksiko, Julian Quinones
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Meksiko vs Korea Selatan: Tuan Rumah Percaya Diri Lumat Habis Taeguk Warriors
Bagikan