2 Jurnalis Republika Ditangkap Israel saat Ikut Misi Global Sumud Flotilla

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
2 Jurnalis Republika Ditangkap Israel saat Ikut Misi Global Sumud Flotilla

2 Jurnalis Republika Ditangkap Israel saat Ikut Misi Global Sumud Flotilla.(foto: Instagram @republikaonline)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMIMPIN Redaksi Republika Andi Muhyiddin mengecam tindakan militer Israel yang mencegat armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional saat dalam perjalanan menuju Jalur Gaza. Dalam insiden tersebut, sekitar 100 aktivis dilaporkan ditahan, termasuk sembilan relawan asal Indonesia.

Di antara relawan Indonesia itu terdapat dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, yang ikut serta dalam misi kemanusiaan sekaligus menjalankan tugas jurnalistik.

“Tindakan ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan bagi rakyat Palestina di Gaza,” kata Andi dalam keterangannya, Senin (18/5).

Menurut Andi, para relawan tidak membawa senjata, tapi obat-obatan, bantuan logistik, serta dukungan moral bagi warga sipil Palestina yang menghadapi blokade dan krisis kemanusiaan berkepanjangan.

Ia menegaskan keselamatan seluruh relawan, khususnya dua jurnalis Republika, menjadi perhatian utama redaksi. Pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kondisi mereka.

Baca juga:

Israel Cegat Armada Global Sumud Flotilla Pembawa Bantuan untuk Gaza, DPR: Pelanggaran Hukum Internasional!



Andi menilai pencegatan terhadap kapal kemanusiaan di perairan internasional tidak dapat dibenarkan. Menurut dia, tindakan tersebut juga menghambat upaya masyarakat internasional dalam menyalurkan bantuan kepada warga Gaza.

“Kami berdiri bersama para relawan kemanusiaan dunia dan menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional,” ujarnya.

Global Sumud Flotilla merupakan bagian dari gerakan solidaritas internasional yang bertujuan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Misi itu melibatkan aktivis dari berbagai negara yang membawa kebutuhan dasar bagi warga sipil di wilayah tersebut.

Republika berharap seluruh relawan, termasuk dua jurnalisnya, dapat segera dibebaskan dan kembali dengan selamat.(Pon)

Baca juga:

Israel Blokade Armada Global Sumud, Komisi I DPR: Serangan Terhadap Nilai-Nilai Kemanusiaan

#Jurnalis #Global Sumud Flotilla #Bantuan Kemanusiaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Flotila Sumud yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza berlayar dari Barcelona pada 15 April.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Lifestyle
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Setiap pekan, komunitas ini menyalurkan sedikitnya 300 porsi makanan.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Dunia
Sikap Tegas Malaysia, Bawa Kasus Penangkapan Aktivis oleh Israel ke ke Mahkamah Internasional
Ada rencana untuk membawa konferensi internasional terkait Palestina ke Malaysia pada masa mendatang guna memperkuat upaya advokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Sikap Tegas Malaysia, Bawa Kasus Penangkapan Aktivis oleh Israel ke ke Mahkamah Internasional
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Kasuskan Penyetruman Relawan WNI oleh Israel ke PBB
Aksi represif militer Israel kali ini dinilai sudah melampaui batas kemanusiaan.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
DPR Desak Pemerintah Kasuskan Penyetruman Relawan WNI oleh Israel ke PBB
Indonesia
Siksaan Terberat Relawan Saat Ditahan Israel, Masuk Bilik Khusus Eksekusi Penyiksaan
Jurnalis Indonesia Rahendro Herubowo menceritakan pengalaman pahitnya saat ditahan militer Israel dalam misi flotilla Gaza.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Siksaan Terberat Relawan Saat Ditahan Israel, Masuk Bilik Khusus Eksekusi Penyiksaan
Indonesia
Relawan Mereka Disiksa di Tahanan, GPCI dan GSF Gugat Israel ke Pengadilan Internasional
GPCI bersama GSF menyiapkan langkah hukum internasional terhadap Israel atas penangkapan dan penyiksaan relawan flotilla Gaza, termasuk sembilan WNI.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Relawan Mereka Disiksa di Tahanan, GPCI dan GSF Gugat Israel ke Pengadilan Internasional
Indonesia
Relawan WNI Ungkap Perlakuan Brutal Militer Israel, Terus Disiksa Selama Ditahan
Ronggo menceritakan pengalamannya saat ditahan Israel. Kapal mereka dicegat militer Israel, ditahan, dan mengalami kekerasan sebelum akhirnya dibebaskan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Relawan WNI Ungkap Perlakuan Brutal Militer Israel, Terus Disiksa Selama Ditahan
Indonesia
Komisi I DPR Dorong Sanksi Internasional bagi Israel setelah Penahanan Relawan Global Sumud Flotilla
Tindakan Israel terhadap relawan kemanusiaan dan jurnalis dalam misi GSF merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Komisi I DPR Dorong Sanksi Internasional bagi Israel setelah Penahanan Relawan Global Sumud Flotilla
Indonesia
9 WNI yang Ditangkap Israel Tiba di Indonesia, Disambut Bendera Palestina
9 WNI yang ditangkap Israel akhirnya tiba di Indonesia, Minggu (24/5). Kedatangan mereka disambut bendera Palestina dan Menlu RI, Sugiono.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
9 WNI yang Ditangkap Israel Tiba di Indonesia, Disambut Bendera Palestina
Indonesia
9 WNI yang Sempat Ditahan Israel Tiba Sore Ini di Bandara Soetta
Sembilan aktivis dan jurnalis WNI yang tergabung Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dan menjadi korban penculikan Israel saat ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotila (GSF) ke Gaza, Palestina, akan tiba di Indonesia pada Minggu (24/5) sore ini.
Frengky Aruan - Minggu, 24 Mei 2026
9 WNI yang Sempat Ditahan Israel Tiba Sore Ini di Bandara Soetta
Bagikan