2 Kapal Minyak Pertamina Terjebak di Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Diklaim Masih Stabil

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Maret 2026
2 Kapal Minyak Pertamina Terjebak di Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Diklaim Masih Stabil

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan saat menerima penjelasan langsung dari Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga dan Direktur Operasi Kilang di Jakarta, Rabu (11/3/2026) (ANTARA/HO-DEN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Serangan Amerika dan Israel ke Iran membuat kapal MT Pertamina Pride dan MT Gamsunoro terjebak di Timur Tengah, dan tidak bisa mengirimkan minyak ke Indonesia.

Dua kapal itu, diklaim saat ini berada dalam kondisi aman dan berstatus standby atau hold position, bukan dalam kondisi darurat.

Komunikasi dengan kedua kapal tersebut terus dilakukan secara berkala setiap empat jam untuk memastikan keselamatan kru serta memantau perkembangan situasi di lapangan.

Dengan terhambatnya pasokan tersebut, sistem pasokan energi nasional diklaim saat ini masih stabil dan berbagai langkah antisipatif telah dijalankan guna memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap terjaga.

Baca juga:

Iran Balas Gempur Kilang Israel, Adang Ekspor Minyak Timteng ke AS

“Secara umum kondisi pasokan BBM nasional masih mencukupi dan tidak ada isu krisis bahan bakar kendaraan. Cadangan kita berada pada level yang cukup untuk menjaga stabilitas pasokan,” ujar Luhut usai menerima penjelasan langsung dari Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis PT Pertamina Patra Niaga dan Direktur Operasi Kilang PT Pertamina Patra Niaga di Jakarta, Rabu (11/3).

Berdasarkan paparan PT Pertamina Patra Niaga, cadangan BBM nasional saat ini berada pada level yang mencukupi. Sehingga dapat dipastikan pasokan bahan bakar kendaraan masih dalam kondisi stabil. Sementara itu, cadangan LPG nasional saat ini juga tergolong mencukupi.

Ia mengatakan, meski menghadapi tekanan dari dinamika geopolitik global yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok energi, Pertamina sudah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Langkah-langkah tersebut antara lain optimalisasi produksi kilang, termasuk pengalihan sebagian produksi dari propylene menjadi LPG, peningkatan produksi Pertalite dari kilang domestik, serta renegosiasi dan penguatan koordinasi dengan pemasok internasional.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan antara PGN dan Pertamina Patra Niaga untuk memaksimalkan penggunaan CNG bagi sektor industri yang memungkinkan beralih dari LPG, sehingga distribusi LPG dapat lebih difokuskan untuk kebutuhan rumah tangga.

“Pemerintah melalui Pertamina sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang konkret. Mulai dari optimalisasi produksi kilang, penyesuaian produksi energi, hingga koordinasi dengan pemasok global. Ini menunjukkan bahwa sistem energi kita cukup tangguh dalam menghadapi dinamika global,” katanya. (*)

#Minyak #Harga Minyak Dunia #Luhut Binsar Pandjaitan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Harga minyak dunia meroket tembus US$ 107 per barel akibat konflik AS-Iran. Pemerintah pastikan Pertalite tidak naik, namun BBM nonsubsidi bakal disesuaikan!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Indonesia
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Salah satu upaya perluasan pasar ekspor adalah melalui Trade Expo Indonesia 2026 yang akan digelar pada 14-18 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Dunia
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
“Sekarang kami adalah yang terbesar di dunia, dan itu belum termasuk Venezuela, yang baru saja kami tambahkan ke dalam cadangan kecil kami,” kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
Indonesia
Luhut Bakal Uji Coba Bansos Tunai Langsung Pakai AI Awal 2027
Kabar gembira! Luhut pastikan uji coba bansos tunai langsung cair awal 2027. Nggak ada lagi bansos barang, penyaluran dijamin aman pakai AI dan biometrik. Cek infonya di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Luhut Bakal Uji Coba Bansos Tunai Langsung Pakai AI Awal 2027
Indonesia
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Pemerintah mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia USD75 per barel dalam RAPBN 2027. Lifting minyak ditargetkan 610 ribu barel per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Bahlil menjelaskan bahwa dinamika pasar energi global menjadi perhatian utama pemerintah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Indonesia
Luhut Lapor ke Presiden Prabowo, Sebut GovTech Disempurnakan untuk Percepat Transformasi Digital Pemerintah
Penyempurnaan GovTech diarahkan untuk menghadirkan layanan pemerintahan yang semakin terintegrasi dengan dukungan data yang lebih akurat.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Luhut Lapor ke Presiden Prabowo, Sebut GovTech Disempurnakan untuk Percepat Transformasi Digital Pemerintah
Indonesia
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Presiden Prabowo Subianto menerima Luhut Binsar Pandjaitan dan Dewan Ekonomi Nasional di Bogor. Pertemuan membahas ketahanan ekonomi nasional hingga penyempurnaan GovTech.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Bagikan